My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Beruang Vs kelinci



setelah mengantarkan Aleyna menuju kelas nya, Adnan pun pulang karena ia akan bekeja siang hari ini, kalau mengingat kejadian tadi Adnan begitu menyesal dengan sikap nya yang berlebihan tapi tetap saja sikap posesif itu sudah ada di dalam diri Adnan meski ia bertekad untuk merubah nya tetap saja sudah melekat dan susah untuk di hilangkan.


" yasudah aku pulang dulu " ucap Adnan sambil beranjak pamit


" aku juga mau ikut pulang" sahut Aleyna, ia tidak bisa konsentrasi dengan semua masalah yang ia hadapi.


" kamu harus belajar sayang, masa baru masuk sudah bolos " ucap Adnan


" biarkan saja" gumam Aleyna


Adnan pun menuruti keinginan Aleyna, toh jika di paksa kan juga, semua nya tidak akan selesai.


Adnan dan Aleyna pun pulang dengan wajah yang merenung,kali ini ia sudah beberapa kali membuat Aleyna menangis dengan sikap Adnan, tapi Adnan sendiri sudah berusaha menjadi yang terbaik untuk Aleyna dan berharap Aleyna tidak akan membuat Adnan begitu kecewa.


kini, yang mereka butuhkan masalah waktu. waktu untuk bersama-sama, karena mereka sibuk dengan pekerjaan masing masing, Adnan maupun Aleyna harus menurunkan sikap egois nya untuk tetap mempertahankan rumah tangga mereka.


***


Di sisi lain, sudah hampir satu minggu pasangan pengantin baru pergi liburan ke Lombok, dengan penuh kecerian berbeda dengan pasangan Adnan dan Aleyna yang sudah banyak menikmati pahit manis nya kehidupan, sementara untuk pasangan Fandy dan Reyna mereka sedang menikmati masa masa bulan madu nya di pantai Gili Trawangan yang terletak di sebelah barat pulau Lombok, mereka menghabiskan waktu di sana untuk menikmati kebersamaan.


Siang ini rencana nya, Fandy ingin melakukan snorkeling di panta Gili namun Reyna tidak menyetujui nya karena Reyna sendiri khawatir dengan keadaan Fandy. ia tidak ingin terjadi apa-apa dengan Fandy padahal Fandy tidak sendiri, ia di temani oleh pemandu wisata pantai ini, dengan persyaratan dan keamanan yang tepat.


" pokok nya aku tidak menyetujui " bentak Reyna kepada Fandy sebelum berangkat menuju pantai


" baby sekali ini saja ! lagi pula aku bosan kalau tidak melakukan apapun disini " ucap Fandy


" tapi beruangku, aku khawatir bagaimana kalau kamu tenggelam di bawah laut dan tidak kembali lagi " ucap Reyna dengan penuh kecemasan


" ternyata kamu takut juga kehilangan ku" ucap Fandy sambil tersenyum dengan kekhawatiran Reyna


dasar, kerasa kepala !


" Aku sih bisa saja menikah lagi kalau kamu hilang di dalam laut " ucap Reyna sambil tersenyum ke arah Fandy


" Apa maksud mu berbicara seperti itu?" ucap Fandy yang menarik tubuh Reyna dan mendekatkan wajah nya dengan wajah Reyna


*ah, itu lah kekuatan fandy, terletak di kedua bola mata nya.


aku tidak akan kuat jika dia menatap ku seperti itu*


" jangan pernah berbicara seperti itu lagi kelinci ku !" tegas Fandy


" maka nya sekali kali nurut sama aku " Ucap Reyna dengan melipatkan kedua lengan nya .


" Iya kelinci jelek, bawel " Ucap Fandy sambil menarik hidung Reyna


" ah, kebiasaan deh suka narik hidung " gumam Reyna.


