My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Visi dan Misi Cinta



Setelah Baby Al dan Baby El tertidur dan di jaga oleh mamah Venna, Aleyna pun menghampiri Reyna yang tengah duduk di belakang rumah nya tepat nya di Dekat kolam Renang, Selain Sejuk dan nyaman tempat nya . Di sana juga sudah tersedia tempat duduk di bawah pohon rindang berhadapan dengan kolam renang . Tempat ini sangat cocok untuk bersantai sejenak dengan semua aktivitas yang di lakukan terasa sangat penat, namun Aleyna segera menghampiri Reyna yang sedari tadi hanya melamun dan diam saja, ini bukan seperti Reyna yang ia kenal yang selalu nampak ceria, kali ini Reyna begitu pendiam . Apa yang terjadi dengan Reyna sebenar nya.


" Kenapa sih sahabat aku ini, dari tadi cemberut terus, Jangan jangan ngga di kasih jajan ?" Ledek Aleyna lalu menghampiri Reyna dan duduk di sebelah nya, di sana sudah tersedia Jus jeruk dua gelas penuh. Kebetulan Cuaca tidak terlalu panas. Karena menjelang sore memang sangat sejuk di tambah sepoi sepoi angin . dan Tanaman bunga yang harum membuat suasana hati menjadi damai, namun tidak untuk Reyna.


" Kenapa sih, Fandy tidak memberi kejelasan sama hubungan nya " Ucap Reyna .


Aleyna memeluk Reyna dari belakang.


" Rey, dr. Fandy bukan ABG atau anak SMA . Dia itu pria dewasa, Emang masih jaman yah mengajak seseorang untuk berpacaran lagi, bukan kah enak kalau langsung menikah " Ucap Aleyna lalu melepaskan pelukan nya


" Iya Ley, Aku mengerti dengan keadaan nya sekarang. Aku emang egois " Ucap Reyna dengan nada lemah


" Kamu tidak egois Rey, hanya saja mencintai seseorang memang harus menurunkan ego kamu, kalau tidak. Mungkin semua nya akan berantakan " Ucap Aleyna ia begitu dewasa


" Aku tahu Ley . Aku bahkan tidak akan bisa melihat nya lagi " Ucap Reyna


" Jangan jangan, kamu ngga rela kalau dr. Fandy pindah ke Apartement ?" Ucap Aleyna menggoda Reyna


" Tidak ! maksudku, Aku tidak akan bisa melihat nya lagi kalau dia tidak segera menikahi ku " Bantah Reyna


" Jangan ngeles deh Rey . Bilang saja tidak mau fandy pergi dari rumah mu " Ucap Aleyna lalu tertawa ngakak melihat wajah Reyna yang begitu merona


" Iya deh . Aku mana bisa bohong sama kamu, Kamu sendiri jago menebak perasaan seseorang " Ucap Reyna lalu menyerah karena selalu di sudutkan oleh Aleyna


" ini cara terbaik Rey . Daripada kamu kebablasan gimana ?" Ucap Aleyna


" amit amit deh, Aku ngga mau melakukan hal bodoh seperti itu " Ucap Reyna lagi


" Bagaimana kalau kamu buatkan Fandy sesuatu sebelum dia pergi dari rumah mu ?" Ucap Aleyna


" Maksud kamu Ley ?" Ucap Reyna


Kemudian Aleyna memberikan ide nya untuk Reyna, Aleyna menceritakan pengalaman nya ketika dr. Adnan membuatkan Roti bakar Blueberry kesukaan Aleyna, saat pertama kali menikah, ntah Hal kecil itu sangat berkesan untuk Aleyna dan Romantis karena ketika Aleyna bangun dari tidur nya ia benar benar di suguhkan dengan Roti bakar Cinta Ala chef Adnan, Romantis dan berkesan . Mungkin Reyna bisa mencoba hal kecil tersebut untuk membuatkan dr. Fandy kue untuk nya . Sebelum ia pindah ke Apartement. Karena malam ini, malam terakhir Fandy tinggal di Rumah Reyna. Karena Visi dan Misi cinta yaitu Perjuangan untuk bersatu .


