
SIAPKAN TISU GUYS :(
****** Selamat Membaca ************
Sekitar pukul 11.00 wib, dr. Adnan dan yang lain sudah sampai, Ketika hendak menghubungi Aleyna sinyal di kota terpencil pun sangat sulit di dapatkan, Terpaksa ia harus menahan keinginan nya, Mereka sampai di Salah satu Desa Timuhun bali, Tempat pertama yang mereka kunjungi, Namun Mereka beristirahat di salah satu Rumah yang khusus di Tempati oleh Dokter .
Setelah beristirahat, mereka pun melakukan kunjungan ke Desa Timuhun, dengan Diantar oleh Kepala Desa, beserta warga lain. Para dokter itu, melakukan Kegiatan pertama nya Yaitu Memberi pengobatan Gratis kepada Warga Desa Timuhun, Bali . Sudah banyak Antrian dari Kantor Balai Desa Timuhun, Yang di Jadikan tempat pengobatan Gratis . Dan Resep dari Dokter juga gratis untuk warga desa Timuhun.
Warga desa Timuhun pun Sangat antusias, mengingat kedatangan Dokter Tampan seperti Adnan dan Afandy, Mereka memang mempunyai banyak Kharisma . Dan mereka pun banyakmendapatkan Pasien wanita yang lebih muda .
Terlihat di salah satu barisan, Ada seseorang yang selalu memperhatikan dr. Adnan, dia adalah Irene. Ia memang warga Asli desa Timuhun, Irene dengan senyum nakal nya menghampiri dr. Adnan yang tengah memeriksa pasien lain . Tiba tiba saja ia menabrak tubuh kekar dr. Adnan
" Maaf dok, Aku benar benar pusing " Ucap Irene
" Kamu duduk dulu di sini " Ucap dr. Adnan seraya memberikan Air mineral untuk Irene
" Dunia memang sempit ya dok, Dimana ada aku, ada dokter juga " Ucap Irene sambil tersenyum
" Kenapa kamu bisa ada di sini " Ucap dr. Adnan yang merasa Heran
" Karena Rumah ku di sini dok" Ucap nya singkat, Tiba tiba saja tubuh Irene terjatuh ke pelukan dr. Adnan .
Apa irene benar benar Pingsan ?
Ia langsung menggendong Irene ke Tempat peristirahatan, Di Balai Desa .
dr. Fandy pun memperhatikan gerak gerik dr. Adnan dan Irene .
" Kamu hati hati sama wanita itu, Aku rasa dia sudah gila " Bisik dr. Fandy
" aku hanya menolong nya " ucap dr. Adnan
" Ingat, Istri mu di Rumah " Ucap Fandy lagi
" Aku selalu mengingat nya " Ucap dr. Adnan
dr. Adnan pun langsung mengingat Aleyna, Ia sangat merindukan istri nya itu . Mungkin Aleyna sedang cemas menunggu Kabar dari Nya, Apa boleh buat. Ia pun menelpon Aleyna lewat Telepon kabel dari Balai Desa .
Handphone Aleyna pun tertinggal di Kamar nya ketika dr. Adnan sedang menelpon, Mungkin Aleyna sedang tidur . Biarkan Saja , Aleyna beristirahat .
" Aku merindukan mu,istri kecilku.Semoga kamu baik baik Saja " Batin dr. adnan
Irene pun terbangun, Dan mencari keberadaan dr. Adnan, dengan kepala yang masih di bungkus oleh perban, Ia pun melangkahkan kaki nya .
" dr. Adnan, Saya boleh minta Tolong " Ucap Irene
" Bantuan apa ? " jawab nya .
" Bisa Antarkan aku pulang ? Karena aku tidak kuat Jalan . Aku benar benar Tidak kuat " Ucap Irene
Adnan sempat Ragu karena pikiran nya masih tertuju dengan Aleyna.
Lalu ia pun menurut kan keinginan Irene untuk mengantar Irene pulang ke Rumah nya .
dengan menggunakan sepeda motor . karena hanya ada sepeda motor di Balai desa ini .
Tak henti nya Irene memandang wajah Tampan dr. Adnan, Ia sangat menyukai Adnan .
Irene pun memberi Arahan kepada Adnan, di karenakan Adnan tidak cukup mengetahui desa ini .
Setelah 20 menit, akhir nya mereka pun sampai di Rumah yang tidak terlalu besar, namun nampak sepi . Tidak ada penghuni nya sama sekali . Irene pun mengajak dr. Adnan untuk masuk ke Rumah itu, Karena irene tidak kuat untuk Berjalan, Adnan pun menuntut Irene sampai di Kamar milik Irene .
