
Sampai Di hotel , aleyna dan Adnan di penuhi banyak pertanyaan, mulai dari Orang tua nya masing masing dan teman teman nya juga, mereka hanya terdiam dan sesekali mengelak .
Aleyna teringat akan kejadian, sewaktu dr.Adnan menjaga nya dan melindungi nya . Itu hal yang sangat berharga bagi aleyna, Bagaimana tidak ?dr. Adnan sangat manis, dan begitu romantis berbeda ketika,pertama kali bertemu dengan nya, waktu itu ia sangat dingin bahkan sedingin es batu akan tetapi , itu semua salah . setelah ia mengenal dr.Adnan lebih dekat lagi dan sampai Jatuh hati . Ia baru mengetahui sisi lembut dr. Adnan
" Kalian dari mana saja sih? " Ucap Bunda
" Tadi kami kehujanan bunda " Ucap Adnan
" Aleyna kamu ganti baju dulu nak, abis itu makan " Ucap Mamah venna
" Iya mah " Ucap Aleyna
Setelah selesai mandi dan ganti baju, Keluarga Aleyna dan Keluarga Adnan pun berkumpul di meja makan untuk menikmati makan malam bersama , Karena setelah makan . Akan ada pembicaraan penting tentang hari penentuan tanggal pernikahan mereka.
Baik dari keluarga Aleyna dan keluarga Adnan pun sudah sepakat akan merencanakan pernikahan setelah aleyna lulus sekolah .
" Karena sudah berkumpul semua disini, Ada yang ingin Ayah katakan " Ucap Pak Raden
" ini mengenai Hubungan kalian ke depan nya " Ucap Papah Yudha
" Katakan saja ayah dan Om . Adnan bersedia untuk mendengarkan nya " Ucap adnan
sementara aleyna hanya mendengarkan saja .
" Adnan maupun Aleyna, Kami sudah menentukan hari pernikahan kalian " Ucap Pak Raden
" Kalau boleh tahu kapan ya Om " Ucap Aleyna penasaran, sementara ia ingin cepat menikah dengan pujaan hati nya .
" baik, Pernikahan kalian akan di laksanakan setelah Aleyna lulus Sekolah " Ucap Pak Raden
" Kan, aku lulus masih 5 bulan lagi om " Ucap aleyna
" Iya pah, Kenapa ngga di percepat, kan lebih cepat lebih baik " Ucap Adnan
" Karena Ayah ngga mau menganggu Aleyna sekolah, minimal dia lulus tingkat SMA, lagian bukan nya kamu ingin melanjutkan S2 kamu di London ? " Ucap Pak raden
" Iya adnan, Bunda juga ingin secepat nya, Akan tetapi Aleyna masih sekolah . kamu yang sabar " Ucap bunda widya
mereka hanya tertawa melihat sikap Adnan yang sudah tidak sabar untuk menikahi Kekasih nya.
" Baik . Adnan dan Aleyna setuju dengan keputusan ayah dan Om " Ucap Adnan
" Aleyna juga setuju " Ucap aleyna .
********
Sudah hampir 2 hari mereka di Bandung, Akhir nya mereka pun kembali ke Jakarta, untuk melanjutkan aktivitas nya masing masing . Aleyna masuk sekolah seperti biasa, sedangkan Dr. adnan sudah selesai liburan nya . Waktu nya ia bertugas untuk melayani pasien nya di rumah sakit, Sudah beberapa hari ini ia di cari oleh seseorang, Tidak lain adalah Angela
Angela Desiana , Gadis berusia 20 tahun yang sangat dekat dengan dr. Adnan, Bagaimana pun Angela itu sudah lama mengidap kanker Usus, Sementara dr. Adnan lah obat penyembuh paling ampuh untuk Angela . Karena angela sendiri menyukai dr Adnan .
dr. adnan memang sangat perhatian terhadap pasien nya, Apalagi Kepada Angela, Angela anak yang susah untuk minum obat bahkan Orang tua nya pun susah untuk membujuk nya, Terkecuali jika dr. Adnan yang menyuruh nya .
" Bagaimana keadaan angela " Tanya dr. Adnan kepada suster dwi
" Ia dari kemarin tidak ingin minum obat apabila Dr. adnan tidak ada " Ucap nya
" Iya saya akan segera ke ruangan nya " Ucap Dr. adnan
" Baik pak " Ucap nya.
