
Sekitar pukul 03.00 wib, Aleyna pun terbangun dari tidur nya karena perut nya terasa Sakit serta pinggang nya yang terasa panas, Ia sudah tidak nyaman untuk tidur, Segera ia pergi ke Toilet karena sudah tidak tahan ingin membuang Air kecil, Ini sudah ke sepuluh kali nya Aleyna buang air kecil, Akan tetapi ini sangat berbeda,
" Mas ... " Teriak Aleyna ketika Ada cairan yang terus keluar dari area sensitif nya.
segera Adnan beranjak dari tidur nya dengan mata yang setengah terpejam ia pun menghampiri Aleyna yang tengah berada di kamar mandi.
" Sayang . . . perut Aku sakit " Ucap Aleyna sambil memegangi pinggang nya juga yang terasa panas
" Sayang ketuban kamu sudah pecah ? Kamu mau melahirkan sayang " Ucap Adnan nampak panik
" Mas ... perut Aku sakit banget . mas Mending tukeran deh perut nya . Aku ngga kuat Mas .. " Teriak Aleyna .
" Lebih baik kita ke Rumah Sakit sayang " Ucap Adnan lalu menggandeng Aleyna menuju mobil
" Kamu yang kuat sayang ... " Ucap Adnan lalu duduk di samping Aleyna.
Kali ini Adnan tidak mengendarai mobil karena ia tidak berani apalagi dalam keadaan gelisah dan cemas melihat Aleyna yang mau melahirkan, Ia menyuruh Supir nya Pak Yanto untuk mengemudi dan membawa Aleyna menuju Rumah Sakit Tak lama ia menghubungi Mamah Venna dan papah Yudha beserta Bunda Widya dan Ayah Raden . .Mereka begitu terkejut ketika mendengar Aleyna akan melahirkan cucu nya. Segera mereka pun menyusul Adnan ke Rumah Sakit dan tak lupa Adnan menghubungi kedua sahabat Aleyna dan Mereka pun akan menyusul ke Rumah Sakit.
Sementara Aleyna masih merasakan kontraksi diperut nya. Ia menyandar ke pundak Adnan dan Adnan pun mengelus perut Aleyna. Keringat Aleyna sudah bercucuran hingga membasahi baju Adnan .
" Mas ... Aku ngga kuat mas .. Perut Aku sakit banget mas . Aku bener bener ngga kuat " Ucap Aleyna sambil menangis karena ia tidak kuat menahan nya.
"Jangan nangis sayang . Sebentar lagi kita sampai ke Rumah Sakit sayang .. " Ucap Adnan sambil mencium kening Aleyna dan mencoba menenangkan Aleyna yang sedang kesakitan .
" Pak .. Agak di cepetin ya bawa mobil nya " Ucap Adnan kepada Pak Yanto.
Mobil lambhorghini itu melaju sangat kencang menuju Rumah Sakit tempat dr Adnan bekerja . Sementara Aleyna tak kuasa menahan air mata nya. Ia sudah tida kuat menahan rasa sakit .
" Mas masih lama ya mas .. Perut Aku sakit banget mas kayak nya aku ngga kuat .. " Ucap Aleyna ia pun berurai air mata. Ia baru tahu kalau akan melahirkan seorang anak harus sesakit ini, Ia jadi teringat akan sosok Mamah nya yang selalu sabar dengan kenakalan Aleyna , Sekarang Aleyna mulai mengerti Setelah ia mengalami Sakit perut yang ia tidak bisa menahan nya.
" Sabar sayang .. Bentar lagi sampai ya " Ucap Adnan sambil menghapus air mata Di pipi Aleyna .
tuhan .. tolong beri istri ku kekuatan untuk melahirkan buah hati hamba. Lancar kan persalinan istri ku ..
Adnan semakin tidak tega melihat Aleyna yang sudah tidak kuat menahan rasa sakit, Adnan memang sangat khawatir namun ia tidak ingin membuat Aleyna semakin cemas ia terus menyemangati Aleyna dengan berada di samping nya terus menerus .
Setelah hampir 30 menit akhir nya mereka pun Sampai di Rumah Sakit Raden Cipto .Segera Aleyna di bawa menggunakan kursi Roda dan di bawa ke Ruang Bersalin oleh dr Adnan di sana sudah Ada dr. Edwin Beserta dr. Astri dan dr. Chan yang siap membantu persalinan Aleyna.
