
Ketika hendak bangun dari Tidur nya, Aleyna merasakan mual dan kembung di perut nya, Sehingga ia tidak tahan untuk menahan nya, Segera ia bergegas menuju kamar mandi .
" Huekkkkk ... Huekkkkk "
Lagi dan lagi Aleyna mengeluarkan isi dalam perut nya, Ntah pagi ini ia sangat tidak enak badan, Apa karena telat makan ? Tidak .
Aleyna selalu makan tepat waktu ,Dan Aleyna tidak mempunyai Riwayat sakit magh . Atau jangan jangan Aleyna Hamil ? Karena ia telat datang bulan tapi Cuma 4 hari .
Pikiran Aleyna tidak karuan, Ia masih merasakan mual yang amat menusuk . Tetapi, Tidak keluar muntah sama sekali .
Adnan pun segera bergegas bangun, ketika ia memeluk istri nya, tetapi istri nya tidak ada . Ia mencari nya ke kamar mandi . Karena Ada suara bercikan Air di sana. Benar saja Aleyna sudah berada di sana .
" Kamu kenapa sayang ?" Ucap Adnan seraya mengelus rambut panjang Aleyna.
" Huekkk ... "
" Mas, Aku mual " Ucap Aleyna
" Kamu telat datang bulan nggak ? " Ucap Adnan sembari memperhatikan Aleyna
" Iya tapi cuma 4 hari doang " Ucap Aleyna lagi sambil menekukan wajah nya
" Jangan jangan kamu hamil ?" Ucap Adnan
Aleyna membulatkan kedua mata indah nya itu ketika mendengar kata hamil yang terucap dari mulut Adnan .
Apa benar Aku hamil ?
" Mas, Memang kalau hamil itu ciri ciri nya mual ? " Ucap Aleyna dengan sangat polos nya
" Iya sayang, Jadi kalau Hamil trimester pertama itu, Kamu bakalan mengalami Mual di pagi hari, Nama nya Morning sickness " Ucap dr. Adnan seraya mengajak istri nya itu duduk di kasur empuk milik nya.
" Yaudah mas, tolong periksa aku hamil apa nggak ?" Ucap Aleyna yang menyuruh Adnan untuk memeriksa nya
" Nanti kita pergi ke Dokter kandungan aja . Aku bukan dokter kandungan sayang " Ucap Adnan seraya mengelus rambut istri nya itu
" Apa beda nya, Kan sama sama dokter " Ucap Aleyna
" Beda sayang, Yaudah kita mandi dulu . Abis itu sarapan ya calon ibu dari anak ku " Ucap Adnan menggoda istri nya itu
" Iya Daddy Adnan " Ucap Aleyna dengan menggunakan nada anak kecil, Dan membuat Adnan semakin gemas .
Setelah selesai mandi, Aleyna dan suami nya pun turun ke bawah, untuk Sarapan pagi . Karena Bi Nani sudah Menghidangkan Roti Bakar kesukaan Aleyna , Namun dr. Adnan ikut menyukai Roti bakar Blueberry dan Segelas susu putih.
" Cie .. Sekarang suka Roti bakar " Ucap Aleyna yang meledek Suami nya itu, Padahal ia dulu tidak menyukai nya.
" Emang ngga boleh " Ucap Adnan sambil menyuap lapis demi lapis roti bakar
" Apa sih yang ngga boleh buat suami ku " Ucap Aleyna seraya menggoda suami nya
" Nah gitu dong " Ucap dr. Adnan sambil mengelus rambut Aleyna .
Setelah selesai Sarapan dr. Adnan membawa Aleyna ke Rumah sakit,Untuk mengcheck keadaan Istri nya, Karena Ia sendiri bukan Ahli dalam kandungan . Karena Akhir akhir ini Istri nya sering mengalami mual dan pusing, Bisa jadi Aleyna Hamil . Atau kekurangan darah, Atau kurang kasih sayang ?
Tentu, Tidak . Aleyna bahkan sangat di sayang oleh suami nya itu .
Setelah sampai di Rumah sakit, Tak henti nya Aleyna menggandeng tangan dr. Adnan sehingga menjadi pusat perhatian penjuru Rumah Sakit itu, Padahal mereka sudah biasa melihat Aleyna dan dr. Adnan bergandengan Tangan di Rumah sakit ini .
