
Cowok mana lagi yang berani bermain ke rumah nya setelah dulu ada yang mencari Aleyna dan bahkan sekarang ada cowok lain . Apa yang di lakukan Aleyna selama ini, mengapa ia tidak bilang kalau Ada tamu seorang pria ke rumah .
Ia langsung bergegas menuju pintu rumah untuk menanyakan pria yang tadi berkunjung ke rumah nya
" Sayang udah pulang " Ucap Aleyna sambil mencium suami nya . namun wajah Adnan sangatlah dingin
" Cowok mana lagi yang kamu Ajak ke rumah tanpa sepengetahuan Aku " Ucap Adnan dengan tatapan penuh tajam
" Maksud kamu mas ? " Ucap Aleyna yang begitu heran melihat suami nya yang tiba tiba saja berubah menjadi Dingin dan Jutek .
Adnan langsung masuk ke dalam kamar tanpa menghiraukan Aleyna yang berdiri di samping nya . mungkin memang Adnan dalam keadaan lelah karena baru saja sampai ke rumah setelah seharian bekerja dan Kebetulan rumah sakit sedang ramai pasien, Ia membantingkan Tubuh nya kekasur dan membuka Jas serta baju nya. lalu menggantungkan nya .
" Mas mau Aley bikinin kopi ?" Ucap Aleyna lalu mendekati Adnan
Adnan hanya terdiam, Ia menghela nafas nya
" Mas beneran mau Aley bikinin kopi ?" Ucap Aleyna lagi
" Tidak usah ! " Ucap ketus Adnan.
Aleyna sempat heran dengan perubahan sikap Adnan yang tiba tiba saja dingin, Sedingin salju, Apa sebenarnya yang terjadi dengan Adnan, Apa iya cemburu dengan kedatangan Kak Rey ke rumah Aleyna . Atau memang Adnan sedang di landa masalah yang cukup berat seharian ini .
Aleyna mendekati Adnan dan memegang Lengan Adnan
" Mas kamu kenapa ?" Ucap Aleyna lagi sambil menyandarkan kepala nya di bahu Adnan
" Sebenarnya tadi cowok itu siapa ? Berani nya dia datang ke rumah tanpa ada aku " Ucap Adnan nampak marah
" Jadi mas cemburu ?" Ucap Aleyna
" Coba kamu pikirkan baik baik Ley . bagaimana pun status mu sekarang adalah istri ku, harus nya kamu ijin ke Aku dulu kalau mau menerima tamu laki laki lain ke rumah " Ucap Adnan dengan sangat marah
" Iya mas .. Aley minta maaf . Tadi itu Kak Reyhan dia kakak angkat Reyna " Ucap Aleyna dengan penuh kejujuran namun Adnan meninggalkan nya begitu saja
" Mas mau kemana ?" Ucap aleyna lagi
" Mau mandi ! " Ucap singkat Adnan
Tak lama Adnan pun bergegas pergi ke kamar mandi Tak biasa nya Adnan bersikap dingin seperti ini .Memang harus di akui kalau Aleyna memang salah karena tidak ijin kalau Ada tamu laki laki ke rumah nya, Tapi kan Laki laki itu Kak Rey bahkan tidak ada hubungan Apa pun dengan Aleyna.
Ya begini lah Adnan kalau sudah cemburu seperti anak kecil saja . Namun Aleyna menyukai sifat Adnan seperti ini . Ia nampak lucu kalau sedang cemburu .
Setelah selesai mandi, Adnan pun bergegas menuju ruang kerja praktek nya karena Ia sendiri sedang merancang bangunan Rumah sakit yang akan didirikan di sekitar Lahan kosong yang Ada di dekat rumah Ayah nya . Ia sendiri yang mendesain model bangunan nya .
Aleyna pun membawakan segelas kopi Capucinno kesukaan nya,Dan menaruh nya di dekat Adnan yang sedang sibuk menatap Layar Laptop nya .
.
" Mas aku bikinin Kopi " Ucap Aleyna lalu duduk di samping Adnan
Adnan masih sibuk dengan Laptop nya.
" Mas kamu jangan marah dong " Goda Aleyna lagi sambil merangkul Adnan dengan manja nya
" Kamu tidur duluan saja. Aku sibuk malam ini " Ucap Adnan sambil menatap Layar Laptop nya
" Aku mau menemani mu disini " Ucap Aleyna lagi sambil menguap
" sekali kali nurut sama suami bisa ngga ! " Ucap Adnan sambil membentak Aleyna
" Biarin . Aku mau disini aja sama Mas Adnan " Ucap Aleyna lalu di Acuhkan oleh Adnan.
