My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Tanggung Jawab



Setelah matahari terbit menyoroti kamar Reyna yang tengah tertidur pulas dengan memeluk orang yang ada di samping nya . ntah nyaman berada di samping orang itu, Sampai ia tidak mengetahui kalau seseorang yang kini ia peluk Adalah dr. Fandy, sedari malam menemani tidur nya, Reyna memang baru sadarkan diri, karena semalam ia mabuk berat dari pengaruh wine yang ia minum bersama susan, Seingat Reyna malam itu, dia hanya berdua dengan Susan, Yah ia mikir kalau Orang yang ia peluk Adalah Susan, karena ia sudah biasa tidur di Temani oleh Susan, Karena kalau Aleyna rasa nya tidak mungkin .


karena cahaya matahari semakin menyorot jendela kamar nya, Akhir nya Reyna terbangun dan menggeliatkan tubuh nya, tidak terasa sudah sepagi ini, lalu ia memeluk seseorang yang sedang tertidur di samping nya, sontak ia Histeris teriak karena orang itu adalah dr. Fandy,sedang apa ia di kamar Reyna, Apa yang Fandy lakukan terhadap Reyna.


" Aaaaaaaaaaaaaaaa kamu ngapain di kamar aku " Ucap Reyna dengan suara yang sangat keras


Sontak Fandy pun terbangun dan mengusap kedua mata nya, ia terkejut melihat keberadaan Reyna


" Kamu kok bisa ada di kamar aku ?" Ucap Fandy yang seolah lupa ingatan


" ini kamar aku,kamu ngapain disini ?" Ucap Reyna sambil menarik selimut


" Emang aku ngapain kamu ?" Ucap Fandy merasa heran


" aku ngga mau tahu, panggil penghulu,kamu harus nikahin aku, kamu harus tanggung jawab, " Ucap Reyna


" Tapi aku ngga ngelakuin apa apa sama kamu Rey , Sumpah " Ucap Fandy yang meyakinkan Reyna


" Jadi kamu ngga mau nikahin Aku ?" Ucap Reyna dengan sangat cemberut


" Ya mau, tapi ngga sekarang " Ucap Fandy sambil terbata bata


" Leher kamu kenapa? kok merah? " Ucap Reyna sambil menunjuk leher Fandy yang bertanda merah akibat ciuman liar Reyna


" Ini semua gara gara kamu, Suruh siapa semalam mabuk, dan kamu sangat seksi sewaktu malam " Ucap Fandy sambil mengedipkan mata sebelah kiri nya untuk menggoda Reyna


Reyna pun melempar bantal ke tubuh Fandy, ia benar benar kesal dengan apa yang di lakukan fandy barusan, apa benar ia seliar itu mencium Fandy ? kalau iya beneran , Reyna merasa tidak mempunyai harga diri sama sekali, untung saja kamar ini di pasang cctv jadi Reyna dengan mudah melihat Apa yang di lakukan Fandy semalam . Agar Fandy mau mempertanggung jawabkan perbuatan nya kalau sampai Reyna hamil .


" Aku mau kamu nikahin aku sekarang juga " Ucap Reyna sambil memukul Dada bidang Fandy


Bahkan ia hanya melemparkan senyuman nya ke Reyna senyum yang bisa membuat Reyna luluh di hadapan nya, Karena pesona nya yang begitu membuat Reyna terpukau .


" awas ya aku ngga mau tahu, akan aku check cctv di kamar ini " Ucap Reyna sambil bergegas bangun dan membuka cctv yang sudah terhubung ke layar handphone nya .


Tak lama Rekaman cctv semalam pun terputar bagaimana Reyna dan Susan memasuki kamar dengan membawa beberapa kaleng Wine, lalu meneguk nya, Reyna sempat malu, karena ia ketahuan mabuk, karena Permasalahan semalam, Bagaimana pun Reyna shock mendengar perkataan Fandy kalau ia akan di jodohkan dengan Nasya perempuan yang hidup nya sangat sempurna di bandingkan dengan Reyna, Hati Reyna begitu terpukul mendengar penuturan fandy.


Tak lama rekaman cctv itu menunjukan sosok Fandy yang tiba tiba datang ke kamar Reyna, ia mengangkat kepala Reyna dan mendekatkan wajah nya ke wajah Fandy .


