My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
kehadiran mu



Hari mulai semakin pagi tatkala sang surya menyinari, Dan menyorotkan cahaya nya ke jendela kamar Reyna yang masih tertidur pulas, meski Alarm sudah berbunyi karena hari ini ia ada jadwal kampus namun masuk di jam 09.45 wib. Sedangkan ini baru menunjukan pukul 07.38 wib .


Segera ia bergegas ketika mendengar suara berisik dari Arah dapur karena dapur nya dekat dengan kamar tamu Reyna .


Segera ia bergegas bangun karena takut ada pencuri masuk ke rumah nya, Dengan sigap Reyna membawa sapu sambil mengendap ke Arah dapur. Benar saja ada seseorang berbaju putih sedang mencari sesuatu di dalam kulkas. Segera Reyna memukul nya menggunakan Sapu


" Dasar pencuri !! ngapain masuk ke Rumah aku, Apa yang ingin kamu curi dari rumah ku " Ucap Reyna sambil memukul seseorang itu


" Ini aku Rey .... " Ucap Fandy ketika membalikan tubuh nya ke Arah Reyna .


Dengan rasa malu, Reyna pun menghentikan Pukulan dan hantaman nya, Ia begitu lupa ketika ada dr. Fandy di rumah nya. Mungkin saja, ia lapar ketika bangun tidur sampai turun ke bawah mencari makanan di dalam kulkas .


" maaf, aku kira pencuri " Ucap Reyna sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal


" Mana ada pencuri tampan kayak gini,


Yang ada pencuri hati kamu" Ucap Fandy


*ekspresi nya uhh babang



" Ih apaan sih dr Fandy . Kamu tuh aneh tau . ngga cocok buat gombalin aku " Ucap Reyna sambil tersipu malu


" kamu sama sekali ngga punya stock makanan apa " Ucap Fandy sambil duduk di meja makan


" ada, aku selalu stock Ramen di dalam lemari " Ucap Reyna sambil mengambil ramen yang ada di lemari


" Kamu setiap hari makan Ramen ?" Ucap Fandy begitu heran


" Memang kenapa ? Ramen itu enak dan Aku menyukai nya " Ucap Reyna dengan sangat polos


" Makanan instan itu tidak baik kalau di konsumsi setiap hari, tidak baik untuk lambung dan usus kamu " Ucap Fandy


" Iya deh pak dokter , Tapi enak ya gimana " Timpal Reyna


" Pantas saja badan mu kecil " Ucap Fandy lalu sedikit tertawa


" kau mau menghina ku ? memang kenapa kalau badan aku kecil ? " Ucap Reyna sambil cemberut


" Tidak apa apa " Ucap Fandy sambil tersenyum ke Arah Reyna .


" kalau gitu, Aku pesan Mcd aja kebetulan aku lagi pengen Breakfast wrap " Ucap Fandy sambil mengambil handphone nya


" yasudah, kalau gitu aku mau Beef Prosperity Burger " Ucap Reyna .


kemudian fandy pun segera memesan makanan yang akan di antar ke rumah Reyna meski perut nya sudah bunyi sedari tadi, ia menahan nya .


" kamu sama sekali tidak mempunyai stock buah buahan atau Susu di kulkas?" Ucap Fandy karena sudah tidak tahan dengan perut nya yang kosong


Reyna hanya menggelengkan kepala nya .


Karena memang Reyna tidak mempunyai Stock makanan dan minuman di dalam kulkas, di sana hanya ada masker wajah dan air mineral saja, Toh Reyna memang jarang di rumah. Ia lebih sering menginap di rumah Aleyna atau pun susan namun sekarang, Ia harus lebih betah di rumah mengingat mereka sudah berkeluarga, Reyna tidak ingin mengganggu nya. Apalagi Susan yang pergi ke Bali untuk Honeymoon selama Beberapa Minggu saja . Ia pasti akan kesepian, Untung ada manusia kutub yang menemani


" memang kau tidak bekerja ?" Ucap Reyna lalu duduk


" Aku kerja siang. "Ucap Singkat Fandy


tak lama handphone fandy berbunyi, Ia kira dari Delivery, Namun itu dari Adnan, sepagi ini dia menelpon Fandy tidak seperti biasa nya, namun di antara sahabat fandy yang lain hanya Adnan lah, yang lebih perduli dengan Fandy dibandingkan yang lain,Karena sudah sejak SMA mereka bersahabat dan masuk di Fakultas Kedokteran di Universitas yang Sama, Dan berkat Adnan, Fandy bisa bergabung di Rumah Sakit ternama di Jakarta milik Kakek nya Adnan .