Dan Mamah Venna beserta Papah Yudha pun sudah berada di Rumah sakit menunggu kedatangan Aleyna. Ia pun menghampiri Aleyna yang tengah berada di Ruang bersalin setelah dokter memeriksa keadaan Aleyna.
" Sayang ... Kamu yang kuat nak " Ucap Mamah Venna sambil mengelus dahi Aleyna yang sudah berkeringat
" Mamah Maafin Aley .. karena Aley banyak salah sama mamah . Aley sering melawan mamah . sekarang Aley sadar . Melahirkan seorang anak akan sesakit ini mah Aley ngga kuat nahan sakit di perut Aley ... " Ucap Aleyna sambil terisak . kini Air mata nya masih terurai dan membasahi pipi nya
" mamah sudah maafin semua kesalahan Aley .. Aley yang kuat yah . mamah yakin Aley bisa " Ucap Mamah venna sambil mencium pelipis Aleyna.
Adnan pun tak kuasa melihat keadaan Aleyna tak terasa air mata nya jatuh membasahi pipi Namun segera ia menghapus air mata nya karena ia tidak ingin Aleyna melihat nya menangis sedangkan Adnan ingin membuat Aleyna semakin kuat dalam melahirkan buah hati nya.
" dr. Adnan. Saya ingin berbicara dengan Anda " Ucap dr Edwin lalu seketika dr. Adnan pun mengikuti nya
" Apa istri saya bisa lahir normal dok ?" Ucap dr. Adnan kepada dr. Edwin
" Maaf dr. Adnan setelah mengecheck Keadaan Istri Anda . Saya Rasa sulit untuk Istri Anda melahirkan secara Normal sedangakan Istri Anda hamil Anak kembar . Kemungkinan Istri Anda akan Menjalani Operasi Caesar dr Adnan " Ucap dr. Edwin sontak membuat Adnan begitu terkejut ia bahkan tidak bisa membayangkan kalau harus lihat Aleyna di operasi karena dr. Adnan tahu betul mengenai operasi Caesar namun ini sudah keputusan terbaik Karena ia tidak ingin terjadi apa apa terhadap Aleyna
" Ini cara terbaik dr. Adnan mengingat kondisi istri anda sangatlah lemah dan hamil di usia nya yang baru menginjak 18 tahun beresiko besar terhadap diri nya . " Ucap dr. Edwin
" Lakukan yang terbaik untuk Istri dan kedua bayi kembar saya " Ucap dr. Adnan dengan sangat tegas . ia tidak ingin terjadi apa apa dengan istri dan kedua calon bayi kembar nya.
Tak lama Bunda Widya pun datang dengan suami nya yaitu dr. Raden Selaku ayah dr. Adnan . Ia pun langsung bertemu dengan dr. Adnan
" Nak bagaimana keadaan istri mu " Ucap Bunda Ratih
" Aleyna ada di ruangan bersalin bersama Mamah " Ucap Adnan sambil menunjuk ke Ruangan Vvip milik Aleyna segera Bunda Widya menghampiri Aleyna .
" Aku ngga bisa Ayah, kalau harus menyaksikan Aleyna saat di operasi Caesar nanti " Ucap dr. Adnan ia merasa bersedih
" Kamu harus kuat nak, Bagaimana pun Aleyna sangat membutuhkan mu " Ucap Ayah Raden
" Aku sudah sering mendampingi dr Edwin untuk ikut melakukan operasi bedah caesar aku tahu betul Yah . Tapi kalau Istri ku sendiri aku tida akan tega melihat nya yah . Hati aku begitu teriris ketika mendengar Aleyna harus di operasi " Ucap dr. Adnan
Apa yang harus aku katakan kepada Aleyna sedangkan ia menginginkan lahiran dengan normal karena ia sendiri takut dengan kamar Rumah sakit
Segera Adnan pun menghampiri Aleyna karena operasi Caesar harus segera di lakukan agar Aleyna dan kedua bayi kembar nya selamat .
" Mas .. kapan aku lahiran nya . Perut aku sakit mas " Ucap Aleyna begitu kesakitan
" dr. Edwin akan melakukan operasi Caesar sayang . Itu tidak sakit sama sekali . Aku akan menemani mu " Ucap dr. Adnan yang begitu memberi kekuatan terhadap Aleyna .
" Iya sayang Operasi Caesar tidak menyakitkan . Bunda yakin kamu kuat " Ucap Bunda Widya .
" Iya nak . Jangan lupa berdoa sayang " Ucap Mamah Venna lalu mencium Aleyna.
