My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
BabyMoon Day 2



Setelah kemarin mereka hanya menghabiskan waktu untuk beristirahat, Namun Hari ini Mereka mempunyai waktu untuk mengikuti Kuis tantangan yang akan di Adakan oleh Pihak Resort villa mawar Yaitu Kak Reza dan Mbak Anggun, Mereka merencanakan Beberapa Kuis yang berhadiah Iphone X Secara Cuma cuma. Meskipun mereka bisa membeli nya sendiri Namun Kuis Ini penuh dengan Tantangan, Dan Rintangan . Karena mereka di Tuntut harus menemukan Beberapa Amplop yang berisi Rangkaian Kata kata . Siapa yang Akan menemukan nya Duluan, Pasti dia pemenang nya .


Langkah Pertama Kak Reza mengumpulkan Mereka yang sedang berbaris di depan Villa, Dan memberi Aba aba Tentang Kuis yang akan mereka Ikuti, Kuis ini di bagi menjadi tiga kelompok . Pembagian kelompok pun sudah di Atur oleh Kak reza dan Anggun.


Kelompok Pertama Ada Aleyna dan Suami nya sendiri yaitu dr . Adnan , Dan Reyna dengan dr.Fandy beserta Susan dengan dr. Daniel, Mereka di bagi menjadi beberapa kelompok .


" Sayang akhir nya kita satu kelompok " Ucap Aleyna sambil merangkul suami nya itu.


" Iya sayang, Aku ngga mau kamu Kenapa kenapa , Aku ingin Ada di samping kamu " Ucap dr. Adnan


Sementara Reyna malah mendengus kesal ketika di Satukan kelompok nya dengan dr. Fandy, Mengapa harus satu kelompok sama manusia Kutub itu sih, Kenapa Reyna tidak satu kelompok dengan Susan, Biar manusia kutub dengan dr. Daniel ?


Ah, Apa boleh buat, Team Resort selaku Kak Reza sudah membagi nya, Dan ia sudah memberi Sanksi bagi Team yang Protes.


Mimpi Apa semalam bisa satu kelompok dengan dr. Fandy, Rasa nya ia ingin mencakar Muka Manusia kutub itu, Tapi Sangat di Sayangkan .


Wajah nya Terlalu Tampan untuk di Cakar cakar, Dan Reyna terlalu Sayang untuk menyentuh Wajah nya yang semulus Pantat bayi . Bahkan lebih mulus dari Reyna ?


Kak Reza memberi Aba aba, Bahwa Setiap Satu Team mempunyai Peluang untuk menang, Karena Kak Reza sendiri sudah menyembunyikan beberapa Amplop yang berisi Susunan Kata kata, Mereka harus menemuka minimal tiga Amplop .Jadi mereka harus berpisah dan Berpetualang untuk Menemukan Amplop Tersebut.


" Kalian Sudah siap ?" Ucap Kak Reza


" Siap"


Mereka pun langsung bergegas pergi, Karena Kalau Ada Team yang Kalah Akan kena Hukuman, Ntah Hukuman nya Apa . Mereka sendiri tidak mengetahui nya .


Aleyna dan Adnan pun bergegas pergi ke Arah kebun Teh, Siapa tau ada amplop yang di selipkan di Sana, tak henti nya Adnan menggenggam Tangan Aleyna ia tidak mau Melepaskan nya.


" Mas Itu amplop nya mas " Ucap Aleyna sambil menunjuk ke Arah Tanaman Daun Teh


" Susah banget di Ambil nya Sayang " Ucap Adnan Sambil berusaha mengambil Amplop yang Terselip di Dalam Tanaman Daun teh tersebut


"Ayo Daddy Semangat " Ucap Aleyna menyemangati Suami nya, Ia sudah tidak Sabar ingin membuka Amplop Tersebut .


Sementara Reyna Dan Fandy pergi ke sebelah Barat dari Villa mawar, Mereka menelusuri Perkebunan teh juga, Karena Villa mawar menang sangat dekat dengan Kebun Teh, Namun dari Arah yang berbeda dengan Pasangan Aleyna dan Adnan .


" Dari tadi Ngga ketemu Amplop nya , Gara gara kamu sih ngga mau nyari, Kan lumayan Tuh Iphone X nya " Dengus kesal Reyna .