Adnan pun duduk, Di kursi ruang Tamy milik Irene, Karena ia rasa rumah ini Cukup sepi seperti tidak ada penghuni nya .
" Silahkan duduk dok, nanti Saya ambilkan minum " Ucap Irene .
" Tidak usah,Saya cuma ingin Numpang ke Toilet " Ucap dr. Adnan
"Silahkan Toilet Ada disebelah belakang " Ucap Irene
dr. Adnan sendiri memang berhenti karena tidak kuat menahan buang air kecil, kemudian ia pun masuk ke dalam Toilet.
" Ini kesempatan Aku, untuk menjebak dokter tampan itu " Batin Irene
ia langsung bergegas mengunci semua Pintu, Dan Irene pun masuk ke dalam kamar nya, Ia langsung melepaskan pakaian yang ia kenakan. Kini Hanya tersisa Celana dalam dan Bra saja . Ia terlihat sangat seksi dengan lekuk tubuh nya. Siapapun yang melihat keindahan Tubuh Irene pasti akan terpesona .
" aku yakin kamu menyukai ku " Ucap Irene
Tak lama dr. Adnan pun keluar dari dalam Toilet, Ia mencari keberadaan Irene. Ia memang ingin kembali ke Balai Desa,Karena Sudah malam .
Namun, Ketika dr. Adnan hendak mencari Irene, Terdengar suara teriakan minta Tolong dari Irene, Ia langsung menuju kamar Irene . Ketika sampai di kamar Irene . dr. Adnan terkejut melihat Irene yang setengah telanjang .
" Tolong aku " Ucap Irene yang pura pura sakit
dr. Adnan nggan untuk mendekati, ia menjauh dari Irene . Irene pun mendekati dr. Adnan dengan sangat menggoda .
" Apa yang kamu lakukan Irene " Ucap dr. Adnan
Irene mendekati dr. Adnan, Ia menggoda adnan agar adnan bisa membelai dan menghabiskan malam ini bersama nya .
Ia pun mulai membuka Celana dalam berwarna merah milik nya, Dan menarik Tubuh dr. Adnan agar bisa bermain dengan nya.
" Aku mencintai mu dokter . Aku sangat mencintai mu " Ucap Irene begitu nakal
Adnan pun lelaki normal, Siapa yang tidak tergoda, Namun dalam hati nya hanyalah Aleyna . Ia tidak ingin menghianati Istri nya itu
Irene semakin Liar, Ia menarik Tubuh Adnan . Ia benar benar ingin dokter Adnan menjadi milik nya
ia pun mencium bibir Adnan .
plakkkkkk ....
Tamparan kejam yang Adnan berikan di pipi Irene. dan membuat Irene merasakan sakit
ia mendorong tubuh Irene menjauh dari dirinya
" Maksud kamu apa Irene ! Saya sama sekali Tidak tergoda . Yang saya cintai Hanya Istri Saya " ucap dr. Adnan
" Keterlaluan " Batin Irene, Ia benar benar sakut hati atas perlakuan dr. Adnan
" Kamu sangat Gila. Benar benar Gila " Ucap dr. Adnan lalu bergegas mengambil kunci itu dari Irene dan ia langsung bergegas pergi.
meninggalkan Rumah Irene . Kalau saja ia tidak sadar, Maka ia akan menjadi pria terbodoh di bumi ini .
" Aleyna maafkan Aku, Kalau Sampai aku tergoda dengan wanita gila itu, Aku benar benar lelaki yang paling bodoh " Batin dr. Adnan
Sementara di penginapan, dr. Fandy pun mencari keberadaan dr. Adnan. karena sedari tadi Pak Raden menelpon nya. Dan memberitahu jika Aleyna masuk Rumah sakit Karena mendengar berita Kecelakaan . Sudah berapa kali, Fandy menghubungi Nomor Adnan, tapi Sangat susah .
" Halo dr. Fandy . Kalian baik baik saja kan ?" Ucap Aleyna dalam sambungan Telpon
" Kami baik baik Saja " Ucap Fandy
" Suami ku kemana dr. Fandy ? kenapa tidak menghubungi ku " Ucap Aleyna
" mana mungkin aku mengatakan kalau Adnan sedang mengantar Pasien wanita pulang ke rumah nya, Bisa jadi Aleyna semakin drop" Batin dr. Fandy, Ia enggan mengatakan nya
" Eeum disini memang jaringan nya Tidak ada kalau siang hari, kalau malam hari baru lancar, Adnan lagi beli makan " Ucap dr. Fandy yang membohongi Aleyna, Padahal mereka mendapatkan makan tanpa harus membeli
" Yasudah nanti kalau dia sudah pulang, Tolong kabari Aku " Ucap Aleyna ia langsung menutup telephone nya.