Adnan pun melanjutkan pekerjaan nya lagi, Ia memang sangat sibuk, bahkan sudah dua jam Aleyna menemani nya namun, Ia tetap saja mengacuhkan Aleyna sampai Aleyna pun tertidur di Sofa dekat ruang kerja Adnan .
Setelah selesai merancang dan mendesain bentuk bangunan Rumah sakit, Akhir nya Adnan pun menutup Layar laptop nya dan melihat sosok Aleyna yang sedang tertidur lelap di sofa menemani nya mengerjakan semua rancangan Rumah sakit itu, Adnan tidak tega melihat Aleyna . dan Ia tidak tahan marah Terlalu lama dengan Aleyna . lalu Adnan pun mengangkat Tubuh Aleyna ke kamar Tamu karena kamar mereka yang berada di lantai Atas sangatlah jauh . Karena Aleyna sekarang sudah berat di tambah dua bayi kembar nya . Adnan memang kuat namun ia lebih memilih Kamar Tamu yang lebih dekat dengan Ruang kerja nya .
" Aku tidak bisa marah dengan mu sayang " Ucap Adnan sambil mencium kening Aleyna
Lalu mematikan lampu, serta tidur di samping Istri nya, Memang ia sangat kesal dengan Aleyna namun Rasa kesal nya Hilang ketika melihat ketulusan Aleyna ya memang Adnan akui Aleyna mampu mendinginkan pikiran nya . Hanya saja Adnan tidak terima kalau Ada Pria lain yang masuk dalam rumah tangga nya. Adnan sendiri tidak menyukai pria asing yang tanpa sebab berkunjung ke rumah nya Apalagi jika ia sedang tidak Ada di rumah, Memang Adnan harus menyewa beberapa BodyGuard untuk menjaga Aleyna yang sedang hamil . selagi ia Tidak berada di Rumah .
Adnan pun memeluk Aleyna dan mengecup perut Aleyna yang semakin hari kian membesar .
" Baby kembar sehat terus dan jagain mommy ya , Jangan nakal . Daddy sayang kamu " Ucap Adnan lalu mencium Aleyna .
Ketika Aleyna mulai Terbangun, Adnan berpura pura memejamkan Mata nya .
Sampai Esok hari, Aleyna pun terbangun karena sorot matahari sudah masuk ke dalam jendela kamar nya dan menembus tirai Gorden berwarna putih . Lalu Ia pun segera bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan Badan nya . Setelah selesai Aleyna pun membalut tubuh nya dengan Handuk berwarna putih . Ia berdiri di depan cermin Dan melepas handuk nya.Perut nya nampak membesar namun Keindahan tubuh nya memang Sudah tidak terlihat lagi bahkan Aleyna sudah mulai terlihat gemuk .
Adnan pun bangun dan mengintip Istri nya di balik selimut.
" Sayang sudah bangun " Ucap Aleyna
" Hmm Iyaaaaa " Ucap Adnan dengan mata yang sembab
Aleyna pun mencium Adnan yang kini telah membuka mata nya
" Pake baju mu " Ucap Adnan
" Kalau Aku ngga mau gimana ?" Ucap Aleyna dengan sangat manja
" Aku akan melakukan nya berkali kali " Ucap Adnan
" Kalau itu Aku siap " Ucap Aleyna yang menantang Adnan
" kau mau menggoda ku " Ucap Adnan lalu menggigit Daun telinga Aleyna
kini Tubuh kekar dan dada bidang Adnan terlihat sangat jelas, Aleyna meremas otot bisep Adnan Ia menyukai nya .
Aleyna pun mengganti posisi,Perlahan Mereka pun melakukan nya Dengan penuh Cinta.
" Aku tidak bisa marah lama lama dengan mu " Ucap Adnan sambil mencium kening Aleyna
.
" Jangan salah paham terus mas Aku setia sama kamu, Mana ada cowok yang mau sama Ibu hamil kayak Aku " Ucap Aleyna
" Aku yang mau dan ketagihan " Ucap Adnan
" Kamu siap siap dulu mas,Kan Ada tugas ?" Ucap Aleyna menyuruh Adnan bangun
" Aku betah di kamar apalagi sama kamu " Ucap Adnan dengan sangat liar
" Jangan pake baju dulu " Ucap Adnan
.
" Nanti aku masuk angin Mas " Ucap Aleyna lagi
" Jangan di pake dulu, Aku ingin melihat mu seperti ini terus ketika Akan tidur bersama ku, Jangan pakai Baju meski sehelai benang pun " Ucap Adnan
" Tapi mas.... " Ucap Aleyna lalu di bungkam oleh Adnan
" Jangan menolak .. Temani aku mandi " Ucap Adnan lalu menarik Tubuh Aleyna ke kamar mandi . Mereka pun mandi bersama sama.
.Like dan Komen 🤗