" Aku ngga peduli sama Hadiah nya " Ucap dr. Fandy yang membuat Reyna semakin Merasa Heran .


" Terserah, Aku Capek mau Istirahat dulu " Ucap Reyna sambil duduk di Dekat pohon Rindang , Karena merasa sangat Lelah


Tak mau menunggu Lama dr. Fandy pun mengangkat Tubuh Reyna dan menggendong nya, Dia memang sangat Agresif, Meskipun Wajah nya dingin dan Jarang Senyum. Ia mengangkat Tubuh Reyna tidak perduli dengan Reyna yang terus meronta ronta untuk di Lepaskan . Fandy mengacuhkan Reyna meski Punggung nya sudah berapa kali Reyna pukul


" Turunin aku nggak !! Kalau ngga Aku gigit nih " Ucap Reyna sambil menggigit Gemas Punggung Fandy, Hingga ia Teriak kesakitan akibat gigitan Reyna.


" Aw "


Fandy membanting Tubuh Reyna begitu Saja, Sampai Ia teriak kesakitan.


" Kamu itu Cewek Apa Vampire ? " Ucap Fandy sambil memegangi Bahu nya.


" Kamu tuh Cowok Atau Tukang kuli Pasar, Enak aja Gendong Aku tanpa seijin aku " Ucap Reyna sambil menatap dalam wajah fandy


" Dasar cewek mau menang sendiri " Ucap Fandy langsung pergi meninggalkan Reyna sendiri .


" Manusia Kutub, Aku mau kok di Gendong terus sama kamu, Tapi Aku Malu " Batin Reyna ia tersenyum menatap kepergian Fandy yang kesal dengan diri nya.


Reyna pun menyusul Fandy dan menggandeng Tangan Fandy sambil menyenderkan Wajah nya di Otot lengan milik Fandy .


Fandy hanya Terdiam, Dia memang lemah dengan pesona Reyna, Dia bisa apa ? kalau Reyna saja mampu membuat pikiran nya tidak tenang, Apalagi ketika Menatap wajah nya, Bisa jadi Fandy tidak Akan bisa tidur Nyenyak


Apa ini yang di Namakan Cinta ?


Tapi Fandy bukan orang yang mudah mengatakan Cinta, dia orang yang Terlalu mementingkan diri nya sendiri, Dan Sifat nya sama saja dengan Reyna sama sama Gengsi dengan perasaan masing masing .


Mereka berjalan menuju Amplop yang ia temukan di Topi salah satu Petani di Kebun Teh, Dengan Amat senang Reyna memeluk Fandy tanpa menyadari nya .


" Ehem .. Nyaman ya ?" Sahut fandy sambil menyadarkan Reyna .


" Maaf . Reflek " Ucap Reyna melepaskan Tangan nya yang meringkal Di bahu Fandy


Dan Reyna tersenyum malu, Apa yang ia lakukan benar benar membuat Harga diri nya Jatuh, Tapi Reyna Tidak perduli, Toh Fandy orang yang Reyna Cintai.


Sudah banyak Amplop yang Reyna dan Fandy Temukan, Mereka memang Kompak . Walaupun Kadang seperti Kucing dan ****** Namun di Kuis Tantangan ini Mereka benar benar sangat Kompak .


🌿


🌿


🌿


Tak lama, Susan Dan Daniel pun pergi ke Arah selatan dekat Taman Bermain di Dekat Villa Melati tak Jauh dari Villa mawar, Mereka pun duduk dan Beristirahat Sambil menikmati Suasana Nyaman Tanpa Hiruk pikuk Nya kendaran yang berlalu lalang, Susan memang sedang butuh Ketenangan, Begitu pun Daniel .


Masalah yang mereka hadapi Benar benar sangat menyedihkan, Namun mereka sudah mulai Bangkit kembali, Karena tidak baik kalau Terus menerus kalut dalam kesedihan, Sementara Kebahagiaan datang di Masa depan .


Daniel memang membuat Susan menjadi Nyaman,Walaupun pertemuan mereka Baru pertama kali Ntah Susan merasa Daniel cowok yang dewasa, Dan Humoris terutama karena di Samping Daniel, Susan lebih bisa Tertawa lebar . Ntah Ada sosok Ryan di Dalam diri Daniel, Apakah Tuhan mengirimkan Daniel untuk menggantikan Posisi Ryan di Hati Susan .