Aleyna benar benar sangat lega ketika ia mengetahui kalau suami nya baik baik saja . Namun, Pikiran dan perasaan Aleyna masih Tidak stabil. Ada hal mengganjal dalam hati nya, yang ia sendiri tidak mengetahui nya .
Ia berharap Adnan akan selalu setia menjaga hati dan Cinta nya .
Karena kesetiaan itu Mahal harga nya . Yang Aleyna hanya ingin lakukan sekarang adalah Berdoa .
" Adnan baik baik aja mah , Bun " Ucap Aleyna
" kamu jangan terlalu terpengaruh dengan berita di televisi, yang kamu sendiri belum tau inti berita tersebut sayang " Ucap Pak Raden
" Iya Ayah. Aleyna terlalu mikirin mas Adnan " Ucap Aleyna
" Sekarang kamu jangan terlalu banyak pikiran sayang, Berdoa agar Adnan baik baik aja di sana " Ucap mamah Venna
" Baru di tinggal sehari loh sayang " Ucap Bunda Widya
" Aku kangen Bun " Ucap Aleyna .
Tak lama Handphone Bunda Widya pun berbunyi, Karena Sudah berapa kali Adnan menghubungi Aleyna, Namun Handphone Aleyna tertinggal di kamar nya. Terpaksa Adnan menghubungi Aleyna, Ia sangat merindukan Aleyna.
" Hallo Bunda, Aleyna ada sama Bunda? " Ucap Adnan, ia sangat senang karena mendapatkan jaringan yang bagus
" Adnan, kamu baik baik aja Nak " ucap Bunda Widya sangat senang mendengar kabar Adnan .
" Aleyna ada, dia di rawat di Rumah sakit " Ucap Bunda
" Aleyna kenapa Bun ? Aleyna kenapa ? Ucap Adnan, ia benar benar khawatir mendengar kabar Aleyna di Rawat
" Ia kepikiran kamu terus, Waktu siang ada berita di Televisi kalau Ada kecelakaan pesawat, Jadi dia benar benar Syock mendengar berita itu, Tapi Aleyna sudah baik baik aja , Calon bayi nya juga baik " Ucap Bunda Widya
" Aku ingin bicara dengan Istri ku, Bun " Ucap Adnan
Bunda widya pun memberi handphone nya ke Aleyna karena sedari tadi Aleyna sangat merindukan adnan .
" Hallo mas, Kamu baik baik aja kan ? aku khawatir sama kamu mas . Kamu tidak apa apa kan " Ucap Aleyna panjang lebar ia menanyakan keadaan Adnan
Adnan menghela nafas . ia sangat senang mendengar suara Aleyna.
" Aku baik baik aja sayang, Maaf baru bisa menghubungi kamu, Karena jaringan di sini sangat susah, Harus nya aku yang Nanyain ke kamu, Kamu ngga apa apa sayang ? kata nya kamu di rawat " Ucap Adnan dengan sangat Cemas
" Aku baik baik aja mas, Cuma aku kepikiran Mas Adnan, Aku ngga mau kehilangan mas Adnan " Ucap Aleyna dengan suara parau..
" Aku tidak apa apa sayang, Kamu jangan terlalu mikirin aku . Kamu harus pikirin diri kamu sendiri sama calon anak kita sayang" Ucap Adnan
" Aku merindukan mu mas " Ucap Aleyna
" Aku sangat merindukan mu Sayang " ucap Adnan
Hampir 2 jam mereka ngobrol lewat telpon . tidak terasa, Jam sudah menunjukan pukul 23.45 wib . Sudah sangat malam. Akhir nya mereka pun menutup Telpon nya.
Hati Adnan benar benar Hancur, Kalau saja ia tergoda dengan wanita liar itu, mungkin ia akan menyakiti aleyna dan calon bayi nya .
Untung saja Adnan mengingat Aleyna, Karena Aleyna wanita satu satu nya di Hati Adnan, Ia tidak ingin menyakiti hati Aleyna.
Adnan nampak cemas, memikirkan keadaan Aleyna, Ia pun berdiri di dekat Jendela kamar, sementara yang lain sudah pada Tidur .
Adnan menatap Langit malam, Dan berharap Tuhan bisa menjaga Aleyna dan calon bayi nya. Karena ia sedang tidak berada di samping Aleyna.
" Aku merindukan mu Aleyna " Ucap nya
Jangan Lupa Like dan Komen 😍😍😍😍
Author jangan di Bully yawww 😄😄