" Tapi kan Aku ngga bisa bikin kue !" Ucap Reyna


" Gaptek banget sih, kamu hidup di Jaman era globalisasi ngga usah gaptek deh " Ucap Aleyna


" Yasudah aku mau ke supermarket dulu yah, Aku pinjem motor kamu yah " Ucap Reyna lalu segera bergegas menuju supermarket .


Lalu mengambil konci motor dari Aleyna, Ia mengendari Moge milik Aleyna yang sudah lama tidak Aleyna gunakan . Segera ia bergegas menuju Supermarket untuk membeli bahan bahan membuat Kue . Entah Reyna sendiri bingung mau membuat kue Apa, Sedangakan masak Air saja kadang kelupaan, Apalagi suruh membuat Kue . Setelah sampai Supermarket, Reyna kebingungan . Entah ia akan membuat apa, segera ia mengambil Handphone dari dalam Saku celana nya, Dan mengetik di papan google, mencari tahu menu kue yang gampang dan simple namun berkesan.


" Dark Chocolate Cake " Ucap Reyna sambil tersenyum dan Segera mencari bahan apa saja yang harus ia butuhkan untuk membuat Dark Chocholate Cake.


Segera Reyna masuk ke dalam Supermarket, Ia sendiri bingung harus meminta bantuan kepada Siapa, Dengan Rasa Ragu Reyna meminta bantuan kepada Pegawai yang Ada di supermarket untuk mencarikan semua bahan yang Ada di layar handphone nya karena Reyna sendiri tidak mengetahui nya.


" Mbak, bisa tolong saya cari semua bahan untuk membuat Cake " Ucap Reyna


" Bisa mbak, Apa saja " Ucap Mbak pegawai itu


Kemudian Reyna pun menyebutkan satu persatu bahan untuk membuat Cake nya . Sementara Mbak pegawai Supermarket yang membantu mengambilkan nya, Seribet ini kah Visi dan Misi Cinta yang Reyna Jalani . Atas dasar Cinta dan perjuangan, Namun jika mengingat senyum dr. Fandy yang sangat manis, Ia justru tambah semangat.


Tak lama Handphone nya berbunyi, biar saja Reyna sengaja tidak mengangkat Telepone dari Fandy toh Reyna sedang membuatkan kejutan untuk Fandy. Sudah banyak Pesan whatsapp yang masuk ke handphone Reyna. Tetap Saja Reyna hanya membaca nya saja.


( manusia kutub )


" P "


(Manusia kutub )


" Kamu sudah pulang ?"


( manusia kutub )


" kelinci ku yang manis, kamu sudah pulang ?"


( Manusia kutub )


" Kamu kemana ?"


( Manusia kutub )


" Jangan nakal, jangan membuat aku khawatir "


( manusia kutub )


" kamu marah sama aku ?"


Reyna hanya tersenyum melihat isi pesan yang di kirim oleh Manusia kutub, ntah Reyna sudah terbiasa memanggil Fandy dengan sebutan Manusia kutub sampai ia menamakan Fandy di kontak handphone nya dengan nama manusia kutub, dan Sementara Fandy memangggil Reyna dengan sebutan kelinci, Di rasa Aneh bukan, Dia sendiri bilang Kalau Kelinci itu Lucu dan menggemaskan sama seperti ku, Dasar Manusia kutub . Enak saja menyamakan Reyna dengan Kelinci namun Reyna senang senang saja sih, Apalagi itu panggilan khusus untuk Reyna .


" Aku ngga marah kok Mas beruang kutub " Ucap Reyna dalam hati sambil tersenyum


Sementara Mbak pegawai Supermarket terus memanggil nya namun tidak di hiraukan oleh Reyna karena ia asik membayangkan wajah Tampan Fandy .


" Maaf mbak, Apa lagi ?"


" Mbak .. "


" Mbak, Apa mbak sehat ?"


" Mbak .. Mbak .. "


Akhir nya Reyna pun tersadar dan terkejut ketika mbak pegawai itu terus memanggil nya . Ia merasa malu segera melanjutkan memilih bahan untuk membuat Cake .


