
Elea terbangun di pagi hari, ia melihat di sebelahnya bahkan tidak ada Momy, mungkin saja Momy sudah bangun terlebih dahulu, karena momy tidak biasa bangun siang.
Elea bergegas masuk ke kamar mandi, tapi tidak mandi, sudah terbiasa Elea tidak pernah mandi pagi walau bangun pukul 08.34 wib, ia cuci muka dan menggosok gigi saja.
Setelah selesai Elea turun ke bawah untuk sarapan, dan ia melihat Daddy dan juga Momy sedang berbincang lewat video call, Elea sudah bisa menebak kalau Momy dan juga Daddy sedang video call dengan Alvin, katanya sih akhir bulan ini, Alvin sidang kelulusan, ia sudah mendapatkan gelar kedokteran. Sementara Elea baru saja mau masuk kuliah.
" sayang, kak alvin ingin bicara denganmu!" ucap momy, sementara Elea sibuk menyantap makanan, ntah ia begitu lapar.
Aleyna memberikan sambungan video kepada Elea, karena Alvin meminta momy untuk memberikan ponsel nya kepada Elea.
Elea meraih telepon , ia meletakan telepon itu di dekat gelas minum nya. sambil sesekali menyantap makanan.
" Ada apa!" ucap Elea sambil menyuap nasi goreng buatan bibi.
" Jelek banget sih el, yaampun!" ucap Alvin sembari meledek Elea, sudah terbiasa keduanya saling mencaci.
" Tinggi banget kayak jerapah!" ucap Elea sembari meledek Alvin yang sedang berdiri mengamb headshet.
" Gimana, kamu mau ikut ke sidang kelulusan kakak!" ucap Alvin
" Males!" ucap Elea sembari menyuap nasi goreng lagi dan sesekali minum dan sendawa, membuat Alvin begitu merindukan kembarannya itu.
" dasar tukang makan! kalau tidak datang pasti kamu bakalan menyesal!" ucap Alvin
" lebih menyesal lagi kalau aku datang ke sana , dan melihat Rang...!" elea tidak melanjutkan ucapannya, ia menelan lagi ucapan nya.
" Rangga maksud kamu! kebetulan dia sudah mempunyai pengganti kamu!" ucap Alvin sembari tertawa.
" Aku tidak perduli, lagi pula aku juga sudah punya pengganti Rangga!" ucap Elea dengan penuh kekesalan.
" Ciyee.... siapa tuh!" ucap Alvin yang penasaran.
" Nanti aku akan mengajak dia ke Sidney, dan mengenalkan nya denganmu!"
" aku menunggu nya, jangan sampai pacar kamu di bawah level!"
" Tapi kamu juga harus mengenalkan siapa pacar kamu kak!"
"aku tidak memiliki nya, Oh iya bagaimana kabar Kiara?" ucap Alvin yang ingin mencari tahu tentang keadaan Kiara.
" Aku sempat bertemu dua bulan lalu, tapi Kiara sudah mempunyai pacar baru!"
" kalau begitu, sampaikan salam aku kepada Kiara, kamu jaga diri baik-baik, aku sebentar lagi pulang! kalau begitu aku tutup telpon nya yah. "
" Baik kak!"
Elea menutup telepon nya, tapi ia mengakhiri makan nya, apalagi setelah mendengar kabar kalau Rangga sudah memiliki kekasih baru, Elea semakin penasaran dengan wanita pengganti dirinya di hati Rangga.
" Pasti cewek nya jelek, dekil , bahkan tidak baik, di bandingkan aku!" ucap Elea yang terdengar oleh Aleyna.
" Cewek siapa hayoo!" ucap Aleyna yang mengejutkan Elea.
" Nggak Mom! " ucap Elea yang segera bergegas pergi.
Elea kembali membuka akun sosial media nya yang sempat ia tutup bahkan ia sudah memblokir nomor Rangga dna juga akun sosial Rangga. Elea ingin mencari tahu cewek yang dekat dengan Rangga, ia begitu penasaran.
