
" Reyna... " Ucap Dimas sambil teriak mencari Reyna setelah ia berhasil mendobrak pintu kamar Reyna, yang di kunci namun, dengan pengaruh alkohol dan emosi yang berapi api membuat Dimas bagai manusia yang memiliki banyak kekuatan, sampai pintu yang terkunci pun mampu ia membuka nya.
Sementara Reyna tergesa gesa, ia mengumpat di balik tirai jendela kamar nya ia sangat takut sekali dengan kedatangan Dimas, tak lama ia mengirim pesan kepada Fandy melalui whatsaap, meminta pertolongan kepada Fandy dan berharap kekasih nya itu datang untuk menyelamatkan masa depan Reyna.
" Aku tahu, kamu bersembunyi Reyna"
Ucap Dimas sambil mencari keberadaan Reyna, ntah ia sangat nafsu sekali terhadap Reyna mungkin saja pengaruh Alkohol dan juga beban hidup yang membuat Dimas bersikap seperti ini, sampai Reyna di buat ketakutan.
" Jangan sentuh aku !" Ucap Reyna ketika Dimas mulai menemukan jejak nya
Sementara Dimas semakin dekat jarak nya dengan Reyna, ia mulai menarik tangan Reyna dengan kencang nya dan mendorong tubuh Reyna ke atas kasur milik nya, Reyna menangis dan tubuh nya gemetar ketika melihat Dimas yang begitu liar. Dengan langkah cepat, Reyna berhasil keluar dari kamar nya dan menuruni anak tangga dengan berlari secepat mungkin untuk menghindar dari Dimas.
" Reyna, kau tidak akan bisa lepas dari ku!" Ucap Dimas sambil terus mengejar Reyna
dengan tergesa gesa Reyna berlari sampai menabrak hiasan hiasan milik bunda Martha sampai hiasan yang terbuat dari keramik itu pun pecah, namun Reyna tidak ingin memperdulikan itu, yang ia takuti sekarang semakin mendekat dan ini mungkin malam terburuk Reyna kalau sampai Dimas berhasil merusak masa depan nya, namun dengan usaha Reyna yang ingin lolos dari Ancaman Dimas, ia berusaha agar tidak dekat dengan Dimas , Reyna melempar botol botol bekas minuman ke arah Dimas agar ia berhenti mengejar Reyna tapi tetap saja ia begitu kuat sampai Reyna tidak bisa berhenti berlari untuk menghindar dari nya.
" Beruang kutub, tolong aku! aku takut, aku ngga mau Dimas merusak masa depan ku, yang harus nya kamu yang melakukan nya, bukan si brengsek ini!" gumam Reyna, hati nya bergejolak namun air mata tetap membasahi kedua pipi nya
" kau tidak akan bisa lepas dari ku Reyna, kita habis kan malam ini dengan keindahan bersama .. " Ucap Dimas sambil tertawa melihat penderitaan Reyna
Reyna terus berlari, ke arah dapur ia mencari pisau,untuk menyakiti Dimas kalau saja ia berani menyentuh Tubuh Reyna , karena seumur hidup Reyna tidak akan mau kalau ia dan Dimas pernah melakukan hubungan terlarang, di sisi lain Reyna mengingat perkataan Dimas kalau Kiara adalah anak nya, Sampai hati Reyna begitu lemah ketika mendengar nama Kiara karena ia terlanjur sayang dengan Kiara, dan ia benar benar tidak menyangka Dimas sampai sekeji itu, membuang Kiara yang manis di depan rumah nya.
" Kiara... " Ucap Reyna sambil terkulai lemas karena mengingat sosok manis Kiara yang tiba tiba saja terlintas di benak nya ketika Reyna hendak menusuk Dimas, hingga akhir nya ia membatalkan niat nya itu.
" apa kau sudah siap Reyna?" Ucap Dimas yang tiba tiba saja muncul di balik pintu sampai Reyna terkejut
" brengsek! aku tidak akan membiarkan masa depan ku di rusak oleh pria seperti mu!" Bentak Reyna dengan sangat keras
" Aku bisa melakukan nya sekarang juga, Reyna yang cantik, aku menyesal telah meninggalkan kamu .." Ucap Dimas sambil tertawa cekikikan dan membuat Reyna semakin merasa takut, Ia terus berlari di sekitar rumah nya untuk menghindar dari Dimas.