Adnan :. " Hallo, Fan "


Fandy :. " Ada apa? pagi pagi sudah menelpon ku ?


Adnan : " Kamu dan Josephine Ada masalah apa ? "


Fandy : " Tidak ada masalah apa apa, memang nya kenapa ?


Adnan : " Aku lihat di Sosial media kalau Kamu di usir dari Rumah mu sendiri oleh Josephine Cornelious ?"


Fandy : " Berita itu sudah sampai di awak media ?"


Adnan : " Dan Josephine menuntut akan membunuh seseorang yang membawa kabur anak nya, Aku harap kamu bukan orang yang membawa kabur Nasya "


Fandy : " Memang ******** Josephine itu, Kau tidak perlu khawatir! Aku bukan pelaku nya dan Aku tidak perduli dia mau mengambil Rumah ku "


Adnan : " Sekarang kau di mana Fan ?"


Fandy : " Aku di Rumah Reyna sementara "


Adnan : " Tinggalah di Apartemen aku, Tidak baik tinggal berdua dengan wanita yang bukan istri mu "


Fandy : " Aku akan segera menjadikan nya Istri " ( sambil tertawa)


Adnan : " Kalau Ada apa apa hubungi aku Fan "


Tak lama Fandy pun menutup Telepon nya dan Ternyata Reyna mendengarkan pembicaraan nya dengan Adnan, Reyna pun langsung terkulai lemas, mengingat Kakak Angkat nya Yang membawa kabur dr. Nasya anak pengusaha ternama Yaitu Josephine Cornelius .


" Bukan apa apa, hanya berita basi dan tidak penting " Ucap Fandy


" Aku mendengar kalau Josephine Ingin membunuh orang yang membawa kabur anak nya ? Apa benar ? " Ucap Reyna


" Dari mana kau tahu? " Ucap Fandy begitu heran


" Karena Kakak angkat ku yang membawa kabur kabur dr. Nasya, kakak angkat ku yang kamu lihat di Restauran yang sedang bersama ku " Ucap Reyna dengan isak tangis


" Serius ? Jadi yang membawa kabur Nasya itu adalah kakak angkat mu ?"


" Aku serius bahkan aku mengetahui cerita tentang mereka, Kau tahu ? Nasya adalah cinta pertama dari Kak Reyhan , Dan setelah Kak Reyhan kembali ke Jakarta untuk menemui ku, Dia tak sengaja bertemu dengan Nasya ketika kamu sedang makan di Restauran bersama nya, Di sana lah cinta mereka tumbuh kembali, Meski Nasya hanya berbohong kepada mu kalau dia mempunyai pacar seorang polisi "


" Aku bahkan tidak mengetahui nya " Ucap Fandy begitu heran


Reyna pun Mengambil Tisu di atas meja lalu , mulai menceritakan kembali


" Dan Tanpa sengaja, Kak Rey dalam keadaan mabuk,dan Nasya membawa nya ke Dalam apartement milik nya, Di situ lah mereka melakukan hal di luar batas, Sampai Nasya hamil "


" Memang Nasya dan Kak Rey memilih untuk menikah di Jepang karena Terhalang Restu orang tua, mengingat kedua nya sama sama pesohor ternama , dan Josephine pernah Kalah saing dengan Ayah Kak Reyhan di situ lah awal mula mereka mengancam hubungan Kak Reyhan dengan dr Nasya "


" Mengapa kamu baru menceritakan itu semua kepada ku, Di saat aku benar benar kehilangan mu " Ucap Fandy


" Waktu aku menyusul mu ke singapore, Aku bertekad dan meyakinkan diriku sendiri untuk kembali dengan mu, kenyataan nya kamu tidak mengajak ku untuk kembali " Ucap Reyna


" Aku terlalu bahagia atas kehadiran mu " Ucap Fandy


" Lalu, apa hubungan kita sekarang ? menjalin hubungan tanpa status ?" Ucap Reyna begitu serius menatap ke Arah Fandy


Tak lama Kurir Delivery pun mengetuk pintu Rumah Reyna, segera Fandy menemui nya karena ia sudah sangat kelaparan .