" kenapa sih! Rangga mudah sekali mencari pengganti ku!"
Tiba-tiba saja Saka menelpon Elea karena sudah ada janji dengan Elea kebetulan hari ini Elea akan mendaftarkan diri di kampus Saka.
dan hari ini Elea akan memverifikasi data diri dan juga jurusan yang akan ia pilih nanti.
" Halo Saka!"
" Aku mandi dulu!" ucap Elea sambil berteriak.
Saka hanya tersenyum dan mengangguk saja.
Setelah menunggu satu jam lama nya, Akhirnya Elea turun dari kamar dengan wangi yang semerbak, dan wangi parfum Elea membuat Saka terbangun dari tidurnya, Saka sampai tertidur di ruang tamu karena menunggu Elea berjam jam.
" maaf lama!" ucap Elea
" sudah biasa!" jawab Saka langsung berjalan ke arah mobil.
" File data kamu sudah ada semua?" ucap Saka
" Ada dong, kan aku sudah mempersiapkan nya dari dua hari yang lalu, karena aku yakin!" ucap Elea sembari tersenyum dan menatap Saka , Saka sembari mengendara mobil , Elea terus menatap Saka tidak seperti biasanya.
Tatapan Elea penuh dengan tanda tanya sampai membuat Saka salah tingkah.
" kenapa sih hari ini kamu aneh banget!" ucap Saka begitu heran.
" Emang apa yang aneh?" ucap Elea
" kenapa kamu terus menatap ku, apa ada belek di mataku?" ucap Saka sembari tersenyum.
" Kalau boleh aku ingin meminta satu permintaan, tapi aku mohon kamu mau menyetujui nya!" ucap Elea sembari menatap Saka.
" Sebutkan apa permintaan kamu!" ucap Saka
Elea menghela nafas, ia sudah siap mengatakan nya.
" kamu mau nggak jadi pacar aku?" ucap Elea sampai membuat Saka begitu terkejut, ia bahkan menekan rem mendadak, mobil Saka berhenti mendadak, jantung nya berdegup dengan sangat kencang. ia menatap Elea.
" Maksud aku jadi pacar bohongan!" ucap Elea yang membuat Saka begitu kecewa.
Saka menghela nafas , ia kembali melanjutkan mengendarai mobil , matanya tertuju ke arah depan, bahkan ia tidak menatap Elea.
" Saka, kamu mau kan?" ucap Elea.
" untuk apa elea, apa yang akan kamu lakukan!" ucap nya.
Elea menceritakan semua tentang rencananya yang akan menghadiri acara kelulusan Alvin, dan ia menceritakan tentang Rangga yang sudah mempunyai kekasih baru, Elea tidak mau kalah bahkan ia meminta Saka untuk menjadi kekasih bohongan meski sangat sulit, karena Saka memang mencintai Elea.
" kamu mau kan jadi pacar bohongan aku?" ucap Elea sambil menatap saka.
" kamu tidak takut jatuh cinta beneran kepadaku?" ucap Saka sembari tertawa.
" Hahaha, nggak akan mungkin! lagi pula kamu tidak akan menyukai aku kan? aku cewek rese, menyebalkan, manja bukan tipe kamu kan?" ucap Elea.
" kalau gitu, ada perjanjian nya!" ucap Saka
" Apa perjanjian nya?"
" kamu tidak boleh memegang aku, bahkan overprotektif !" ucap Saka.
" Yaelah, tenang saja di jamin aku orang nya selow!"
Akhirnya dengan berat hati, Saka menyetujui keinginan Elea bahkan dengan ini, Saka malah semakin tidak bisa untuk tidak mencintai Elea.
" Andai kamu tahu, aku ingin menjadi kekasihmu seutuhnya bukan hanya sementara, bahkan bohongan saja, aku mencintai kamu Elea"
Sabar Mas Saka Sabar, kan jatuh cinta itu nggak semudah memutar telapak tangan, Iya nggak Mas .....
Hehehhe. ..