*
Sementara Fandy melupakan sesuatu, ia bahkan berhenti di kedai roti bakar untuk membelikan Reyna roti bakar karena ia lupa, kalau Reyna menginginkan nya waktu pulang tadi, jadi Fandy akan membuat kejutan dengan mengantarkan roti bakar ke rumah nya dan kembali menuju rumah Reyna , namun ia sengaja tidak membawa handphone karen tertinggal di dalam mobil, setelah membeli roti bakar kesukaan Reyna, ia pun kembali ke rumah Reyna dan berharap Reyna belum tidur karena ia melupakan keinginan Reyna waktu sebelum pulang dari rumah Susan.
" Semoga kamu suka, kelinci ku!" Ucap Fandy sambil tersenyum dan menaruh roti bakar yang sudah di bungkus itu di samping tempat duduk di dalam mobil nya.
ia segera mengambil telepon genggam di dalam kotak mobil nya, dan ia terkejut ketika banyak panggilan yang tidak terjawab dari Reyna bahkan lebih dari dua puluh kali, bahkan , ada puluhan pesan yang bertuliskan kalau Reyna sedang dalam bahaya dan ia meminta tolong kepada Fandy, untung saja Fandy ada di depan ruko perumahan Reyna.
" Apa yang terjadi dengan mu, Reyna!" Ucap Fandy, dan langsung memutar balik kan mobil nya menuju rumah Reyna kembali ia sangat khawatir dengan suatu hal yang terjadi dengan Reyna mengingat isi pesan Reyna yang terus meminta tolong membuat pikiran Fandy semakin kacau, ia melajukan mobil nya dengan sangat cepat agar sampai di rumah Reyna.
*
" Jangan sentuh aku, aku mohon Dimas.." Ucap Reyna sambil menangis ketika tubuh nya tersungkur ke lantai karena kaki nya sudah sangat lelah untuk berlari, keringat bercucuran di tubuh nya
" Kau terima saja tawaran ku , karena aku akan melakukan nya malam ini dengan mu, cantik !" Ucap Dimas yang langsung mendekati Reyna
" Jangan Dimas, jangan lakukan itu !" Ucap Reyna mencoba menjauh menggeser tubuh nya secara perlahan, namun Dimas berhasil menarik baju Reyna hingga baju yang di kenakan Reyna pun sobek di bagian lengan atas sampai lengan bawah , Dimas merangkul tubuh Reyna meski, Reyna meronta dan memukul tubuh Dimas agar ia melepaskan rangkulan nya itu
" brengsek, lepaskan aku !" Ucap Reyna yang berusaha melepaskan diri nya dari Dimas
Dimas merangkul erat tubuh Reyna, ia mulai menyentuh rahang Reyna dan mencium bibir nya dengan kecupan yang amat kasar dan Reyna pun melepaskan ciuman itu, karena ia tidak menginginkan nya . Tak lama Reyna pun menendang perut Dimas dengan kaki nya, sampai Dimas begitu kesakitan, dan ia melepaskan Ciuman nya itu
" Beruang kutub, tolong aku .. . " Ucap Reyna sambil berlari menuju keluar rumah
Namun, Dimas berhasil lagi menarik kaki Reyna sampai ia terjatuh, Kini ia semakin gila saja. Dimas membawa tubuh Reyna ke kasur dan mengikat tubuh Reyna dengan sangat kuat di atas kasur sampai tangan dan kaki nya di ikat menggunakan tali besar ke ujung ranjang di kamar nya .
Reyna hanya bisa menyerah saja, karena ia tidak bisa melakukan apa apa lagi , Kini Dimas mulai membuka baju nya satu persatu bahkan.
" Jangan lakukan itu padaku , Dimas " Ucap Reyna dengan suara lemah nya ia bahkan tidak berdaya.
Tak lama Fandy pun sampai di depan perkarangan depan rumah Reyna, ia segera memasuki rumah Reyna yang sangat berantakan, bahkan banyak sekali hiasan hiasan di ruang tamu itu pecah . sesungguh nya apa yang terjadi dengan Reyna, ia langsung menaiki anak tangga satu persatu menuju kamar Reyna , tak lama ia terkejut ketika melihat Reyna sedang di cium oleh pria lain , bahkan pria itu mengikat tubuh Reyna .
Bruk......
Fandy menendang Dimas dengan sangat kencang, sampai ia terpental di atas kasur . mulut Reyna tersumpal dengan tisu, ia langsung teriak meminta pertolongan kepada Fandy setelah membuang tisu tersebut.
