
Aleyna pun membaringkan tubuh nya di Kasur Rumah sakit, Dengan di Dampingi oleh Suami nya,Karena ini pertama kali Aleyna melakukan pemeriksaan USG, dan memang Aleyna di minta untuk Rileks, Namun ia bergemetar, Meskipun sesekali Adnan menggenggam Tangan nya.
Aleyna sudah tidak kuat mencium bau Rumah Sakit, Selain ia tidak menyukai. Memang di rumah sakit ini terlalu banyak kejadian . Dengan Rasa pusing ia Rasakan, Aleyna terus ingin di percepat Proses Usg nya, Ia sudah tidak Tahan dengan bau bauan yang ada disini, Rasa nya seperti bau Ban mobil Terbakar, Ya padahal Adnan sangat menikmati Ruangan ini . Tentu saja, Dia sudah terbiasa berada di Rumah Sakit.
Tak lama dr. Edwin pun datang dan memeriksa perut Aleyna, Dia menyuruh Adnan mengoleskan Cairan pelembab ke perut Aleyna . Aleyna merasa malu, Karena dr. Edwin yang menyuruh nya.
Usg pertama yang Aleyna lakukan Adalah Usg 4 dimensi, Karena ia ingin mengetahui lebih Akurat perkembangan Calon bayi di perut nya.
sungguh, Sebuah keajaiban dan sebuah Anugerah dari sang pencipta.
Adnan nampak bersyukur karena Ia mendapatkan Anugerah yang Amat berlimpah, Bagaimana Tidak, Di sana terpampang wajah mungil bayi nya, Bahkan Bayi Aleyna pun Kembar, dr. Edwin merasa Takjub ketika proses pemeriksaan, Bayi yang di Kandung Aleyna Ada dua yaitu dua bayi kembar .
Adnan sangat terharu dan mencium kening istri nya itu, Ia amat bersyukur karena mendapatkan dua calon bayi nya itu di Rahim Aleyna .
" Selamat dr. Adnan, Anda mempunyai Bayi kembar, Perkembangan nya sangat bagus, Namun untuk Jenis kelamin, Saya kira kedua nya tidak sama, Melainkan Perempuan dan Satu lagi laki laki . Karena belum Terlalu Jelas terlihat" Ucap dr. Edwin sambil menjelaskan .
" Terimakasih dr. Edwin " Ucap Adnan
" Sayang bayi kita kembar " Ucap Adnan sambil terharu melihat hasil Usg itu di Layar . Ia mencium istri nya.
" Aku bersyukur Sayang " Ucap Aleyna sembari bersedih namun perasaan nya senang, Ia amat bersyukur atas Nikmat Tuhan yang di berikan kepada nya, Ia tidak akan melewat kan kesempatan ini, Meski ia kadang sering mengeluh, Mungkin ini Nikmat nya menjadi seorang ibu .
Tak lama, Adnan dan Aleyna pun bergegas pulang namun tidak ke rumah melainkan ke Rumah mamah Venna, Ia sudah tidak sabar ingin memberi tahu Mamah nya, Yang sedari tadi sudah sibuk menelpon Aleyna, Maklum Karena beberapa hari ini Aleyna tidak menghubungi Mamah nya, Dan benar saja Mamah venna khawatir dengan keadaan Anak nya itu .
Karena jarak dari Rumah sakit sekitar 30 menit akhir nya mereka sampai di Rumah Besar Pak. Yudha. Rasanya Aleyna sangat merindukan Rumah nya ini, Semenjak menikah dengan Adnan, Aleyna sudah jarang ke sini Bahkan tidak pernah, Ini kali pertama Aleyna datang ke Rumah nya sendiri.
" Aleyna anak Mamah" Ucap Mamah venna langsung memeluk Aleyna . ia sangat merindukan anak nya itu.
" Mah, Apa kabar ?" Ucap Adnan sambil mencium punggung Tangan mamah Venna, Memang Adnan sangat lah sopan .
" Baik Nak, Ayo masuk " Ucap Mamah Venna sambil menyuruh mereka masuk, Dan memanggilkan Bi Ina untuk di Buatkan Minuman, Dan Aleyna pun sudah meminta Bi Ina buatkan Kentang Goreng keju kesukaan Aleyna .
