
Setelah selesai berdansa, mereka pun duduk di tepi pantai sambil menikmati angin sepoi sepoi dengan seorang kekasih .
" Sayang ada yang ingin aku katakan " Ucap Adnan mulai serius lalu sambil menggenggam kedua tangan aleyna .
" Katakan sayang " Ucap aleyna
" Setelah menikah nanti, mungkin aku akan sering pergi ke luar kota untuk mengunjungi kota kota kecil " Ucap Adnan
" Jadi kamu mau ninggalin aku terus Mas ?" Ucap Aleyna
sambil menghela nafas.
" Setelah menikah sayang, makanya aku ingin pernikahan kita di percepat sayang " Ucap adnan
" Tapi, untuk apa . jika kamu pergi meninggalkan aku, Aku belum siap kehilangan kamu mas " Ucap Aleyna
" Baru rencana sayang, Kan masih lama juga . Karena ada undangan dari sana " Ucap adnan
" Tetep aja lama sayang, Aku beneran ngga mau jauh jauh dari kamu. aku harus ikut kemana pun kamu pergi " Ucap aleyna
" Jadi kamu mau jadi bodyguard aku " Goda adnan
" Mas nyebelin ih, bisa bisa nya becanda . aku serius " Ucap Aleyna
" Aku sudah bilang sama ayah, Kalau nikah nya setelah kamu selesai Ujian " Ucap Adnan
" aku Ujian bulan depan loh mas " Ucap Aleyna sedikit terkejut
" berarti sebulan lagi kamu akan jadi istri aku " Ucap Adnan
" Aku malah ngga sabar jadi istri kamu, dan jadi Ibu dari anak anak kita nanti . Kamu mau punya anak berapa mas " Ucap Aleyna
" Aku 10 deh " Ucap adnan
" Hah ? 10 ? emang aku sekuat itu mas ? " Ucap aleyna terkejut
" makanya kamu harus kuat, Aku ngga akan berhenti main " ucap adnan sedikit menggoda
" Main apa mas ? " Ucap aleyna polos
" Ya mainin kamu di kamar " Ucap nakal adnan langsung kena pukulan manja aleyna
" ah mas, Nyebelin banget " Ucap Aleyna malu .
Adnan hanya tertawa melihat tingkah gemas kekasih nya itu .
****
Sekitar pukul 23.13 wib . Aleyna pun sudah sampai di rumah
untung kedua sahabat nya sudah tertidur pulas . ia langsung membersihkan tubuh nya ke kamar mandi, Ntah malam ini aleyna di buat sebaper ini sama dokter adnan . Setelah membersihkan badan nya dari kamar mandi, kedua sahabat aleyna sudah siap menginterogasi Aleyna dengan tatapan penuh tanya . Ternyata kedua sahabat nya hanya pura pura tidur, untuk memastikan kedatangan aleyna
" Kamu diapain ley sama Dr. Adnan, Kok baru pulang ? " Ucap susan
" jangan jangan kamu di ajak ke hotel ?" Ucap Reyna
" kalian tuh Omes ( otak mesum ) " Ucap aleyna sambil mengeringkan rambut nya
" Jadi sejak kapan kamu tertutup gini sama kita ley " Ucap susan
" kita ini sahabat kamu ley " Ucap Reyna
kemudian aleyna pun duduk diapit oleh mereka berdua lalu menceritakan kejadian tadi, yang tidak akan terlupakan oleh Aleyna, kejadian yang sangat romantis bersama kekasih nya itu .
" Euhhh .. romantis banget sih dr. adnan " Ucap reyna
" Kok aku baper sih denger cerita kamu ley ? " Ucap susan
" Dr. adnan juga bilang, kalau kami akan menikah setelah aku selesai ujian " Ucap Aleyna
" Loh sebulan lagi dong " Ucap Reyna
" Iya sebulan lagi " timpal aleyna
" Aku ngga nyangka banget, preman aku bisa nikah secepat ini " Ucap Reyna langsung memeluk sahabat nya itu .
" Tunggu Ley, Kok bibir kamu agak agak bengkak sih " Ucap susan
" masa sih " Ucap aleyna langsung mengambil cermin untuk memastikan
" Jangan jangan kamu habis ciuman ? " Ucap Reyna
"emang kenapa kalau ciuman ? toh sama pacar sendiri " Ucap Aleyna
reyna dan susan pun mentertawakan Aleyna yang sibuk memandangi cermin .
" Kalian tahu nggak, Kalau ada pasien Dr. adnan namanya Angela, dia mengidap penyakit kanker usus, dan Dia ingin makan kalau dokter adnan yang menyuapi dan dia mau dokter adnan untuk tetap menemani nya selama dia di sana " Ucap aleyna
" Kalau menurut aku sih abaikan aja ley, toh dia cuma pasien ngga lebih dari kamu . Jelas jelas Dokter adnan sudah serius dan mengajak mu nikah lebih cepet " ucap susan
" Tapi aku penasaran deh sama pasien dokter adnan itu, Kayak nya dia suka deh sama Dr. adnan , soalnya sikap nya berlebihan sebagai pasien " Ucap reyna
" Iya tapi kamu jangan acuh juga ley, Angela itu sedang mencari perhatian calon suami kamu , Pelakor sekarang lebih laknat dari sambel setan " Ucap Reyna
" Kenapa ngga ke rumah sakit aja besok ley " Ucap Susan
" Gimana ya, Aku ijin sama dr. adnan dulu deh, ngga enak " Ucap aleyna
" mana nih Aleyna yang dulu, yang tidak pernah takut sama siapapun " Ucap reyna
" Reyna benar, Mana aleyna yang dulu yang tidak pernah segan dengan apa yang ia lakukan " Ucap susan
" Kita tidur aja yuk, aku ngantuk . Cape juga " Ucap Aleyna yang membaringkan badan nya .