" Kau benar benar licik, kau lihat Rekaman ini, kau memasuki kamar aku, dan berbuat keji " Ucap Reyna dengan sangat geram


" Lihat saja, siapa yang lebih Keji dan Liar " Ucap Fandy sambil tersenyum


Sontak Reyna terkejut ketika melihat dirinya yang begitu liar mencium Fandy, bahkan Reyna nampak Nafsu ketika menjilat lidah kekasih nya itu, Rasa nya Reyna ingin kabur dari bumi, karena tidak kuasa menahan malu terhadap Fandy, ia menggigit bibir bawahnya Dan mulai menutup layar Rekaman cctv itu di Handphone genggam nya, ia benar benar malu


" Tidak usah malu, bahkan aku sangat menikmati " Ucap Fandy sambil menggoda Reyna


" Kau sengaja memanfaatkan aku ketika aku mabuk ? bisa bisa nya kau bersikap seperti itu " Ucap Reyna dengan sangat malu karena ketahuan mencium Kekasih nya


" kenapa kau mabuk ? " Tanya Fandy dengan sangat serius dan mengangkat satu alis nya


" Coba kamu pikir,wanita mana yang Rela melihat lelaki yang ia sayangi di jodohkan dengan wanita lain yang menurut ibu mu lebih sempurna dan cocok mendampingi mu di banding Aku? " Ucap Reyna sambil terus menekan kan kata kata nya


" Rey dengarkan aku, bahkan aku tidak menerima perjodohan itu. " Ucap Fandy


" omong kosong, semua lelaki sama saja " Ucap Reyna


" kalau gitu, kamu siap siap, karena aku akan mengajak mu bertemu dengan ibu ku " Ucap Fandy yang membuat Reyna begitu terkejut


" untuk apa aku bertemu dengan ibu mu " Ucap Reyna dengan sangat penuh amarah


". aku ingin meminta restu dan mengenalkan kamu sebagai pacarku " Ucap Fandy sambil tersenyum


" Yaudah kamu tunggu di luar , Aku mau mandi " Ucap Reyna lalu bergegas pergi namun langkah nya terhenti ketika fandy menggoda nya


" mau aku mandiin ngga " Goda Fandy


" Ogah,kamu mandiin aja burung kamu " ucap Reyna sambil berlari dan menutup kamar nya, sementara fandy menunggu nya di Ruang tamu .


*


*


*


Setelah selesai mandi Reyna sibuk memilih baju yang ia akan pakai untuk bertemu dengan calon mamah mertua nya, Sebenarnya, Reyna sendiri sudah mengenali nya karena dulu ia sering ke rumah dr Fandy untuk berkonsultasi dengan nya, Bunda Ratih memang baik namun dia tipe orang pemilih, Ya meskipun sikap Bunda Ratih membuat Reyna begitu kecewa akibat perjodohan fandy dengan Nasya namun, Ia akan bersikap baik untuk menarik perhatian Bunda Ratih,dan berharap ia akan menyetujui hubungan Reyna dengan Fandy .


Reyna pun memilih baju dress feminim dan formal dengan warna biru yang cocok untuk kulit kuning langsat nya, dan mengikat rambut dengan sangat rapih, Tak lama Ia pun keluar menuju ruang tamu untuk menemui Fandy yang sudah lama menunggu nya .


meskipun ia belum mandi namun kadar ketampanan nya tidak berkurang, Apa karena Fandy sudah tampan dari lahir


Tak lama mobil yang di kendarai Fandy pun berlaju sangat cepat menuju arah rumah nya, Sebenarnya Fandy memang sudah lama ingin memberitahu Bunda Ratih kalau Reyna adalah kekasih nya. Namun ia belum siap untuk mengatakan nya akan tetapi hari ini ia benar benar siap apalagi ketika melihat cinta Reyna yang tulus terhadap nya, Ia benar benar tidak ingin kehilangan Reyna dalam hidup nya .


Dan mobil Fandy pun sudah sampai di perkarangan besar rumah milik nya , ia langsung mengajak Reyna bertemu dengan Bunda Ratih,


Untung saja Bunda ratih sedang libur dan ada di rumah sekarang , Jadi ia mempunyai waktu untuk mengajak Reyna bertemu dengan Bunda Ratih.


" Pagi tante " Sapa Reyna sambil mencium tangan Bunda ratih


* Nak Reyna, Silahkan Masuk " Ucap Bunda Ratih tersenyum Ramah.


dan di ikuti oleh Fandy dari belakang, mereka pun duduk di kursi ruang tamu.


