My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Penyesalan



Setelah kepulangan nya dari rumah Aleyna . Reyna berpikir sejenak tentang perkataan Aleyna yang menyinggung tentang keegoisan nya, Apa selama ini Reyna sangat Egois sampai tidak memikirkan dr. Fandy yang sedang di landa musibah karena Bunda Ratih sedang sakit parah . Aleyna benar kalau selama ini Reyna begitu Egois ia bahkan memikirkan diri nya sendiri, Harus nya Reyna memberi semangat kepada dr Fandy bukan menjauhi nya . Yang ada Reyna akan menjadi Beban tambahan untuk Fandy.


Ya tuhan ..


aku bingung dengan perasaan ku sendiri ..


Kalau menurut kata Hati Reyna. Ia memang harus pergi ke singapore untuk menjenguk Fandy dan Bunda Ratih Namun di sisi lain ia tidak mungkin pergi begitu saja sedangkan Status nya Reyna sekarang bukan lagi kekasih dr Fandy.


Manusia kutub itu memang selalu membuat perasaan Reyna amat bingung, Karena hampir setiap hari Reyna menghabiskan waktu nys untuk memikirkan manusia kutub itu , Bisa bisa nya dia menetap dalam pikiran dan hati Reyna sampai sekarang.


Tak lama Pintu Rumah Reyna pun ada yang memencet bel, Segera ia bergegas menuju Arah luar karena ia takut kalau Bunda Martha datang dengan Ayah tiri nya . Soalnya Asisten Rumah tangga Reyna sedang tidak berada di rumah .


Ketika Reyna membukakan pintu, Terlihat sosok Kak Rey dengan Nasya yang berdiri di depan pintu rumah nya. Reyna menghela nafas apa , Apa yang mereka akan lakukan di Rumah Reyna.


" Kak Rey kemana saja " Sahut Reyna sambil melipatkan kedua tangan nya


Kak Rey dan dr Nasya pun masuk dan duduk di ruang tamu Reyna seolah hafal dengan ruangan ini Tanpa di suruh pun Kak Rey sudah masuk ke dalam Rumah ini.


" Kak Rey jawab pertanyaan Aku ! Lagi. pula ngapain kak Rey ngajak dr Nasya ke rumah ku " Ucap Reyna dengan ketus melirik ke Arah dr Nasya


" Ada yang ingin Kak Rey sampaikan " Ucap Kak Rey dengan tatapan Serius tidak Seperti biasa nya . Seperi nya memang Ada hal yang ingin kak Rey sampaikan dan sangat penting .


" Tentang apa " Ucap Reyna lalu duduk di sofa nya


" Kak Rey dan Nasya akan menikah " Ucap Kak Rey


Sontak Reyna langsung membulatkan kedua bola mata nya .Jantung nya berdegup dengan kencang, Apa ia salah mendengar perkataan Kak Rey bahwa ia Akan menikahi Nasya .


Tidak ! Telinga Reyna masih normal dan terdengar jelas kalau kak Rey bilang ia akan menikah dengan dr Nasya. Drama Apa lagi yang di perbuat dua pasangan ini, Bukan kah dr Nasya ingin di jodohkan dan akan menikah dengan dr Fandy ! mengapa sekarang, Kak Rey nekat ingin menikahi dr Nasya . Apa kak Rey sudah amnesia, Bahkan aku sendiri yang mengatakan kalau dr Nasya akan di Jodohkan dengan dr Fandy . Apa ini semua drama yang di perbuat oleh Kak Rey agar Rencana perjodohan dr Fandy dan dr Nasya gagal . Sangat bodoh Reyna tidak bisa menerima hal konyol seperti ini .


" Kak Rey jangan bercanda deh . Ngga lucu tahu ! Lagi pula kan dr Nasya sudah di jodohkan dengan dr fandy " Ucap Reyna sambil tertawa


" Kak Rey serius "Ucap Kak Rey tanpa senyum yang terlintas di bibir nya .


bahkan dr Nasya pun hanya menundukkan kepala nya saja . Ada apa dengan mereka. mengapa mereka menatap Reyna seolah adalah musuh nya.


" Sebenarnya Ada apa sih kak . Bukan kah dr Nasya akan menikah dengan dr Fandy ?" Ucap Heran Reyna


" Kak Rey khilaf telah memperkosa dr nasya dalam keadaan mabuk " Ucap Kak Rey


.


sontak Reyna begitu terkejut dan Jantung nya seketika ingin berhenti berdetak .


Ia tidak salah mendengar perkataan Kak Rey . Sungguh di luar nalar Reyna . Mengapa kak Rey bisa sebajingan itu


Plakk ...


Tamparan keras yang Reyna berikan Untuk Kak Rey. Ia benar benar kecewa dengan sikap kak Rey yang seperti itu, mengapa ia bisa mabuk berat bukan kah kak Rey sendiri yang melarang Reyna untuk mabuk mengapa ia malah melakukan nya.


sementara Nasya hanya menundukkan kepala dan menangis .