" Maaf mbak, Saya melamun " Ucap Reyna merasa tidak enak hati


" Saya mengerti mbak, Apalagi mbak sedang kasmaran " Ucap pegawai itu sambil tersenyum ke Arah Reyna


" Maka nya mbak, Aku mau buat kue " Ucap Reyna


" Buat pacar mbak ya ?" Ucap Pegawai itu .


" Bukan, dia bukan pacar saya " Ucap Reyna ia mati kutu ketika di tanya soal pacar sedangkan Fandy belum meresmikan kembali hubungan nya dengan Reyna.


Ah, Reyna tidak perduli. Yang terpenting Reyna mengetahui kalau Fandy menyukai nya


Setelah selesai membeli semua bahan dan Resep untuk membuat Cake, dan dengan di Arahi bantuan dari pegawai Supermarket, Segera Reyna membayarnya dan bergegas pulang karena sudah tidak sabar ingin membuat Cake untuk Fandy.


Setelah sampai Rumah, Segera Reyna menuju dapur setelah selesai membeli semua bahan bahan yang ia butuhkan untuk membuat Cake. Dan Ganti baju terlebih dahulu,mata nya terus menatap Youtobe yang ia tonton, Trik dan Resep membuat Cake.


" Chef Reyna Siap beraksi " Ucap Reyna sambil tersenyum


". Yampun, Semoga saja berhasil " Ucap Reyna setelah menaruh nya di dalam Oven . Dan akan di panggang sekitar 40 menit untuk hasil yang lebih maksimal


Tak lama Handphone Reyna pun berbunyi segera ia mengangkat nya karena susah terlalu lama ia mengabaikan Fandy yang sedari tadi menelpon nya.


" Kamu kemana saja, Kelinci nakal " Ucap Fandy dalam telepon nya


" Maaf manusia kutub, Aku habis bangun tidur " Ucap Reyna mencari Alasan


" Aku dalam perjalanan, Sebentar lagi sampai ke Rumah kamu " Ucap Fandy


" Siap deh . Kamu hati hati di Jalan " Ucap Reyna lalu menutup Telepon dari Fandy.


*


*


*


Reyna pun segera bergegas Mandi sambil menunggu Cake yang sedang di panggang di dalam Oven.


Ia membersihkan tubuh nya dan mencari baju dress yang cocok untuk nya, karena Fandy menyukai Reyna kalau memakai dress kata nya sih lebih Anggun .


Lalu ia mengulaskan Make up Tipis di wajah nya, Dan ia memakai Lip tint berwarna pink dan terlihat segar dan fresh . Karena Reyna sendiri tidak menyukai Make up yang terlalu tebal dan terkesan tua . Ia lebih menyukai make up Ala ala korea .


Segera ia berlari menuju dapur karena sudah terlalu lama ia meninggalkan nya .


" Omg .. Cake Aku ! " Ucap Reyna segera berlari ketika mencium bau gosong dari arah dapur.


benar saja, Dark Chocolate Cake yang Reyna buat gosong namun hanya pinggir nya saja.


" Shit ! Gosong " Ucap Reyna lalu bersedih


Segera ia mengangkat Kue nya yang sedikit gosong, dan menaburi Beberapa Keju di Atas nya, Lalu menaruh nya agar dingin . meski sedikit kecewa namun, setidak nya Reyna sudah berusaha .


Sementara Fandy berhenti sejenak di salah satu Toko Boneka, Ia mengingat Reyna . Sebenar nya ia ingin membeli Bunga mawar seperti yang Adnan katakan, namun Fandy sempat tidur di kamar Reyna dan di sana tidak Ada satu pun Boneka yang terpajang di kamar nya . Makanya ia berniat ingin membelikan Reyna Boneka . Namun Ia sendiri bingung ketika ingin membeli nya, Kalau saja ia mempunyai uang banyak. Ia ingin mengajak Reyna kencan di Restauran bintang lima namun, Akhir akhir ini Fandy harus irit karena Ia ingin membeli Rumah untuk masa depan nya .