" Yaudah ayo kita tidur " Ucap reyna dan susan
**********
Setelah selesai Operasi angela sudah siuman, namun tubuhnya masih lemas belum terlalu kuat untuk berjalan , ia masih merasakan sedikit sakit di perut nya. Lalu dokter adnan pun mengcheck keadaan Angela .
" Dr. Hari ini aku bersyukur, karena ketika aku membuka mata, kamu sudah ada di depan ku " Ucap Angela menggenggam tangan dokter adnan
" Kamu harus sembuh ya " Ucap dr. adnan
" Dr. adnan janji setelah aku sembuh, akan terus ada di sisi aku kan ? " Ucap Angela
Dr. Adnan melepaskan genggaman tangan Angela , ia merasa risih dengan perkataan Angela, namun Dr. adnan tidak ingin membuat angela drop lagi karena perkataan nya yang tidak mengenakan .
" Kamu makan dulu ya, ada ibu mu yang menemani , Saya ada tugas lain " Ucap dr. Adnan
lalu angela menarik tangan Dr. adnan, ia masih tidak mau makan jika bukan dr adnan yang menyuapi, akhir nya Dr. adnan menurut saja . Padahal ia janji akan bertemu dengan Aleyna kekasih nya . Aleyna akan mengunjungi Dr. adnan dan membawa makan siang untuk kekasih nya itu, setelah suster dwi memberi tahu keberadaan dokter adnan, ada di ruangan angela . Tiba tiba saja seseorang membuka pintu ketika dokter adna sedang menyuapi angela .
" Kamu semangat dong makan nya " Ucap Adnan
" permisi dokter Adnan " Ucap Aleyna sedikit terkejut, ketika melihat kekasih nya sedang menyuapi wanita lain, ingin rasanya ia menarik wanita itu lalu menyeret nya ke jalan . biar dia tahu rasanya melihat orang yang di sayang bermesraan dengan orang lain, Namun Aleyna pun tidak ingin membuat Wanita itu mati di tempat karena Aleyna tahu wanita itu Selesai di operasi .
" Aleyna " Ucap dokter adnan lalu menyambut keadatangan nya.
" kamu siapa ? " Ucap angela
" Aku salah satu pasien dokter adnan " Ucap Aleyna berbohong.
" Ada apa kamu ke sini " Ucap Angela sensi
" aduh pak dokter , Jantung sama kepala aku nyut nyutan banget nih . aku ngga kuat " Ucap Aleyna yang sedang berbohong untuk menyeret dr adnan keluar dari ruangan wanita ini
" Sakit dokter, kayak nya aku ga kuat jalan juga dr " Ucap aleyna sambil memegang kepala nya .
" Alesan aja itu dr. adnan, bukti nya dia kuat jalan ke ruangan ini " Ucap Angela menatap sinis aleyna
" Maaf saya harus mengurusi pasien saya yang lain angela, saya akan memanggilkan ibu mu " Ucap Adnan lalu menggandeng Aleyna pergi dari ruangan yang panas seperti api, padahal pakai Ac .
" Cari perhatian banget sih itu cewek, kalau ngga sakit udah aku seret ke jalanan " celoteh Aleyna .
" Udah sayang, kita keruangan aku yuk " Ajak dr adnan .
" Kok kamu tahan sama sikap nenek lampir itu . Manja banget " Ucap Aleyna masih marah marah
" aku akan jelaskan ke angela, di saat dia sudah benar benar sembuh " Ucap Adnan dengan tenang.
" Iya deh iya " ucap aleyna kesal
" Kamu mana yang pusing sayang, kata nya kamu pusing, sini aku periksa " Ucap dr. Adnan khawatir
" Aku Bohong mas, Biar kamu bisa keluar dari ruangan itu " Ucap aleyna sambil tertawa
Dr. Adnan menghela nafas
" Kamu pinter bohong sekarang ya ? aku khawatir juga. belajar dari siapa hah " Ucap Dr. Adnan sambil menjewer manja telinga aleyna
" Habis aku ngga suka liat nya mas, Kalau ngga inget dia lagi sakit mah , udah aku seret ke jalanan dari tadi juga " Ucap Aleyna kesel
" kalau cemburu gini tambah cantik, aku tambah sayang " Ucap dr. adnan sambil memeluk Aleyna
" Mas , ini di rumah sakit loh " Ucap Aleyna
" Biarin, Ngga akan ada yang ganggu " Ucap Dr. adnan
" Mas aku bawain masakan kesukaan kamu, Ayam kecap mas . tapi mamah yang masak, bukan aku " Ucap Aleyna
" mana sayang, aku laper nih . suapin dong " Ucap manja dr. Adnan
" Kamu cuci tangan dulu, tangan kamu kotor tuh, najis lagi abis di sentuh cewek lain selain aku " Ucap aleyna
" Iya bawel " Ucap nya .
MAU DI PERIKSA NGGA SAMA BABANG DOKTER ?
**