Tak lama kemudian, Mereka pun bertemu dengan dr. Fandy yang berpapasan dengan mereka .
" Kalau mau pacaran jangan di Rumah sakit " Ucap dr. Fandy
" Syirik aja . Makanya Nikah " Ucap Aleyna sambil meledek dr. Fandy yang sudah memerah wajah nya karena menahan kesal, Aleyna dan Adnan hanya tertawa
" Sialan " Ketus nya lalu meninggalkan mereka .
dr. Adnan pun memasuki Ruangan dr. kandungan yaitu dr. Edwin Sp.Og . Seorang Ahli kandungan , Nampak nya Adnan sudah mengenal dekat dr. Edwin, terbukti ketika mereka bertemu dr. Edwin pun nampak sangat Akrab dengan Adnan .
dr. Edwin mempersilahkan Aleyan untuk berbaring di kasur khas rumah sakit . Ada perasaan yang berbeda ketika berbaring di sini dengan di rumah, Jelas sangat berbeda . Menurut Aleyna Ranjang di rumah sakit lebih menyeramkan !!!
dr. Edwin menyuruh Aleyna untuk mengcheck urine nya menggunakan alat tes kehamilan, Yaitu tespeck . Ia langsung bergegas untuk mengecheck nya, akan tetapi, Ia ingin Adnan menemani nya untuk mengetahui hasil Tespeck itu karena ini pertama kali Aleyna menggunakan nya.
Setelah Alat tespeck itu di celupkan ke dalam Sample urin yang sudah Aleyna Ambil, Ia terkejut ketika Ada dua garis yang terlihat, Lantas ia langsung memberitahu Adnan
" Mas, Ada dua garis, Aku ngga ngerti " Ucap Aleyna seraya memperlihatkan hasil tespeck itu .
" Sini sayang " Ucap Adnan langsung mengambil alat tes kehamilan tersebut
dr. Adnan pun sudah tidak sabar menanti samg buah hati, Karena ia sudah sangat menginginkan nya . dr. Adnan pun memberi hasil tes kehamilan itu kepada dr. Edwin .
" Alat tes ini membuktikan bahwa Istri Anda memang hamil dr. Adnan " Ucap dr. edwin yang membuat Adnan semakin terkejut sementara Aleyna merasa bingung namun ia bersyukur karena telah di beri kepercayaan untuk hamil .
"Silahkan berbaring nyonya Adnan " Ucap nya dan Aleyna hanya menuruti saja .
sebelum memeriksa perut Aleyna, dengan sangat sopan dr. edwin memohon ijin kepada dr. Adnan karena menyentuh perut istri nya itu.
Setelah selesai di periksa, dr. Adnan dan Aleyna pun menunggu hasil nya, lalu dr. edwin datang dan memberi beberapa pertanyaan terhadap Aleyna
Aleyna bingung karena ia tidak pernah mengingat tanggal menstruasi nya . yang ia ingat hanya tanggal pernikahan nya saja
" Tanggal 27,di bulan lalu " ucap Adnan. Ia sangat mengingat karena di malam pertama itu Aleyna sedang menstruasi, Adnan begitu hebat . ia sendiri hafal akan tanggal menstruasi istri nya, sementara Aleyna malah melupakan tanggal penting tersebut .
" Iya dok, sekitar tanggal 26 27 " Ucap Aleyna merasa malu
" kemungkinan Aleyna hamil 3 minggu " Ucap dr. Edwin
" Selamat ya untuk dr. Adnan, semoga kehamilan istri nya lancar sampai melahirkan nanti " Ucap dr. Edwin sambil menjabat tangan dr. Adnan
" terimakasih dr. Edwin " Ucap dr. Adnan lalu bergegas pergi untuk mengambil vitamin untuk ibu hamil
Adnan memeluk istri nya dan sesekali mencium lembut kening istri nya itu, Ia bahagia karena bisa menanam benih cinta nya di Rahim milik Aleyna . Ia sangat bahagia karena sebentar lagi ia akan menjadi seorang Ayah .
Ia tak lupa mengucapkan rasa syukur terhadap tuhan karena telah memberi nya kepercayaan untuk memiliki seorang anak dari Rahim Aleyna.