" Tante apa kabar " Ucap Reyna


" Baik, kamu sendiri gimanw kabar nya, kok bisa barengan ke sini " Ucap Bunda Ratih dengan sangat heran.


" Aku yang mengajak Reyna ke rumah " Ucap Fandy


" Kebetulan sekali, Bunda sudah kangen dengan anak bunda yang satu ini, Bunda rasa Fandy bahagia mempunyai Adik seperti kamu, karena Fandy sendiri tidak mempunyai adik " Ucap Bunda Ratih yang tiba tiba saja membuat hati Reyna hancur, karena selama ini ia hanya di anggap Adik angkat oleh Bunda Ratih


Reyna hanya Tersenyum untuk menutupi luka nya, ia tidak mungkin menangis di hadapan bunda Ratih walau saat ini hati nya menjerit


" Tapi bunda, Reyna bukan Adik ku " Ucap Fandy


" Anggap Saja dia Adikmu yang perlu kamu Jaga, Karena Reyna anak yang baik " Ucap Bunda ratih


" Reyna itu " Ucap Fandy tiba tiba saja Reyna menginjak kaki Fandy hingga kata kata nya terhenti


" maaf Tante, Reyna kesini karena Reyna merindukan Tante " Ucap Reyna pura pura tersenyum


" Anak baik, Tante punya kabar gembira kalau sebentar lagi Fandy akan segera menikah " Ucap Bunda Ratih


Tiba tiba Saja hati Reyna begitu teriris ketika mendengar perkataan Bunda Ratih, Ia ingin menangis dan tak kuasa menahan tangisan nya, sesekali Air mata nya menetes, namun segera ia tahan karena ia malu kalau harus menangis di sini, Sementara Fandy menatap ke Arah Reyna ia sangat ingin mengakui status hubungan nya dengan Fandy, Namun Fandy tak bisa berkutik karena Reyna menahan nya.


" Aku ikut bahagia kalau kakak angkat ku ini akan segera menikah " Ucap Reyna


" Tapi Bunda Fandy belum menerima perjodohan itu " Ucap Fandy


". Tapi bunda dan Keluarga Josep sudah menentukan tanggal pernikahan nya " Ucap Bunda Ratih


" Aku mencintai orang lain Bunda " Ucap Tegas Fandy


" Maaf tante, Aku ada urusan mendadak tidak bisa berlama lama , Aku permisi pulang Bunda " Ucap Reyna sambil pamit dan tak kuasa membendung air mata nya .


" Kamu bilang Cinta ? apa kamu tidak lihat Nasya, yang begitu sempurna bahkan Fisik dan pendidikan nya sangat sempurna. Cocok dengan mu Fandy " Ucap Bunda Ratih


" Tapi Fandy punya pilihan sendiri Bunda" Ucap Fandy lalu bergegas pergi mengejar Reyna


" Dasar anak tidak tahu di untung " Ucap Bunda Ratih


Fandy pun mengejar Reyna yang belum jauh dari Rumah nya, ia ingin menjelaskan ini semua.


" Rey tunggu Aku Rey " Ucap Fandy yang terus mengejar Reyna namun Reyna berlari sangat kencang


" Rey tungguin . Aku bisa jelaskan ini semua Rey " Ucap Fandy


Air mata yang sedari tadi Reyna bendung akhir nya keluar juga, Ia tidak kuasa menahan Air mata nya . kini hati Reyna benar benar Hancur .


" Untuk apa kamu menjelaskan semua, bahwa kenyataan nya kita tidak akan pernah bisa bersatu " Ucap Reyna sambil terisak


" Aku mohon jangan tinggalkan aku Rey, Aku tidak mau kehilangan kamu Rey " Ucap Lirih Fandy sambil memeluk Reyna namun Reyna menghindar


" Jangan pernah temui aku lagi, Karena aku benar benar akan melupakan mu , Dan aku tidak ingin menjadi beban dalam hidup kamu . semoga kamu bahagia dengan wanita pilihan keluarga mu " Ucap Reyna sambil pergi meski air mata membanjiri wajah nya


" Aku tidak mau kehilangan kamu Reyna ! " Ucap Fandy sambil berteriak memanggil nama Reyna


Author ikut nangis 😓😓kalian pernah Ada dalam posisi Reyna nggak ??


di Like dong


di Komen dong


di Vote dong