" Beruang kutub, tolong aku !" Ucap Reyna
Fandy pun emosi melihat wanita yang ia sayangi, sedang di lecehkan oleh orang lain, amarah nya mulai naik, ia memukul wajah Dimas dan sesekali menendang Dimas sampai ia terjatuh.
" Jangan pernah menyentuh gadisku!"
Ucap Fandy lalu memukul Dimas lagi dengan sangat kencang.
" Jangan mengganggu ku!" Timpal Dimas yang mulai melawan memukul Fandy namun, Fandy mampu menghindar dari pukulan pukulan tajam yang menimpa nya
sampai Dimas pun, terkulai lemas dan kabur dari rumah Reyna, ia mengambil baju yang ia buka tadi dan pergi tanpa berkata kata. Sementara Fandy langsung melepaskan ikatan tali yang mengikat tangan Reyna dengan sangat kuat. setelah ikatan itu terlepas, Reyna langsung memeluk Fandy dengan sangat erat dan ia menangis di pelukan Fandy
" Terimakasih telah menyelamatkan aku, dari Dimas! kalau kau tidak datang mungkin saja dia akan menghancurkan masa depan ku" Ucap Reyna sambil terisak
Fandy mengelus rambut Reyna dengan perasaan sedih dan kasihan terhadap Reyna
" Aku benar benar takut , dia akan kembali "
" Tenang saja , Aku akan menemani mu. Dan aku pasti kan dia tidak akan pernah berani melakukan itu lagi, karena kalau sampai ia nekat , nyawa ku yang jadi taruhan nya !"
Reyna menangis sekeras mungkin di pelukan Fandy, untung saja Fandy segera datang menolong nya kalau tidak , Ia tidak akan tahu bagaimana menjalani hidup kalau Dimas sudah berani merusak masa depan nya.
" Kita harus laporkan kejadian ini ke kantor polisi, memang siapa pria yang ingin merusak kamu ?" Ucap Fandy dengan sangat kesal
" Dia adalah Dimas, mantan kekasih ku!" Ucap Reyna
" jadi, dia mantan kekasih mu? kenapa tidak aku bunuh sekalian !" Ucap Fandy dengan sangat marah
" Dan dia yang sengaja membuang Kiara, anak kandung dia sendiri di depan rumah aku !"
" ********, lelaki macam apa Dimas ? aku tidak habis pikir dengan lelaki seperti Dimas"
" Aku bahkan tidak menyangka, kalau Kiara anak dari Dimas, aku begitu terpukul karena aku terlanjur menyayangi Kiara ..."
" Aku tidak terima dengan sikap mantan kekasih mu itu, kita harus laporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib "
" Bagaimana nanti nasib Kiara?"
" Hey... kau tidak perlu khawatir bahkan Dimas sebagai Ayah nya saja membuang nya , itu tidak ada sangkut paut nya dengan Kiara !" Ucap Fandy ada kemarahan yang amat dalam di kedua bola mata nya, Cowok mana yang tidak marah melihat gadis nya hendak di sentuh oleh cowok lain, bahkan Fandy tidak terima dengan perbuatan mantan kekasih Reyna yang secara sembunyi masuk ke dalam rumah Reyna, Namun Fandy berjanji akan mengirim sepuluh penjaga untuk mengamankan rumah Reyna agar terjaga dan Dimas tidak berani masuk ke dalam rumah ini lagi .
Guys ada yang mau gabung di Group Chat Author, yuk ini cara nya :
Pertama kalau Noveltoon kalian masih versi lama, kalian bisa mengunduh nya dengan versi baru yah, supaya bisa bergabung di group Author, agar kita bisa lebih dekat
Kalian bisa klik, Judul cerita Novel my doctor is my husband. lalu di dekat profile ada kolom group, kalian tinggal klik join saja
Kalau kalian sudah join di group bersama author, kalian bisa langsung mendapatkan poin banyak loh, kan lumayan buat vote cerita ini *hehehe
Nah, kalau belum tau cara nya buat Vote ini ada di bawah :
Pertama kalian harus login dulu di noveltoon supaya kalian mempunyai akun aktif untuk masuk ke noveltoon
Kumpulkan poin, agar bisa vote cerita ini.
Setelah poin terkumpul, kalian klik Novel ini, dan Ada di samping profil Author yang bertuliskan Vote
vote sebanyak banyak nya agar, peringkat nya naik dan author tambah semangat menulis .
Happy weekend ♥️