Setelah sampai di Ruangan 46 . dr adnan langsung membuka pintu dan Angela sedang di bujuk bak anak kecil oleh orang tua nya untuk Makan dan minum obat .
"Angela kamu makan dulu sayang " Ucap mamah nya.
" Selamat Pagi angela " Ucap dr. Adnan
Angela langsung memeluk dr. adnan dengan rasa rindu nya yang amat dalam
" dr. Adnan kemana saja sih, sudah 2 hari tidak kelihatan " Ucap Angela
" Saya liburan kemarin . kok kamu masih ngga mau makan " Ucap dr . Adnan
" Aku males . aku Kangen sama dr adnan " Ucap Angela
" Ibu sampai susah buat ngebujuk Angela lagi Dokter " Sahut ibunda Angela
" Sini biar saya suapin " Ucap dr . Adnan sambil menyuapi Angela
di operasi untuk kesembuhan nya,
dr.Adnan yang akan menangani itu semua. Karena Angela menolak untuk di Operasi jika bukan dokter Adnan lah yang menjadi Dokter bedah nya .
Belum lagi, permintaan Ibunda dari Angela yang meminta dr. Adnan untuk terus mendampingi Angela hingga sembuh .
" dokter Adnan. " Ucap Ibu Sri
ibu dari Angela ketika Adnan hendak meninggalkan Ruangan angela.
" Saya sangat berterimakasih atas kebaikan dr.Adnan kepada anak saya Angela " Ucap nya
" Tidak apa apa ibu, itu sudah menjadi tugas saya " ucap dr. adnan
" Saya harap dr . Adnan bersedia untuk mendampingi Anak saya, Saya tahu ini berat bagi Dokter, tapi Angela sangat senang jika dokter yang selalu ada di sisi nya , Angela menyukai dokter " Ucap nya sambil tersedu sedu
" Baik bu, saya akan terus memberi semangat untuk angela Agar sembuh dari penyakit nya itu, Bagaimana pun itu tugas saya sebagai dokter " Ucap dr. Adnan
" Terimakasih dokter " Ucap nya
***
Setiba nya di sekolah dengan wajah yang sangat fresh dan ceria, Aleyna menghampiri teman teman nya yang sedari tadi menunggu di Kantin .
Seperti Biasa ia membeli Mie ayam Favorite nya dan Jus alpukat kesukaan nya .
Lalu menyantap mya dengan Lahap
" Kamu tau ngga Rey, Ada berita bagus " Ucap Aleyna setelah selesai memakan mie ayam nya .
" Berita apa deh " Ucap nya
" Arkan pindah ke Sekolah kita " Ucap Aleyna sambil tertawa
" Hoax banget sih . Geli tau denger nya " Ucap Reyna sebal
" etapiii, Seru juga kalau Ada Arkan, Kan kamu ngga kesepian lagi " Ucap Susan
" Sialan. " Ucap Reyna
mereka pun terus mentertawakan Reyna yang sudah merah muka nya, Bagaimana pun ia tidak menyukai adik kelas nya itu, Arkan terlalu muda untuk menjadi kekasih nya .
Setelah bel masuk mereka pun
bergegas untuk mengganti pakaian nya .
karena hari ini pelajaran Olahraga, Yang akan di bimbing oleh guru baru, Tidak lain adalah Pak Aryan Pratama atau Pak Ryan .
ia pindah ke Sekolah ini untuk mengajar olahraga .
" Aku kangen " Isi pesan Whatsapp dari dr. Adnan yang membuat Aleyna tersenyum bahagia
" Jangan rindu mas, kata dilan juga berat " Balas Aleyna
" Coba kamu pegang kening nya Rey, Takut nya dia demam " Ucap Susan yang heran melihat sahabat nya itu senyum senyum sendiri . Reyna pun dengan sigap menyentuh Kening Aleyna
" Wah gila ini mah gila " Ucap Reyna
" Gila apa tergila gila " Goda susan
" tergila gila sama Dokter Tampan ku " Ucap Aleyna sambil tersenyum
" Kalau cinta sudah melekat " Ucap reyna di sambung susan
" Mantan preman pun Jadi taubat " Ucap susan dengan mendayu dayu
" Kampret " Ucap Aleyna
Reyna dan Susan pun masih terus mentertawakan Aleyna namun ia juga ikut bahagia dengan kehidupan Aleyna.
MANIS NYAAAAAA ...