My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Setahun yang lalu



Tak lama mobil yang di kendarai Fandy pun sampai di depan Rumah Sakit Cipto, Ia langsung turun dan membuka kan pintu mobil yang di sebelah nya, Fandy pun menggantikan Reyna menggendong Kiara karena Reyna sudah sangat kelelahan , Dengan sigap ia pun menggendong Kiara menuju Ruang Khusu bayi dan anak anak banyak penjuru rumah sakit yang memperhatikan gerak gerik mereka sampai ada salah satu perawat atau pun office girl yang membicarakan tentang Fandy dan Reyna serta Baby Kiara, mereka dengan sinis menatap wajah Reyna


" Sejak kapan, dr. Fandy menikah dan mempunyai anak ?" Ucap salah satu Office girl di Rumah sakit itu kepada teman nya


" Jangan jangan wanita itu hamil di luar nikah, dan dr. Fandy sengaja menolong nya .. " ucap Office girl yang lain


" Anak jaman sekarang memang nakal dan berani, masih untung dr. Fandy mau menolong nya, memang dr. Fandy patut di acungi jempol, selain tampan ia juga menarik hati aku " ucap salah satu Office girl


Tanpa mereka sadari, tiba tiba saja perkataan hina nya itu terdengar di telinga Reyna, ia mundur kembali ke arah office girl yang sedang membersihkan lantai di rumah sakit ini, bahkan Reyna tidak terima kalau ia di hina pernah hamil duluan dan mempunyai anak di usia muda nya, bahkan perkataan itu sangat merusak nama dan harga diri nya, ia langsung bergegas menghampiri kedua office girl yang rumpi itu , karena perkataan nya sungguh memalukan.


" Jangan sembarangan yah, kalau ngomong! jaga tuh omongan !"


" Memang seperti itu kan, masih di bawah umur sudah mempunyai anak!"


" Jaga mulut kalian yang tidak berpendidikan itu yah! bahkan aku bisa saja membeli semua omongan busuk kalian itu!"


" Memang kau siapa ?"


" Aku calon istri dr. Fandy, dan buang jauh , angan- angan kalian untuk mendapatkan hati seorang dokter seperti dia !"


Kedua pekerja Rumah Sakit itu, hanya menelan ludah saja ketika mendengar ucapan Reyna, mereka segera melanjutkan pekerjaan nya masing masing karena mereka tidak ingin membuat keributan di Rumah sakit ini, sedangkan Reyna kembali melanjutkan perjalanan nya menyusul Fandy . Ia menghela nafas dan tidak habis pikir dengan tuduhan para pekerja itu, bisa bisa ia memancing emosi Reyna untuk memarahi dan mencaci nya kembali.


" Dasar tidak tahu diri, bisa bisa mereka menghina ku, dengan tuduhan sekeji itu!" Celoteh Reyna ia masih sakit hati mendengar semua perkataan para office girl itu.


Tiba tiba saja Fandy menghampiri nya dan melihat wajah Reyna yang merah serta cemberut sambil melipatkan kedua tangan nya, ia baru saja memerika keadaan Kiara dan Kiara sedang di tangani oleh suster Indah, Sementara Fandy menghampiri Reyna karena ia tidak melihat Reyna di samping nya tadi.


" kenapa sih, cemberut terus !"


Ucap Fandy sambil menghampiri Reyna


" Aku ngga habis pikir yah, sama office girl atau pembantu di rumah sakit ini, bisa bisa nya mereka menuduh ku hamil di luar nikah dan mempunyai anak, karena hasil kenakalan aku !"


" Sudah lah, abaikan saja omongan semacam itu! "


" Aku tidak terima dengan semua perkataan nya, dan lebih parah lagi mereka kecentilan sama kamu, memang nya mereka siapa sih berani banget berbicara hina seperti itu ! jangan jangan mereka memang tidak pernah sekolah !" Celoteh Reyna yang sedari tadi kesal.


" Sudah lah, lebih baik kita Fokus ke Kiara, kalau kamu sampai terpancing emosi karena omonga mereka, kamu sama saja seperti mereka ... "


" dia baik, Untung saja kita cepat membawa nya kesini, dan dia sedang di rawat oleh suster Indah "


" kan yang memeriksa keadaan Kiara, dokter nya ganteng, wajar saja Kiara suka, Aku saja sampai tergila gila sama dr. Fandy ?"


" Ini di rumah sakit, loh !"


" Kamu malu , mempunyai pacar seperti aku!"


" bukan, aku disini bekerja, kalau kau menginginkan sebuah pelukan hangat dari aku, kalau gitu kita keruangan aku saja !"


" Memang siapa yang ingin pelukan dari kamu?"


" Aku yang ingin memeluk mu!"


" Modus banget sih !"


" Tapi cinta kan ?"


" Ih nyebelin .. "


Tanpa mereka sadari, kalau Dimas sedang memperhatikan gerak gerik dari Reyna di balik tembok besar Rumah Sakit ini, bahkan ia ingin mengetahui jelas tentang keadaan Kiara, anak kandung nya sendiri Ia bahkan, masih berharap kepada Reyna kalau saja Reyna tahu, Kiara adalah anak dari Dimas mungkin saja, ia tidak akan mengurus dan merawat Kiara karena , sampai detik ini rasa benci terhadap Dimas pun masih tetap ada di dalam benak Reyna.