" Kak Rey bukan cowok baik baik yang kamu kenal bahkan kak Rey sendiri tidak bisa menyimpan semua masalah kak Rey . Kak Rey benar benar mencintai Nasya " Ucap Kak Rey


" Aku Kecewa sama kak Rey ! " Bentak Reyna


" Reyna ini semua salah aku, Aku yang menyebabkan semua masalah di Hidup kamu . kalau saja aku tidak ada di dunia ini, Mungkin Aku tidak akan menyusahkan kamu Reyna " Ucap lembut dr Nasya sambil terisak


Reyna tidak tega melihat dr Nasya yang menangis, Ia merasa Ada di posisi nya sekarang . Reyna memang bahagia kalau Kak Rey menikah dengan dr Nasya karena ia mempunyai peluang untuk memiliki dr Fandy lagi namun Ada rasa kecewa yang amat dalam ketika orang yang ia sayangi berbuat hal yang tidak wajar .


Reyna langsung memeluk dr Nasya dengan sangat erat dan memberi nya kekuatan menghadapi semua masalah ini


" jangan berkata seperti itu dr Nasya. Aku tahu ini semua adalah Cobaan terberat kalian dan aku harap kalian bisa melewati nya " Ucap Reyna lalu melepaskan pelukan nya


" Kau dan dr Fandy memang berjodoh, dan mungkin ini cara tuhan untuk menyatukan kalian " Ucap Nasya


" Aku menyerahkan Semua kepada yang maha kuasa . Walaupun aku berusaha sekeras mungkin kalau dia bukan jodoh ku percuma " Ucap Reyna sambil tersenyum


" Kak Rey .. Aku tahu ini kesalahan terbesar ke Rey . Aku yakin kak Rey dan dr Nasya bisa melewati semua cobaan ini " Ucap Reyna begitu dewasa .


Tak lama Kak Rey pun menceritakan semua kejadian semalam yang membuat Kak Rey begitu kalut sampai ia mabuk berat dan tanpa sadar telah meniduri Nasya.


Mungkin ini penyesalan yang amat dalam namun Reyna hanya bisa berdoa semoga mereka bisa menemukan titik terang dalam semua masalah yang mereka hadapi .


*


*


Setelah berpikir panjang dan mendengar sebutir kekecewaan, Reyna pun menyatakan keinginan nya untuk pergi ke Singapore untuk menjenguk bunda Ratih, ntah Ada rasa Rindu yang mendalam setelah Ia tahu kalau dr Nasya akan menikah dengan Kak Rey .Mungkin ini cara tuhan untuk menyatukan Mereka bersama lagi .


Karena apa yang di katakan Aleyna memang benar yang Fandy butuhkan sekarang adalah semangatdsri Reyna .


Sontak ia langsung menghubungi Nomor Aleyna untuk menyetujui permintaan nya menjenguk Bunda Ratih ke singapore karena Adnan sudah membeli tiga tiket untuk dirinya dan Daniel beserta Reyna . Karena Reyna lah yang mampu membuat Fandy tetap tegar menerima semua ini .


Setelah menelpon Aleyna , Reyna pun segera bergegas mengambil mini Koper yang sudah tersedia di atas lemari nya ia membereskan Semua pakaian yang akan ia bawa selama dua hari di singapore . ia tidak terlalu membawa banyak pakaian . ia hanya membawa beberapa saja karena waktu nya hanya dua hari saja tidak lebih mengingat Reyna kuliah ia tidak bisa berlama lama libur .


Reyna menatap Foto dr Fandy yang terpampang jelas di Handphone nya, Ia menyisakan satu foto dr Fandy dengan menggunakan Jas Khas dokter nya. Ia begitu manis dan menggemaskan membuat Reyna semakin Rindu karena sudah hampir sebulan ia tidak bertemu dengan Fandy, Terakhir ia ketemu waktu itu Fandy menarik tangan Reyna dan meminta Reyna untuk kembali dengan nya, Namun waktu itu Reyna masih kesal dengan sikap Fandy . Sekarang kekesalan itu berubah menjadi rasa rindu. Ya kali ini Reyna yang harus berjuang untuk Fandy . karena ia yakin, Fandy pun masih menyimpan rasa dengan Reyna . Apapun itu, Reyna akan berusaha meski akhir nya Fandy bukan jodoh Reyna pun ia tidak Akan menyesal pernah mengenal dr Fandy apalagi ketika ia menyatakan cinta nya kepada Reyna.


Meskipun Reyna tahu, Cinta itu tak mudah bahkan banyak rintangan di masa depan, Namun Reyna tidak ingin kalah dengan semua rintangan. Dan Reyna belajar dari pengalaman pahit yang ia rasakan ketika bersama Dimas , Namun disisi lain, Ada satu hal yang Membuat Reyna harus berjuang untuk Fandy .


Yaitu sisi ketulusan hati.


"aku tahu mengejar cinta mu memang sulit dan aku tahu, Ketulusan cinta mu mampu membuatku bertahan sampai detik ini "


Sepi banget sih? kalian masih setia kan bava Novel ini 😁