Tak lama pemandu wisata pun datang menghampiri mereka dengan mengendarai mobil , karena Reyna dan Fandy sendiri sengaja menyewa pemandu agar mereka bisa mengetahui lagi keindahan pulau lombok, maklum saja karena ini pertama kali untuk Fandy dan Reyna pergi ke Lombok .


jujur saja memang kedua nya jarang sekali berlibur di negara nya sendiri , mereka lebih memilih negara luar untuk mereka kunjungi dibandingkan negara nya sendiri. Namun ada sedikit penyesalan dalam diri mereka.


mereka menyesal telah mengabaikan negeri dengan beribu pulau di dalam nya, Karena di negara sendiri Fandy dan Reyna bisa menikmati keindahan suasana dan hijau nya pemandangan yang tidak akan mereka dapatkan di negara luar.


Andai saja mereka memiliki banyak waktu untuk menghabiskan nya di sini, mereka rela karena pulau yang luas nan indah ini mampu membuat semua orang nyaman berada di sini. termasuk Reyna dan Fandy yang seakan terhipnotis oleh indah nya pulau Lombok.


" Jadi, kita akan pergi ke tempat makan terlebih dahulu " ucap pemandu wisata yang memang akan memperkenalkan makanan khas Lombok yang mereka belum pernah cicipi


" Dengan senang hati, karena kami memang belum makan sama sekali " Ucap Fandy sambil tertawa


Reyna pun menyenggol tubuh Fandy dan berbisik di telinga Fandy membicarakan sesuatu.


" bukan kah tadi sudah menghabiskan dua potong roti tawar bersama segelas susu?"


Fandy pun menutup mulut Reyna, dengan telapak tangan nya dan tentu nya sambil merangkul Reyna.


" kau diam saja, jangan membuat ku malu. kelinci nakal !" ucap Fandy sambil berbisik ke telinga Reyna.


Reyna pun merintih ingin fandy melepaskan tangan yang membekam mulut Reyna.


Tour guide yang bernama Leksa dan Arman pun tersenyum melihat tingkah pasangan pengantin baru itu.


Karena terlalu lama Fandy membekam mulut Reyna, akhirnya Reyna pun menginjak punggung kaki Fandy sebelah kiri, sontak Fandy pun melepaskan bekaman tangan nya dan segera beralih ke kaki nya yang sakit.


" sebenarnya kamu itu istri ku, atau penjahat sih ! " ucap Fandy sambil merintih kesakitan


" lagian kamu itu ngapain coba bekam mulut aku " celoteh Reyna.


" Rasakan pembalasan ku " ucap Reyna sambil tertawa.


Fandy pun hendak mengejar Reyna namun , Tour Guide itu sudah menunggu nya di mobil karena mereka akan memburu makanan khas Lombok sebelum melanjutkan snorkeling di pantai gili trawangan.


***


mereka berhenti di salah satu tempat makan khas Lombok, Fandy dan Reyna turun dari mobil, mereka kali ini hanya mengenakan pakaian santai saja, karena mereka mau main ke pantai dan tidak lupa membawa sun glasses agar tidak terpapar sinar matahari yang cukup terik hari ini.


Pelayan itu pun memberikan menu makanan kepada Fandy dan Reyna, tempat makan ini sangat unik terletak di lesehan dan pemandangan serba hijau di dampingi gunung yang tinggi menjulang membuat suasana menjadi lebih nyaman.


" mungkin anda sedikit bingung dok, saya akan jelaskan. makanan favorite di restoran ini adalah bebalung, sejenis makanan yang terbuat dari tulang iga sapi atau pun kerbau yang sudah di campur bumbu cabe pedas dan rasa nya tidak kalah enak " ucap Arman salah satu tour guide nya.


" nampak nya memang menggoda selera, aku mau memesan nya ." Ucap Fandy yang sudah menggoyangkan lidah nya ketika melihat gambar makanan di menu


" tapi , aku tidak menyukai tulang iga " Ucap Reyna


" anda bisa memesan Ayam taliwang sate tanjung dan jenis makanan lain nya juga, karena makanan di tempat ini sungguh luarbiasa lezat nya "


" kalau gitu, aku mau mencoba nya " ucap Reyna


Mereka pun memesan makanan hingga meja pun penuh, karena Fandy memang memesan semua nya . ia bahkan menyuruh orang lain untuk ikut mencoba makanan khas lombok ini, termasuk supir dan tukang parkir di sana untuk menikmati makanan secara bersamaan, di balik sikap dingin nya Fandy ada rasa peduli yang begitu tinggi di dalam hati nya, itu lah yang membuat Reyna begitu mencintai Fandy.


mungkin orang lain tidak bisa menilai kebaikan mu, tapi aku lah yang bisa merasakan nya.


