
setelah perayaan ulang tahun Aleyna yang penuh dengan drama dan kejutan, malam ini Aleyna menggelar pesta ulang tahun nya di rumah nya sendiri, tepat nya di Taman belakang rumah nya yang luas dan dekat dengan kolam Renang, Di sana sudah di dekor dengan sangat cantik, Karena tema pesta ulang tahun Aleyna kali ini Adalah soft dan Naturally, karena Aleyna menyukai Hal hal yang sederhana namun terlihat sangat elegan, Pesta ulang tahun Aleyna sekaligus syukuran yang ke 4 bulan kandungan Aleyna, ia mengundang teman teman sekolah nya, dan dia juga mengundang Alvaro beserta Dea, Toh Aleyna mengganggap mereka seperti teman sendiri, meskipun dua dua nya pernah melukai hati Aleyna, namun itu hanya masa lalu saja.
Kali ini, Aleyna sudah di Rias menggunakan gaun dress berwarna Blouse pink mix Nude dengan setelan yang elegan membuat Aleyna terlihat cantik dan fresh, meski perut nya sudah kelihatan membuncit .
Dan Adnan pun sudah siap dengan memakai Kemeja berwarna Abu abu, ia sangat Tampan sekali, Dan Aleyna pun mencium bibir Adnan dengan sangat lembut, Tak lama Adnan memakaikan Kalung Berlian di leher Aleyna
" Sayang bagus banget, makasih ya suami ku " Ucap Aleyna begitu terharu ketika Adnan memaikan kalung berlian yang harga nya bahkan melebihi harga mobil nya .
" Anything for you sayang " Ucap Adnan lalu mengecup lembut bibir Aleyna .
Bukankah cinta itu tak memandang harga, mau berapapun harga nya akan kalah dengan rasa kasih sayang yang begitu besar, Tak henti Aleyna selalu mengucap syukur kepada tuhan karena telah mengirim sosok suami idaman nya, bahkan Aleyna seperti sedang bermimpi memiliki Adnan .
Hari ini Nasya dan Keluarga nya berkunjung ke rumah dr. Fandy, ini sudah perjanjian ketika mereka kecil, Bunda Ratih memang sangat dekat dengan keluarga Josephine , sehingga ia memutuskan untuk menjodohkan Fandy dengan Nasya, Kebetulan Fandy sedang tidak Ada jadwal di Rumah Sakit, Ia sedang berada di Rumah dan mempersiapkan diri untuk datang ke pesta ulang tahun ia sudah berjanji dengan Reyna memakai baju dengan warna yang senada, Fandy sudah memilih baju kemeja berwarna Abu abu, Dengan motif Putih dan Dasi kupu kupu,Bahkan ia terlihat sangat cantik bukan lagi Tampan, Karena wajah nya yang mungil seperti boneka, malah lebih mungil dari Reyna . Ia langsung merapihkan baju kemeja nya Namun tiba tiba saja Bunda Ratih mengetuk pintu kamar Fandy, dan Fandy pun membukakan pintu nya .
" Jadi kamu sudah Rapih, Bunda lupa memberitahunmu, kalau Keluarga Bpk Josephine sudah berada di sini, Mari temui mereka " Ucap Bunda Ratih sambil Tersenyum
" Untuk apa mereka kemari ?" Ucap Fandy dengan sangat heran
" Kau melupakan perjodohan itu sejak kau kecil , Mari turun dan Temui mereka " Ucap Bunda Ratih menarik Tangan Fandy
.
Setelah turun dari lantas Atas kamar nya, Fandy pun bertemu Nasya untuk pertama kali nya, Sejak 10 tahun yang lalu mereka tidak bertemu, Ada keanehan dalam diri Nasya, Ia bukan lagi Nasya yang sewaktu kecil ingin selalu di Temani tidur oleh Fandy melainkan sosok Nasya sekarang berubah menjadi wanita cantik nan Anggun, Membuat Fandy tak berkedip sedikit pun .
