
Kedua keluarga Yudha dan Keluarga Raden sangat menyambut kelahiran Sang cucu yang di beri nama Untuk putra nya yaitu Raden Alvino Geraldy Yohanez . Di Panggil Baby Al dan Untuk Cucu Putri nya di beri nama Emillie Eleanor Namiera Di sapa Baby El . Kedua nya terlahir dengan sangat Tampan dan Cantik, Karena Keturunan mereka memang sangat tampan dan cantik, melihat Anak lelaki nya sangat mirip dengan Adnan sedangkan Baby El mirip dengan Aleyna . Kedua nama bayi tersebut sudah di siapkan Adnan dan Aleyna .
Setelah berhasil di bersihkan , Baby Al dan Baby El pun di bawa ke kamar Aleyna yang sudah selesai operasi, Karena Aleyna ingin sekali melihat baby kembar nya .
Di sana sudah ada orang tua Aleyna dan mertua nya berkumpul bersama dan Ada kedua sahabat nya serta jajaran dokter muda seperti dr Fandy dan dr Daniel . Mereka menyambut lahir nya baby kembar Aleyna yang sangat menggemaskan. Dua orang perawat itu menggendong dua bayi kembar Aleyna dan memberi nya ke Aleyna dan Aleyna pun menyambut dua bayi kembar nya yang sangat menggemaskan dan Adnan pun selalu setia menemani nya di samping Aleyna.
" Mas Baby Al mirip kamu banget, Terus Baby El kaya campuran Aku sama kamu " Ucap Aleyna lalu mencium kening dua bayi kembar nya
" Iya sayang . Terimakasih sudah mengandung dan melahirkan baby Al dan Baby El " Ucap Adnan sambil tersenyum ke Arah Aleyna.
" Cucu Bunda tampan dan cantik. Bunda mau gendong Baby El . kebetulan Bunda belum pernah merasakan mempunyai anak perempuan " Ucap Bunda seraya menggendong baby El
" Kalau Mamah Mau gendong Baby Al . Kebetulan mamah ngga punya anak cowok .. Tampan sekali Baby Al " Ucap mamah Venna seraya tersenyum
" Akhirnya Aku jadi Kakek juga " Ucap Yudha sambil menepuk jidat
"Kamu lebih cocok di panggil kakek daripada Aku " sahut Ayah Raden
" Kamu lebih cocok den " Timpal Papah Yudha
" Baby Al ini tampan karena Dia mirip denganku, kakek nya kan Tampan " Ucap Ayah Raden
" Dan kamu tahu, Baby Al itu mirip dengan Aku, hidung nya saja mancung " Ucap Papah Yudha
" Tidak !! Baby Al dan Baby El memang sepenuh nya mirip ku " Timpal Raden
Mereka pun tertawa melihat tingkah konyol dua kakek muda nya itu dan dua nenek muda nya yang selalu memperebutkan Ketampanan dan kecantikan Kedua bayi kembar Aleyna, Bahkan banyak Jajaran dokter yang menginginkan bayi kembar Aleyna dan Adnan .
" Selamat atas kelahiran mu sahabat ku " Ucap Reyna sambil menghampiri Aleyna
" terimakasih Rey ... makasih udah mau datang ke sini " Ucap Aleyna begitu terharu karena dua sahabat nya selalu setia
" Iya ley . semoga kamu bisa menjadi ibu yang baik dan ngga barbar juga, Jangan sampai Baby Al da Baby El mirip sifat nya sama kamu " Celoteh susan
" Iya bener, Jangan Sampai Baby El tuh mirip barbar nya sama kamu, Liat deh masih bayi aja dia udah ngga mau diem " Ucap Reyna sambil tertawa
" Yeah. Kan Keturunan pasti mirip dikit lah, Asal jangan mirip nakal nya aja . Aku udah ngerti sekarang sakit nya melahirkan dan Rasa nya jadi mamah muda , Dan aku benar benar menyesal udah nakal dan badung banget " Ucap Aleyna
" Akhir nya sadar juga " Ucap Reyna dengan tertawa
" Aku kira kamu bakalan barbar sampe punya anak juga " Ucap Susan lagi
" kalau sikap barbar aku ngga bisa hilang deh, soalnya sudah melekat " Ucap Aleyna ia membiarkan kedua bayi kembar nya di gendong oleh Mamah dan Bunda nya .