" Dasar manusia kutub, Ngga pernah sedikit pun peka !! "


dengan langkah lemas, Reyna pun mengambil Air mineral dan menaruh nya di atas meja, tak lama Fandy datang dengan membawa makanan hasil Delivery nya .Dan mereka pun makan bersama, Momen ini lah yang akan di kenang oleh Reyna ketika dirinya sedang bersama Fandy . Orang yang selama ini di kagumi oleh Reyna, meski hubungan nya hanya sekitar dua bulan saja namun, Fandy mampu membuat Reyna susah berpaling sedikit pun, padahal Reyna sudah mencoba nya tetap saja Hati Reyna hanya tertuju dengan Fandy, Meski ia tidak tahu hubungan ia dengan Fandy sekarang apa, yang pasti status hubungan memang tidak penting, Asalkan Reyna Nyaman berada di dekat Fandy, karena susah sekali menaklukan hati fandy yang sedingin Es, dan membuat nya ceria seperti ini, Itu tidak mudah ! Cukup sekali Reyna mengalami patah hati, ketika tak sengaja ia menumpahkan Minuman ke baju kemeja yang di kenakan Fandy, ketika syukuran Rumah baru Aleyna . Dulu ia begitu dingin dan Sama sekali jutek terhadap Reyna .Tapi kali ini, ia begitu manis semanis madu dan senyum yang terukir di wajah nya, menandakan ia bahagia menjalani hari hari bersama Reyna .


*


*


*


Setelah makan, Reyna pun siap siap pergi ke kampus nya karena ia Akan mengikuti kelas dosen killer. kalau saja ia bolos, bisa bisa Reyna lulus sarjana 7 tahun bukan 4 tahun .


* Penampilan Reyna kalau mau kuliah, Senatural ini aja sudah cakep .



Setelah selesai mengikat rambut nya Reyna pun bergegas turun dan Fandy pun mengantarkan nya ke kampus .


" memang kamu ambil jurusan apa ?" Ucap Fandy


" Awal nya aku tertarik dengan dunia kesehatan dan kedokteran, tapi aku ngga lolos mungkin Otak aku ngga sampai kayak kamu " Ucap Reyna


" Sebenarnya kamu bisa ! Kamu aja malas orang nya, sering Bolos juga kan ?" Ucap Fandy


" Aku memang sering bolos, Dan aku beralih jurusan di Hukum " Ucap Reyna


" Jadi kamu mau jadi Lowyer ? " Ucap Fandy


" Iya .Biar bisa menegakkan keadilan di negeri ini " Ucap Reyna dengan sangat Tegas


" Jangan hukum aku, kalau aku terlalu mencintai mu " Ucap Fandy sambil tersenyum


" Aku akan hukum kamu, kalau kamu cuma memberi harapan palsu saja " Ucap Reyna


Tak lama Reyna pun sampai ke Kampus nya.


" Aku akan pulang malam, Dan besok aku akan pindah ke Apartement Adnan " Ucap Fandy


" Kenapa tidak tinggal bersama saja " Batin Reyna


" Kalau gitu, Aku masuk kelas dulu . Kamu jangan lupa kabarin aku " Ucap Reyna


" Siap Tuan Putri " Ucap Fandy lalu melambaikan Tanga nya, dan berlaju pergi ke Arah Rumah Sakit


" kalau setiap hari aku di perlakukan seperti ini, mungkin aku akan semangat untuk belajar dan masuk kampus ngga harus bolos, karena kamu lah penyemangat ku "


**Duh,sepi banget ! Kalian kemana ?


Author sudah up nih .


Jangan lupa di Like dan komen


btw, Ranking nya semakin menurun, jangan lupa Vote buat masuk 20 besar 😁**