" Halo Om dan Tante Josephine,Bagaimana kabar kalian ?" Ucap Fandy dengan sangat Ramah, Biasa nya ia Dingin namun Fandy dulu sangat begitu dekat dengan Keluarga Josephine
" Nak Fandy, sudah besar sekarang ya . Ini Nasya, teman kecilmu dulu " Ucap Mamah Velna selaku ibunda Nasya .
" Halo Fandy, Sudah lama tidak bertemu " Ucap Nasya begitu Ramah kepada Fandy
" Halo juga Nasya " Ucap Fandy yang nampak canggung ketika bersalaman dengan Nasya
" Jadi niat kami datang kemari yaitu ingin menyetujui Perjodohan Antara Fandy dan Nasya Bukan kah begitu Ratih ?" Ucap Josephine yang tiba tiba saja membuat suasana menjadi hening
" Benar sekali, Dan Saya sangat menginginkan Nasya menjadi menantu saya " Ucap Bunda Ratih, Ia tersenyum sangat senang sekali .
Fandy pun nampak tidak memperdulikan pembicaraan tersebut, Ia malas sekali membahas perjodohan ini, Ia malah fokus ke handphone nya saja dan sesekali mengangguk dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh kedua orang tua itu, Karena mereka lah yang menginginkan perjodohan ini, Bukan fandy .
Selang beberapa menit, Fandy pun ijin untuk menjemput Reyna karena mereka akan pergi ke Acara ulang tahun Aleyna . Bunda Ratih menyuruh Fandy untuk mengajak Nasya namun Nasya sendiri menolak dengan Alasan ia membawa mobil sendiri, Tapi Bunda Ratih memaksa nya Agar Fandy lebih dekat dengan Nasya, Mungkin ini cara mereka agar Fandy dan Nasya bisa lebih dekat .
" Fandy, Maaf kalau Aku menganggu mu " Ucap Nasya ketika memasuki mobil Fandy
" Aku mau menjemput Pacar ku " Ucap Fandy begitu dingin sekali .
" Jadi kau sudah mempunyai kekasih, Kalau gitu Turunkan aku di sini " Ucap Nasya
" Untuk apa ? aku ingin mengenalkan mu dengan kekasih ku " Ucap Fandy sambil sibuk menyetir
" Tidak perlu, Aku tidak ingin mengganggu mu " Ucap Nasya begitu memaksa fandy menurunkan nya
" Sebentar lagi sampai " Ucap Fandy sambil memarkirkan mobil nya di depan Rumah Reyna
Dan di sana sudah Ada Reyna yang memakai Dress berwarna merah muda dengan Rambut yang di Curly bagian bawah nya, Dia sangat manis sekali .
Langsung Fandy turun dan menyambut nya, Nasya pun bergegas keluar mengikuti Fandy, Reyna nampak kebingungan dengan kehadiran Nasya, apa maksud Fandy mengajak wanita lain . Benar benar keterlaluan
" Kenalkan ini Nasya, Teman Aku " Ucap Fandy
Reyna hanya tersenyum dan langsung memasang wajah tidak suka nya kepada Nasya, Ntah Ada yang mengganjal dalam Kehadiran Nasya di Tengah kemesraan mereka, Tak lama mereka pun masuk ke dalam mobil dan Reyna duduk di depan .
Sesekali Reyna menyenderkan kepala nya di bahu Fandy ia tidak ingin Fandy di miliki oleh orang lain kecuali diri nya.
Nasya hanya terdiam menyaksikan dua orang yang sedang bermesraan di dalam mobil, meskipun ia sekarang menjadi nyamuk dalam kemesraan mereka, mungkin suatu saat Nasya lah yang akan menjadi Pendamping fandy . karena mereka di jodohkan.
Tak lama mobil Fandy pun sampai di kediaman Rumah Aleyna di sana sudah sangat Ramai, kali ini Susan hanya pergi sendiri karena Daniel sedang ada tugas di Rumah sakit, Sedangkan Reyna dan Fandy bergandengan tangan menuju tempat pesta Aleyna, Dengan di buntuti oleh Nasya .
