My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Perlombaan



Pak Krisna sudah melayangkan bendera perlombaan, semua peserta persami begitu antusias, bahkan Elea dan kedua sahabatnya ikut serta dalam perlombaan balap karung, Elea merasa tertantang karena ulah Nadine yang terus melotot ke arah nya, dan Nadine memperingati Elea untuk menjauh dari Rangga kalau saja Elea kalah dalam perlombaan.


Perlombaan balap karung ini, di peruntukkan hanya bagi tim wanita, Nadine dan kedua sahabatnya sengaja menyenggol tubuh Elea, sampai ia hendak terjatuh.


" Sialan!" Pekik Elea, ia menatap sinis ke arah Nadine


" siap-siap kalah deh! Daripada bikin malu...." Ucap Nadine dan kedua teman nya sambil tertawa


" Tutup mulut kalian! Dasar pecundang!" Ucap Karin yang mulai emosi dengan tingkah Nadine.


" jauhi Rangga, atau kamu akan tahu akibatnya..." Dengus Nadine sambil melangkah pergi.


Karin dan Kiara ingin sekali mencakar wajah Nadine dan kedua sahabatnya, mereka bahkan membuat jiwa kekasaran Karin memberontak, sementara Elea hanya terdiam, ia sama sekali tidak membalas ucapan Nadine, Elea memang seperti itu, ia acuh terhadap orang yang membencinya, karena menurut Elea kalau sampai ia membalas ucapan Nadine sama saja ia termasuk seorang pecundang besar yang tidak ada bedanya dengan Nadine.


" El, kenapa sih diam saja! Kenapa coba tidak membalas ucapan Nadine, atau sekedar memukul nya! aku saja kesal dengan ulah nya...." Ucap Karin sambil memprotes ke arah Elea.


" haha, untuk apa membalas orang seperti itu, aku masih waras!" Ucap Elea dengan santai nya sambil tertawa.


" El, tapi Nadine sudah keterlaluan, dia bahkan menyuruh kamu untuk menjauhi rangga!" pekik Kiara yang mulai emosi


" Akibat cinta yang tidak sampai, jadi seperti itu!" Balas Karin yang mulai emosi


" Biarkan saja, yang penting Rangga hanya mencintai aku, dan hanya aku yang ada di hatinya, aku percaya sepenuhnya terhadap Rangga!" Ucap Elea


" Tapi el, Nadine bisa saja menjebak Rangga atau semacam nya?" Ucap Karin yang masih tidak terima kalau Nadine memusuhi Elea


Elea tidak menghiraukan Nadine, atau tantangan yang di lontarkannya. Sementara Karin dan Kiara nampak ragu, Karena kaki Elea masih terasa nyeri, ia ragu kalau Elea akan memenangkan perlombaan balap karung ini.


" El, kaki kamu masih sakit kan?" tanya Kiara


" apa sebaiknya menyerah saja, tapi el nadine kurang hajar!" Ketus Karin


" Tidak apa-apa, aku menerima tantangan dari Nadine, kalah atau menang itu urusan belakang, aku tidak ingin menjadi pengecut!" Ucap Elea


Setelah menerima aba-aba dari Pak Krisna, Elea dan kedua sahabatnya bersiap-siap di arena perlombaan, banyak peserta lain yang menonton, Rangga dan Dylan juga merasa penasaran, dan ternyata Rangga dibuat terkejut dengan elea yang sudah siap dengan perlombaannya, Padahal Rangga sudah melarang Elea untuk tidak ikut dalam perlombaan, karena kaki nya masih terluka, ia tidak ingin Elea kenapa-kenapa, tapi Elea begitu keras kepala.


" Dasar kepala batu, susah dibilangin!" Gerutu Rangga, yang melihat Elea sedang bersiap-siap


" ah, kenapa Ga?" Ucap Dylan yang mendengar sedikit celotehan Rangga.


" Tidak apa-apa!" Jawab rangga dengan wajah dingin, dan kemarahan nampak diwajahnya.


Nadine , Maya dan juga Eva sudah memiliki rencana licik, mereka ingin membuat Elea kalah, dan Nadine sudah memberikan arahan kepada Maya dan Eva untuk mendorong Elea atau menyenggol tubuh Elea di saat perlombaan sedang berjalan, ia tidak ingin Elea memenangkan perlombaan ini, Nadine lah yang harus menang dan Rangga akan menjadi miliknya.


Pluit sudah ditiup oleh ketua osis dan juga anggota lain nya, bendera sudah di layangkan pertanda lomba akan segera di mulai.


" Baiklah, kepada seluruh Peserta Persami Emily's internasional high school, Perlombaan akan segera di mulai, perhatian tidak boleh ada kecurangan antar peserta, kalau memang ada yang melakukan kecurangan akan didiskualifikasi!" Ucap Pak Krisna yang memberikan beberapa aturan.


Semua peserta bersorak dengan senangnya, hitungan mundur akan segera di mulai.


Elea menatap ke arah Rangga yang berdiri di samping kanan dengan wajah cemberut nyaris tanpa senyum, meski elea sudah melayangkan senyum termanis nya.