" Rey, Kapan kita punya kaya ginian " Bisik Fandy di telinga Reyna sampai Reyna terkejut mendengar nya
" dr.Fandy ! nikah aja belum masa mau punya anak, lagian kamu belum tentu juga mau nikahin Aku " Balas Reyna sambil membisikan sesuatu di Telinga Fandy
" Jadi kamu mau nikah sama aku ?" Ucap Fandy sambil menggoda Reyna . Ia hanya tersenyum dan tersipu malu
" Aku ngga mau " Bisik Reyna sambil tertawa
" Maka nya nikahin dulu Anak orang jangan di baperin terus " Celoteh Aleyna seolah meledek dr Fandy
"Bener . Jangan bikin baper Reyna terus, nikah dong biar bisa punya baby kaya Aleyna dan dr Adnan " Timpal Susan
" Aku mah Tergantung cowok nya sih " Ucap Reyna seolah memberi kode kepada fandy
Fandy hanya tersenyum ke Arah Reyna sambil mengedipkan mata nya.
dan membuat Reyna sampai heran menatap sikap Fandy yang seperti itu
" Mas .. Aku kasih ASI aku gitu dua dua nya " Ucap Aleyna merasa terkejut
" Iya Sayang Gantian tapi .baby Al sama baby El dulu, Habis itu Aku " Ucap Adnan sambil berbisik dan tertawa
" Mas ! Aku malu kalau harus kasih ASI disini banyak orang " Ucap Aleyna sambil menarik Baju Adnan yang telah berganti dengan Jas putih khas dokter nya
" Ya mereka keluar dulu sayang. Aku juga ngga Rela kalau kamu memperlihatkan Payudara kamu " Ucap Adnan
" Tapi mas keluar juga ya . " Ucap Aleyna sambil tertawa
" Aku kan suami kamu sayang " Ucap Adnan sambil mengelus rambut Aleyna
" mas luka bekas operasi aja belum kering mas, Aku ngga mau kamu kepengen nanti " Ucap Aleyna dengan sangat polos
" Sayang mana mungkin, Kamu habis melahirkan . Tenang saja, aku bisa mengontrol diriku " Ucap Adnan dengan sangat tenang
Tak lama dr. Astri pun menyuruh keluarga mereka untuk keluar terlebih dahulu mengingat Aleyna harus memberikan ASI Eklusif nya untuk pertumbuhan bayi kembar nya itu, Aleyna hanya di Temani oleh dr Adnan selaku suami nya beserta dr Astri yang mengurus Aleyna.
" Baik Aleyna, Kamu harus memberikan ASI sesering mungkin untuk bayi Al dan El ya, Biar bagus untuk perkembangan nya " Ucap dr Astri .
" Baik dokter " Ucap Aleyna lalu menuruti nya
Pertama Aleyna memberikan Asi untuk Baby El yang sedari tadi tidak mau diam karena Baby El malah yang sering menangis mungkin karena Baby El adik dari Baby Al jadi dia lebih tidak mau diam dan cengeng kalau mamah venna bilang, Baby El sangat mirip dengan Aleyna sewaktu kecil . Ia menyukai keramaian sedangkan baby Al lebih terlihat sangat pendiam ia jarang menangis bahkan ia menangis kalau sedang laper saja, Sungguh dua watak yang berbeda, mungkin baby Al mirip dengan Adnan yang lebih kalem dan tenang sedangkan Aleyna memang tidak mau diam .
" Baby El jangan nangis terus sayang " Ucap Adnan sambil membelai lembut anak perempuan nya.
" Sabar El . mommy lagi kesakitan tau " Ucap Aleyna yang kerepotan menangani baby El yang terus histeris menangis
" Dasar,baby El Barbar " Ucap Aleyna ketika melihat Baby El yang tertidur usai di beri Asi oleh Aleyna
" mirip banget sama kamu, Giliran jagoan Daddy yang pengen Asi " Ucap Adnan sambil menggendong baby Al dan memberik nya ke Aleyna
" Baby Al kalau udah gede jagain Baby El yah, karena baby El perempuan . kalau perempuan itu wajib di jaga " Ucap Aleyna sambil memberi Asi kepada Al
" Siap mommy " Ucap Adnan sambil menirukan gaya bicara bayi
" Sekarang giliran Aku sayang yang di kasih Asi " Goda Adnan sambil menunjukan raut wajah manja nya
" ngga boleh, Udah basi Asi nya kalau buat kamu mas " Ucap Aleyna
" jadi ngga di bolehin ?" Ucap Adnan
" Puasa mas, selama 40 hari " Ucap Aleyna sambil tertawa
" kan di luaran banyak sayang " Ucap Adnan sambil tertawa
" Awas aja ! aku bunuh kamu nanti " Ancam Aleyna tatapan nya kian mematikan
" Bercanda sayang, Cukup Aku dan kamu serta dua bayi kembar kita aja jangan ada orang lain di antara Rumah tangga kita " Ucap Adnan sambil membelai lembut pucuk rambut Aleyna
" awas kalau kamu jajan di luar " Ancam Aleyna lagi
" ngga sayang . Mana mungkin " Ucap Adnan lagi .
Akhir nya kedua baby kembar pun tertidur dan Aleyna pun ikut tertidur sementara Adnan menjaga nya, untuk 3 hari ke depan Adnan izin untuk tidak bekerja dulu karena Aleyna di rawat selama tiga hari di Rumah Sakit.
Komen dan Like Guys .
agar author semangat