" Maaf mas, Ada yang bisa saya bantu ?" Ucap Pegawai Toko Boneka


" Saya ingin boneka Beruang yang besar berwarna coklat kalau bisa paling besar deh " Ucap Fandy


" Ada yang ini Mas, paling besar di antara yang lain " Ucap Pegawai itu


" Yasudah tolong bungkus ya , Sama boneka kelinci berwarna pink itu satu " Ucap Fandy


segera pegawai itu membungkus Boneka beruang besar berwarna coklat . Ini lebih besar dari tubuh Reyna . Alasan Fandy membeli boneka Beruang besar Adalah untuk menemani Reyna kalau ia tidak berada di samping Reyna mengingat Fandy akan pindah besok pagi ke Apartemen nya. Dan boneka kelinci yang kecil untuk Reyna karena menurut Fandy wajah Reyna mirip seperti boneka kelinci berwarna pink ini.


setelah selesai, ia bergegas melanjutkan perjalanan nya ke Rumah Reyna.


*


Setelah sampai di Rumah Reyna, Fandy mengetuk pintu Rumah Reyna namun ia menghadapkan boneka beruang besar itu di depan pintu Reyna sementara Fandy mengumpat di pinggir pintu.


Reyna pun membukakan pintu rumah nya, sontak ia terkejut ketika melihat sosok boneka beruang besar di hadapan nya.


Sampai besar nya melebihi tubuh Reyna.


Ia Amat terkejut.


" Selamat malam, kelinci ku " Ucap Fandy di balik pintu sambil tersenyum dan memegang boneka kelinci .


Reyna langsung memeluk boneka beruang besar nya dengan sangat erat.


" kamu mengagetkan Aku " Ucap Reyna lalu tersenyum ramah


" Jadi boneka nya doang yang di peluk, kalau gitu tadi aku ngga usah beliin " Ucap Fandy lalu membalikan tubuh nya .


" Aku sayang kamu beruang kutub " Ucap Reyna sambil memeluk fandy dari belakang .


" Kok aku ngga ?" Ucap Fandy sambil tertawa


sontak Reyna kesal dan melepaskan pelukan nya.


" Bercanda kelinci manis ku " Ucap Fandy lalu menarik hidung mancung Reyna .


" Aku laper , Seharian kamu kemana saja sih " Ucap Fandy sambil masuk ke dalam Rumah Reyna segera ia membuka kulkas . dan ia terkejut ketika melihat Cake dengan tulisan For u Manusia kutub .


" Jangan di buka ! " Ucap Reyna ia khawatir fandy membuka nya karena cake nya sedikit gosong .


" Jadi kamu membuatkan aku Cake ini " Ucap Fandy sambil mengambil cake di dalam kulkas.


" Jangan, itu tidak enak " Ucap Reyna karena merasa malu


Dengan sangat cepat fandy membuka cake nya meski Reyna mencoba menghalangi namun Fandy berhasil membuka nya .


" Aku cobain yah " Ucap Fandy sambil mengambil Pisau dan Garpu serta piring kecil


" Aku gagal membuat cake itu,pasti Tidak enak " Ucap Reyna sambil menundukkan kepala nya .


Lalu Fandy mencoba nya dan merasakan Cake buatan Reyna.


" Enak banget, Luar biasa " Ucap fandy


Reyna mendongkakan kepala nya dan terkejut mendengar perkataan Fandy


" Kamu Serius ?" Ucap Reyna sambil membulatkan mata nya


" Aku serius kelinci ku " Ucap Fandy sambil terus mencicipi Cake buatan Reyna


Reyna langsung memeluk Fandy dengan sangat erat.


" Maaf yah seharian ini, Aku cuekin kamu demi membuat cake ini, Dan aku seneng kamu menyukai nya " Ucap Reyna .


" Apapun akan terasa enak kalau kamu yang buat " Ucap Fandy sambil mengelus rambut Reyna .


Uluh uluh Cung yang Baper tingkat kecamatan wkwk.


Di Komen dong yang Rame.


agar Author seneng