*
*
Tak menunggu waktu lama, Aleyna pun di bawa menuju Ruang operasi, Karena Akan melakukan operasi caesar . sementara dr. Adnan sudah mengganti pakaian nya menjadi pakaian Hijau yang di pakai untuk operasi. Dengan ketabahan hati dr. Adnan pun menemani istri nya meski ia tidak tega melihat nya Namun dengan kehadiran Adnan akan mampu membuat Aleyna semakin kuat .
Setelah sampai di ruang Operasi, Di sana sudah ada dr.Edwin dan dr Astri beserta dr. Chan yang akan melakukan operasi Caesar terhadap kandungan Aleyna .
Aleyna nampak ketakutan karena ia sendiri tidak menyukai jarum suntik maupun ruang operasi.
" Mas .. Aley takut mas " Ucap Aleyna sambil menarik baju dr. Adnan
" Mas disini sayang bersama mu, Jangan pernah takut " Ucap dr. Adnan sambil mencium kening Aleyna.
Operasi pun akan segera di mulai . dr Astri pun menyuntikan cairan di selang infusan Aleyna lalu ia pun menyuntikan cairan epidural di bagian tulang belakang Aleyna .Aleyna pun merangkul tubuh suami nya ketika sedang di suntik karena Aleyna sangat takut melihat jarum suntikan .
Dan operasi pun akan segera di mulai !!!
dr. Astri menutup bagian perut ke bawah dengan menggunakan tirai hijau karena dr. astri sudah memberi obat pereda rasa sakit agar Aleyna tidak terlalu merasakan sakit ketika sedang melakukan operasi caesar.
Selama operasi berlangsung, dr. Adnan dengan setia mendampingi Aleyna ia nampak terus menciumi istri nya dan memberi kekuatan terhadap istri nya. dr. Adnan berjanji ia tidak akan pernah sedikit pun menyakiti hati Aleyna karena pengorbanan seorang perempuan dalam melahirkan seorang anak sangat lah menyakitkan dan Adnan tidak ingin sedikit pun menyakiti hati Aleyna. Ia teramat sayang bahkan Aleyna adalah segala nya bagi Adnan.
" Aku mencintai mu istri ku " Bisik Adnan dalam telinga Aleyna. Aleyna pun menggigit lembut bibir Adnan karena itu akan menjadi kekuatan terhadap Aleyna.
Setelah selesai operasi kurang lebih satu jam setelah dr. Edwin berhasil menyayat kulit aleyna sampai di bagian lahir dan Akhir nya operasi nya berhasil Bayi kembar Aleyna berjenis kelamin laki laki dan Perempuan telah lahir kedunia dengan sangat menggemaskan,
dr. Adnan pun nampak terharu ketika mendengar dua suara tangisan bayi, Ia amat bersyukur .
" Terimakasih atas anugerah mu tuhan .. "
bayi menggemaskan putra dan putri dari keluarga besar dr. adnan dan Ny Aleyna telah lahir pada tanggal 01012020
( sumber gambar dari Pinterest )
Adnan mencium kening Aleyna dan ia amat bersyukur kedua bayi kembar nya telah lahir . dr. Adnan pun ingin segera melihat wajah putra dan putri nya . Ia sangat penasaran namun operasi nya belum selesai dan Adnan pun masih menemani Aleyna.
" Mas .. Bayi kembar kita mas ... " Ucap Aleyna dengan suara lirih
" iya sayang terimakasih sudah mengandung buah hati kita .. Aku menyayangi mu " Ucap Adnan lalu mengecup Aleyna lagi.
Kedua bayi kembar nan menggemaskan itu di bersihkan lalu di timbang berat badan nya. Kemudian bayi itu di bawa ke dalam inkubator dan bertuliskan bayi dari Ny Aleyna dan dr. adnan .
Namun sebelum di bawa ke dalam ruangan inkubator dr. adnan sempat melihat wajah tampan dari anak lelaki nya dan wajah cantik dari Anak perempuan nya .
*ini adalah hadiah terindah yang pernah aku miliki, ketika esok adalah hari ulang tahun ku . dan ini akan menjadi kado terindah untuk ku. terimakasih istri ku karena engkau telah mengandung buah hati ku selama sembilan bulan ..
dan ini hari pertama ku menjadi seorang ayah .
selamat buat dr. Adnan dan Aleyna atas lahir nya dua anak kembar dan menggemaskan* .