Elea, Karin dan Kiara sudah berbaris sejajar dengan mengenakan karung, sementara disisi kiri ada lawan main nya yaitu Nadine, Eva dan juga Maya yang sudah menatap sinis ke arah Elea, kemudian Ketua osis mengacak dan mengatur barisan tersebut, dan Elea berdiri persis di samping eva dan Maya.


Perlombaan pun di mulai, Elea melompat namun tiba-tiba saja Nadine menyenggol tubuhnya namun elea masih tetap kokoh, dan di susul oleh Maya dan juga Eva yang sengaja menyenggol tubuh Elea sampai kaki Elea terkilir dan ia tidak bisa menahan tubuhnya, akhirnya Elea pun terjatuh, sementara peserta yang lain sudah terlebih dahulu mencapai garis terakhir, Rangga nampak terkejut ketika melihat Elea terjatuh, ia langsung berlari ke tengah lapangan untuk menolong Elea. kedua bola mata Rangga tertuju kepada Kelompok Nadine yang melakukan kecurangan, Rangga berlari tanpa adanya rasa malu, semua rasa malu terkalahkan ketika melihat Elea terluka.


" Elea....."


Rangga menghampiri Elea yang terkulai, karena kakinya terkilir, ia sama sekali tidak bisa berdiri, Rangga langsung mengangkat tubuh Elea dan membawanya sampai ke garis terakhir karena Elea masih keras kepala ingin memenangkan perlombaan ini.


" Rangga, aku harus menang! Aku tidak mau kalah!" Ucap Elea yang masih keras kepala


" Untuk apa menang, kalau perlombaan ini sampai membuat kamu begitu terluka elea...." Ucap Rangga yang masih terus mengangkat tubuh Elea dan membawanya ke garis terakhir atau garis Final.


Semua penonton bersorak melihat kemesraan elea dan Rangga, bahkan mereka nampak tidak percaya melihat keromantisan ini, Nadine pun sudah mencapai garis final lebih awal, dan disusul oleh Karin dan Kiara yang menjadi peserta kedua dan ketiga di perlombaan ini.


" Akhirnya aku menang, tunggu saja elea, sekarang mungkin kamu akan bersenang-senang dengan Rangga tapi besok, jangan harap karena Rangga sudah menjadi milikku..." Batin Nadine sambil tertawa kecil melihat Elea dan Rangga.


Karin dan Kiara nampak khawatir karena elea terjatuh akibat ulah kedua teman Nadine, sampai Karin merasa kesal ia menjambak rambut Karin yang sedang berada di sisinya.


" aw....." Desis Nadine yang merasa kesakitan karena karin terus menarik rambut panjang nya.


" Dasar curang, jangan bangga kamu akan menang, karena banyak saksi yang mengatakan kalau kamu curang, cewek pecundang!" Ucap karin dengan penuh amarah, Kiara yang berdiri di samping Karin nampak memisahkan Karin dan juga Nadine namun, tetap saja Nadine dan Karin berantem dan saling menjambak rambut sampai kancing kemeja yang Nadine kenakan berjatuhan, karena Karin terus mencakarnya.


Elea ingin menghampiri Nadine, namun kakinya tidak bisa digerakkan karena terkilir, pertandingan terpaksa dihentikan karena terjadi keributan antara Nadine dan juga Karin, Semua peserta persami dibubarkan, hanya ada Nadine, karin dan Kiara juga Elea, Pak Krisna menyuruh Rangga untuk membawa elea ke tempat palang merah remaja yang sudah disediakan di tenda ujung, dan Alvin yang menjadi ketua PMR atau palang merah remaja, Alvin yang akan mengobati peserta persami yang sedang sakit.


Sementara Pak Krisna tidak menyangka, perlombaan akan berakhir dengan keributan.


" Apa motif kalian melakukan keributan?" Ucap pak krisna dengan suara lancang nya.


" Pak, Karin sengaja menjambak rambutku, karena dia tidak terima dengan kekalahan nya...." Ucap Nadine sambil menangis sesenggukan, ia ingin sekali mendapat iba dari Pak Krisna.


" Enak saja, Nadine dan kedua temannya itu curang Pak, dia yang sengaja menyenggol tubuh Elea, sampai Elea terjatuh!" Celoteh Karin yang memprotes ucapan Nadine


" Dia tidak terima dengan kekalahan nya Pak!"


" Menang karena curang saja bangga!"


Nadine dan Karin kembali bertengkar, sampai Pak krisna dibuat pusing oleh tingkah keduanya.


.


.


.


.


.


.


.


Guys, ada yang inget kalau Nadine anak nya siapa ? yang udah baca episode satu pasti tau sih, clue nya :


Nadine itu bule, campuran Asia juga. ayo tebak hehehe


Author kasih penyegar, biar semangat baca nya dan vote nya juga



Rangga emang mulus kaya bihun guys wkwk


Nah, ini juga ngeselin tapi ngangenin



Guys, kira-kira Kak Alvin pasangan yang cocok nya siapa yah?


komen coba?