" Sayang, kamu sudah makan dua piring sekaligus " ucap Fandy kepada Reyna


" aku sangat menikmati nya " ucap Reyna sambil menggigit daging ayam


" yasudah, aku menerima mu kalau suatu saat kamu gendut. " ucap Fandy sambil tertawa


" beruang kutub" teriak Reyna


karena ia memang khawatir kalau saja berat badan nya naik, padahal dia sendiri yang tidak bisa menjaga makan nya.


cewek memang aneh, baru naik satu kilogram saja, sudah kebingungan.


" yasudah aku berhenti makan " ucap Reyna sambil menaruh sisa daging ayam yang baru saja di lahap nya.


" karena kamu sudah kenyang kan ? buset baru kali ini ketemu cewek, makan sampai habis dua piring " ucap Fandy sambil tertawa ia terus meledek Reyna bahkan Reyna sampai mencubit perut Fandy karena ia tidak bisa berhenti tertawa.


" jangan berisik ah" ucap Reyna sambil cemberut


" pokok nya habis ini, kamu harus olahraga!" Ucap Fandy


" ah, males baby!" ucap Reyna


" harus pokok nya" ucap Fandy lagi.


***


Setelah mereka selesai makan, akhir nya mereka pun pergi ke pantai gili trawangan dalam panas nya terik matahari karena mereka memang akan menikmati sunshet, tapi Fandy juga ingin snorkling menjelajahi keindahan pantai gili trawangan.


mereka sudah sampai, Reyna pun memakai baju yang tidak berlengan, khas pantai dengan rok yang di lilitkan di pinggang nya sementara Fandy mengenakan kemeja bermotif daun dan celana pendek yang memperlihatkan bentuk kaki nya yang mulus di penuhi rambut rambut kecil.


mereka menyewa tenda di pinggir pantai karena terik matahari menyengat ke tubuh nya, padahal banyak sekali turis dari mancanegara yang berjemur menikmati panas nya matahari , terkecuali dengan Fandy dan Reyna mereka memilih menikmati nya di sebuah tenda besar yang sudah di lengkapi kasur serta bantal, tak lupa mereka memesan kelapa muda. untuk menyegarkan tenggorokan.


" apa yang kamu pandangi?" ucap Reyna sambil melihat ke arah Fandy


" memandang mu" ucap nya singkat


" bohong banget, awas yah kalau kamu berani memandang wanita lain apalagi orang asing yang sedang berjemur disana" ucap Reyna sambil cemberut


" mereka tidak ada apa-apa nya di bandingkan dengan diri mu " ucap Fandy sambil menggoda Reyna


" aku tidak mendengarnya, coba katakan sekali lagi!" ucap Reyna yang hanya pura pura saja tidak mendengar Fandy.


" Kelinci ku, istri ku. wanita yang paling aku sayang"


" aku mencintai mu, Reyna !"


Fandy pun berteriak mengatakan cinta kepada Reyna sampai turis yang berada di sebelah mereka pun menatap dengan heran.


" berisik " ucap Reyna yang membekam mulut Fandy .


" a-ku men.. cin... " ucap Fandy yang di bungkam mulut nya oleh Reyna


Lalu, Reyna pun tersenyum dan mengecup pipi Fandy dan ia langsung berlari ke tepi pantai, ia bahagia dengan kehidupan nya yang sekarang karena Fandy begitu ceria dan lebih terbuka apapun dengan Reyna.


*Cinta itu bagai pasir di pantai. Semakin kamu menggenggam semakin terlepas.


karena cinta ku, tidak main-main* .


Note : author banyak mengucapkan terimakasih bagi yang sudah vote like maupun komen. kalian lah yang mendukung novel ini untuk terus berlanjut.


Author tidak akan bosan meminta kalian untuk like dan komen .


tentu nya Vote agar author masuk dalam peringkat dua puluh besar.


* peluk jauh*