" Aleyna " Ucap Reyna ketika melihat Aleyna memakai dress dengan sangat cantik
" Cantik banget sih " Ucap Reyna memuji sahabat nya itu
" jadi fandy bawa dua istri ?" Ucap Aleyna sambil menatap ke Arah Nasya yang tengah mengobrol dengan Fandy dan Adnan
" Sialan, dia itu Teman nya Fandy " Ucap Reyna
" Mana Ada cewek sama cowok Temenan " Ucap Susan sambil tertawa
" nah bener, Jaman sekarang mana Ada cewek sama cowok temenan ujung ujung nya demenan " Ucap Aleyna
" kalian jangan bikin aku tidak tenang dong " Ucap Reyna yang nampak memperhatikan wanita cantik itu
" Hati hati Rey, apalagi tuh cewek cantik dan seksi banget " Ucap Susan lagi
" Aku jadi curiga " Ucap Reyna yang nampak kesal .
Tak lama mereka pun mengobrol dengan Teman Sekolah mereka masing masing saling temu sapa kecuali Alvaro dan Dea mereka memang sengaja tidak datang, mungkin karena Dea melarang nya .
Dan setelah Acara tiup lilin dan potong kue, kini Acara dansa pun di mulai, Pemain musik pun memutar lagu romantis yaitu Beautiful in white by shane filan lagu yang sangat menyentuh hati, Adnan pun meraih lengan Aleyna dan merangkul pinggang Aleyna lalu mengajak nya berdansa, Dengan sangat romantis, di ikuti oleh mamah venna dan Papah Yudha serta Bunda Widya dan Ayah Raden, mereka kembali muda .
Reyna pun menarik Fandy untuk dansa bersama, menikmati Alunan musik yang merdu , Reynw melingkarkan lengan nya di Bahu fandy dan Fandy meringkalkan lengan nya di pinggang Reyna, Tatapan mereka saling tertuju .
Sementara Susan hanya duduk termenung menyaksikan mereka berdansa , tiba tiba saja Arkan selaku saudara Adnan pun mengajak nya berdansa, sungguh di luar dugaan Susan yang di ajak dansa oleh anak di bawah umur . Karena Arkan masih kelas satu SMA .Susan hanya menurut saja toh ia juga hanya berdansa tidak berlebihan, karena Susan tidak ingin menyakiti hati Arkan karena menolak nya. dan Nasya pun di ajak dansa oleh dr. Gilbert, teman dari dr. Adnan dan Nasya juga mengenali nya,
Mereka pun memutar dansa mereka, Aleyna beralih ke pelukan papah mertua nya dan Adnan memutar ke arah mamah mertua nya, Sedangkan Reyna jatuh di pelukan Arkan, dan membuat Arkan sangat senang berdansa dengan Reyna .
" Kak Reyna tambah cantik " Ucap Arkan sambil tersenyum manis dengan mata sipit nya dan di balas oleh senyuman manis dari Reyna,
Namun Fandy pun geram melihat Reyna dan Arkan lalu meraih tangan Reyna menjauhi Arkan, Dan membuat Arkan nampak kesal .
" lepasin ih " Ucap Reyna yang mulai risih dengan sikap Fandy
" Apa apaan kamu dansa sama tuh bocah ingusan " Ucap Fandy begitu kesal
" Bukan nya kamu yang muter ?" Ucap Reyna
" kamu aja genit " Ucap ketus Fandy
" kamu lebih genit, Ngapain coba ngajak temen cewek kamu ke sini " Ucap Reyna dengan sangat geram
" Karena dia wanita yang akan di jodohkan dengan ku " Ucap Fandy yang keceplosan berbicara seperti itu .
Hola guys, maaf baru Up lagi
masih setia kan baca cerita ini,
Like dan komen dong
Di Vote juga
Ya ... Ya .. Ya..