🌺Flashback satu tahun silam


sampai kapan pun Reyna tidak akan melupakan rasa sakit yang ia alami ketika masih berhubungan dengan Dimas, ia bahkan amat menderita ketika ia sudah setia dan bertahan selama empat tahun lama nya berhubungan jarak jauh dengan Dimas, ia mengingat di masa Dimas masih berjuang menggapai cita cinta nya, Reyna selalu ada dan selalu mendukung Dimas sampai ia lulus kuliah, dan ia di percaya untuk menjadi Asisten manager di salah satu Perusahaan Ternama di Jakarta, Karena sang pemilik memang Istri dari Dimas yaitu, Claudia Rauhl, Gadis keturunan India yang menjadi perusak hubungan Dimas dan Reyna, karena Dimas menikahi Claudia Rauhl yang menjabat sebagai sekretasi manager di salah satu perusahaan milik Ayah nya Claudia, Di saat itu Dimas sama sekali tida mengabari Reyna, dan bahkan ia belum putus dari Reyna kala itu.


Sampai Reyna sendiri nekat datang ke perusahaan Dimas, dan dengan kegigihan nya sampai ia berapa kali di usir oleh security di perusahaan tersebut namun, Reyna berhasil masuk ke ruangan Dimas dan ketika Reyna mulai membuka pintu ruangan Dimas, di situ lah Hati Reyna begitu terpatahkan oleh aksi ciuman yang di lakukan Dimas dengan seorang wanita tak lain adalah Istri nya, yang ia nikahi seminggu yang lalu, ntah kejadian itu sudah setahun berlalu, Bahkan di saat itu Reyna begitu hancur, hati nya bak teriris tatkala Dimas mengakui kalau ia sudah menikah dengan Wanita itu, Memang pengalaman pahit itu sudah Reyna kubur dalam dalam, ia tidak mau mengingat semua kenangan setahun lalu yang silam, karena di masa kalut nya, datang lah seorang Fandy


Fandy yang begitu dingin, bahkan Ia sangat perhatian kepada Reyna di balik sifat nya yang dingin, ia selalu memberi nasihat untuk Reyna agar ia bisa kembali ceria menjalani hari hari nya,namun Ia memberi nasihat dengan cara nya sendiri dengan wajah nya yang dingin dan gaya bicara nya yang jutek abis, tapi Fandy mampu meluluhkan hati Reyna selama ia di rawat di rumah sakit ini, Ia bahkan dulu tidak menyukai Reyna dan dia selalu membentak Reyna kalau saja Reyna melakukan kesalahan dan mengingat kembali masa lalu yang menyakitkan itu,ntah semakin lama Reyna semakin menyukai Fandy, tapi bukan untuk pelarian karena ia memang sedang kalut, tapi masih dalam tahap menyukai karena memang wajah nya tampan, dan Reyna yakin setiap wanita yang pertama kali melihat wajah Fandy pasti mereka akan menyukai nya. Seperti Reyna yang dulu berjuang mendapatkan Fandy sampai harus jatuh bangun, karena Reyna memang agresif sementara Fandy gengsi nya sangat tinggi, ia memang selalu memberi perhatian kepada Reyna namun ia tidak ingin mengakui kalau ia pun menyukai Reyna, karena perhatian Fandy ke Reyna lebih dari seorang Pasien bahkan ia sempat mengantarkan Reyna pulang dan menggenggam tangan Reyna, Tapi ia masih saja mengelak kalau ia tidak menyukai Reyna, lantas apa perhatian yang ia berikan waktu itu? apa hanya perhatian dari Dokter untuk Pasien ?


Sampai ia rela mengantarkan obat ke rumah Reyna sendiri, padahal Reyna bisa saja mengambil nya sendiri kapan pun ia mau, namun seorang dokter seperti Fandy selalu mengantarkan obat obatan yang harus Reyna minum untuk proses penyembuhan nya, dengan Alasan rumah nya satu arah dengan Reyna jadi ia bisa sekalian pulang sambil mengantarkan obat ke rumah Reyna, Ah memang sangat lucu kalau ia mengingat kembali kedekatan antara Reyna dengan Fandy, Sampai detik mereka jadian karena peran kedua sahabat nya sendiri yang waktu itu, selalu mencari cara agar Reyna dan Fandy bisa selalu bersama, Padahal Reyna dulu mendambakan sosok dr. Adnan, suami dari Aleyna yang begitu menawan dan tampan sampai ia selalu berharap mendapatkan jodoh seperti dr. Adnan yang tampan nya tujuh turunan dan Tuhan maha mendengar, ia mengirim sosok Fandy untuk menjadi jodoh nya kelak. Reyna tidak ingin apa apa, hanya ingin hidup berdampingan dengan Fandy saja sudah cukup , ia sudah tidak sabar menanti hari pernikahan mereka.


VOTE GUYS KARENA AUTHOR BAKALAN CRAZZY UP ♥️