"Kamu kenapa ?" Ucap Daniel ketika melihat mata Susan yang berkaca kaca


" Tidak, Aku hanya ingat dengan Masa lalu ku Saja, Maaf aku mengingat nya di Saat sedang bersama kamu" Ucap Susan sambil menyeka Air mata nya.


" Tidak Apa apa, Aku mengerti. Kamu bisa Anggap aku Mantan Kekasih mu " Ucap Daniel mencoba menenangkan Susan


" Tidak, Kau tetaplah dr. Daniel . karena kamu berbeda, Biarlah masa lalu ku , Aku kenang sendiri " Ucap Susan begitu Tegas


" Aku Tahu, Memang sulit . Tapi Aku harap kamu tidak menutup Hati mu untuk Orang yang menyukai mu " Ucap Daniel begitu Membuat Susan sangat Tersentuh .


" Mana Ada yang menyukai Aku ?" Ucap Susan sambil Tertawa.


" Ya banyak lah, Kamu itu Cantik dan Dewasa, Aku Bahkan menyukai mu " Ucap Daniel


" Kamu bisa Aja , Gombal Terus Yah " Ucap Susan sambil Tersenyum, Ntah ia merasa Nyaman dengan Obrolan kecil ini bersama Daniel, Karena di Sepanjang Jalan Daniel selalu menghibur dan menggoda nya, Sampai Ia lupa Akan Kuis yang Harus mereka Lakukan . Memang Susan dan Daniel sama sama Tidak tertarik, Namun Kebersamaan inilah Yang membuat nya tertarik , Kapan lagi bisa mengenal Susan dengan dekat, Bahkan Daniel Sangat berterimakasih dengan Kuis Tantangan ini,Ia bisa lebih dekat Mengenal Susan .


Aleyna dan Adnan pun Berhenti di Salah satu Gubuk yang dekat dengan kebun Teh, Karena merasa Sangat Lelah . Sementara Aleyna baru Saja menemukan Satu Amplop, Ia enggan Untuk mencari nya lagi .


Ia membaringkan Tubuh nya di paha Adnan, Dan Adnan membelai Lembut Rambut Aleyna, Ia benar benar mencintai dan menjaga istri nya dengan sepenuh Jiwa nya . Ia sama sekali Tidak ingin melewatkan Kebahagian dan kebersamaan dengan Istri nya .


" Sayang, Kamu ngga jadi Ambil S3 kamu di London ?" Ucap Aleyna sambil memainkan Hidung Mancung Adnan .


" Tidak sayang, Aku menunda nya . Aku ingin menjaga dan merawatmu di saat kamu sedang mengandung Anak kembar ku " Ucap Adnan sambil mengecup kening Aleyna.


" Makasih mas Adnan, Aku tidak tau lagi harus mengucapkan Rasa syukur ku Kepada tuhan karena aku bahagia memiliki Kamu " Ucap Aleyna mengecup Bibir Merah muda milik Adnan, Karena Adnan tidak merokok . Bibir nya pun Alami dan manis .


Baru kali ini Aleyna sangat Agresif , Karena ia mengingat ketika Adnan mencium nya tepat nya di Gubuk seperti ini.


Adnan pun menerima Ciuman Secara tiba tiba dari Aleyna, Ia mencium lembut Istri nya itu, Seakan Adnan tidak Akan pernah puas walaupun Hampir setiap hari mereka berciuman, Karena Bibir Aleyna sangat lah Menggoda nya.


" I love you " Bisik Aleyna di Telinga Adnan, Kemudian dia menggigit Telinga Adnan dengan sangat pelan namun mampu membuat Adnan merinding .


Adnan pun menangkup kedua Pipi Aleyna dan mulai mengecup bibir manis Aleyna, Bahkan mereka tidak perduli kalaupun Ada yang melihat nya . Toh mereka Sudah sah sebagai suami Istri.


Like dan Komen Ya.


Btw Tebak Kira kira Couple mana yang Menang ya ?


#Adeyna ( Adnan + Aleyna )


#Fayna ( Fandy + Reyna )


#Dasus ( Daniel + Susan )


Komen yak,Karena banyak keseruan di Cerita ini selanut nya 🌺🌺🌺❤❤❤❤❤