" Sayang aku bahagia banget " Ucap dr. Adnan tak henti henti nya memeluk istri nya
" Akhir nya kamu akan menjadi calon Ayah dari anak kita nanti " Ucap Aleyna
Adnan pun mengelus perut Aleyna dengan sangat lembut
" Anak daddy, baik baik ya di Rahim momy Aley, nanti kalau sudah besar jangan nakal " Ucap Adnan sambil mengelus perut Aleyna
" iya daddy, Aku ngga nakal kok " Jawab Aleyna yang menirukan suara bayi yang lucu
" Kita harus memberi tahu Ayah dan bunda serta mamah venna dan papah Yudha " Ucap Adnan
" bagaimana kalau besok kita main ke rumah ku mas, Aku sudah merindukan mamah " ucap Aleyna
" Siap istri ku " Ucap Adnan dengan sangat sigap.
Aleyna hanya tertawa melihat tingkah suami nya itu, Ia tidak malu mempertunjukan keromantisan nya di depan umum .
Adnan memang sangat Romantis, Dan mungkin saja di luar sana banyak yang menginginkan Seorang Adnan, Tapi hanya Aleyna lah yang mampu membius hati dan perasaan Adnan .
Setelah mereka ingin beranjak pergi dari ruangan dr. Edwin, tiba tiba saja suster Dwi menghubungi jika dr. Adnan di panggil oleh pihak Rumah sakit. Karena mereka akan merencanakan Kerja di Luar kota . Yang sudah di rencanakan sekitar 3 bulan yang lalu .
Ada tiga kota yang harus mereka kunjungi dalam waktu seminggu Yaitu Bandung, Yogyakarta dan Bali . Termasuk dokter dokter yang lain yang mengikuti kerja sama Ikatan Antar Dokter di kota kota besar, ada pun yang mengikuti nya yaitu dr. Adnan, dr. Fandy . dr. Lastri dan dokter dokter yang lain nya.
Kegiatan itu Akan di laksanakan lusa nanti .
Mendengar berita tersebut, dr. Adnan sempat khawatir dengan keadaan Aleyna, mengingat ia baru mengetahui jika istri nya itu sedang hamil muda .
dr. Adnan merenung, ia masih memikirkan tentang ini, Ia tidak bisa meninggalkan istri nya itu, Aleyna sendiri tidak bisa ikut karena ini khusus Untuk Ikatan Dokter Seluruh indonesia . Ia juga belum berani membicarakan nya dengan Aleyna. Karena Melihat wajah nya saja dr. Adnan sudah tidak tega .
" Sayang " Ucap dr. Adnan ketika menghampiri istri nya yang sedang menonton Drama korea favorite nya
" kenapa mas " ucap nya sambil terus memperhatikan layar laptop di meja Adnan
" lusa nanti aku akan pergi ke luar kota " Ucap Adnan
Aleyna membulatkan mata indah nya itu .
" Aku ikut mas " Ucap nya
" Ngga bisa sayang . Ini sudah kontrak kerja . cuma seminggu kok "Ucap Adnan mendekap istri nya itu
" Yaudah deh Mas, Tapi kamu jangan macem macem ya mas " Ucap Aleyna
" Percaya sama aku sayang " Ucap Adnan memeluk dan mencium istri nya itu .
" Tapi mas, Seminggu itu lama " Ucap Aleyna lagi
" Tidak sayang, nanti Aku akan menyuruh mamah atau salah satu sahabat kamu untuk menemani mu "Ucap Adnan
" Aku takut kamu malah tergoda wanita lain, selain aku " Ucap Aleyna lagi
Wajar saja, wanita ketika hamil lebih banyak Emosi karena hormon nya sedang tidak stabil
" Tidak sayang memiliki istri yang cantik luar baisa seperti kamu saja . Aku bahagia, kenapa harus tergoda denga yang lain " Ucap Adnan seraya mengecup lembut bibir Aleyna
" Janji ya " Ucap Aleyna seraya menunjukkan jari kelingking nya.
" Janji " Sahut Adnan sambil melingkarkan jari kelingking nya dengan Jari Aleyna.
CIEEEEEE ....
Sebentar lagi Ada yang mau LdrðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Jangan lupa Gaezzz
Like dan Komentar nya 🤗
Author lagi semangat 💪💪💪