" Gimana Hasil Usg nya sayang ?" Ucap Mamah Venna
" Aleyna Punya baby Kembar mah " Ucap Aleyna sambil menikmati kentang goreng Keju
" Yampun, Mamah sangat bersyukur . Kamu Harus jaga kesehatan kamu nak, Apalagi bayi kamu kembar " Ucap mamah Venna lagi
" Aleyna memang sering banget mual mah, Bahkan makan aja dikit banget " Ucap dr. Adnan sambil mengelus Rambut panjang Aleyna
" Mamah punya Obat mual " Ucap mamah Venna dan langsung memanggil Bi Ina yang sibuk masak
" Obat apa Mah ? Aley ngga mau minum obat " Ucap Aleyna ia memang malas minum obat
" Kamu Tunggu dulu, Nanti Bi ina bawain " Ucap mamah venna
" Papah Kemana Mah ?" Ucap Adnan karena sedari tadi tidak melihat Papah Yudha.
" Papah Yudha ada kerja keluar kota, Karena Ada proyek Besar Di kantor nya " Ucap mamah Venna .
Tak lama Bi Ina datang dengan membawa Buah mangga Muda di piring dan Sambal Gula buatan Mamah Venna .
" Ini Nyonya Pesanan nya " Ucap Bi Ina langsung menaruh piring yang berisi Potongan Mangga muda yang masih berwarna putih . Dan kembali ke dapur lagi
" Ini Sayang, Mangga muda. Waktu mamah Hamil kamu dulu, Mamah tidak kuat menahan mual, Akhir nya Nenek kamu kasih mamah mangga muda ini, Dan lumayan bikin mamah ngga mual lagi " Ucap Mamah venna .
" Kayak nya Enak, Aley mau " Ucap Aleyna lalu memakan potongan Mangga muda. Dan mencolek nya dengan sambal .
" Sambal nya tidak Pedas mas " Ucap Aleyna Sambil menikmati .
" Kamu habisin ya. Mamah mau Bantu Bi Ina, Kalian makan disini . Jangan dulu pulang " Ucap Mamah Venna. lalu beranjak menuju dapur
Aleyna masih menikmati Mangga muda itu, Menurut Aleyna ini Benar benar Buah paling Enak, Mamah Venna benar sekali . Aleyna sampai menghabiskan Satu piring Mangga .
Ahh mungkin ini Bawaan Bayi Kembar . Memang Aneh, Tapi Adnan memaklumi .
" Mas mau lagi " Ucap Aleyna setelah menghabiskan satu piring Mangga muda
" Suka Apa Doyan Sayang ?" Ucap Adnan sambil mengangkat Alis nya .
Lalu Bi Ina membawa mangga muda lagi Satu piring ke Aleyna, lalu Aleyna menyantap nya .
Tak lama mereka pun makan siang di rumah Mamah Venna, Dan Aleyna pun makan Makanan kesukaan nya yaitu, Ayam Bakar dengan sambal yang enak khas Mamah Venna, Dan Adnan pun ikut menyantap nya, Mamah Venna benar benar sangat bahagia melihat Anak dan menantu nya Kumpul bersama, Karena mamah Venna sendiri selalu merasa kesepian semenjak Aleyna meninggalkan dia . Untung Saja, Chella anak dari Tante Nessa selaku Adik dari mamah Venna yang selalu menemani , Namun hari ini Chella sedang sekolah dan Rumah benar benar sepi .
Setelah mereka menghabiskan makanan nya, Mereka pun pulang karena untuk mempersiapkan Acara Babymoon nya Besok, Mamah Venna pun sudah menyetujui nya, Toh Aleyna di dampingi sang Dokter selaku suami nya, Jadi ia tidak perlu khawatir.
" Aku takut, Reyna dan Susan akan Terus terusan salah paham lagi Mas kalau kedua nya ikut?" Ucap Aleyna ia mengingat kedua sahabat nya yang belum Akur .
" Tidak akan, Justru peran kamu sekarang harus jadi penengah, Jangan sesekali kamu Membela salah satu dari mereka " Ucap Adnan seraya menangkan Istri nya .
" Iya Mas, Aku harap mereka bisa kaya dulu lagi " Ucap Aleyna
" Lagian kan Fandy juga ngajak Daniel " Ucap Adnan
Aleyna merasa Heran, Siapa sih sosok Daniel yang Adnan ceritakan, Sedangkan Adnan belum pernah mengenalkan nya kepada Teman nya itu, Adnan menceritakan kalau Daniel baru saja pulang dari Batam, karena untuk menyelesaikan Tugas nya bekerja di Cabang Rumah sakit di daerah Batam.
Daniel sendiri belum menikah meski usia nya sudah menginjak 28 tahun, Ya memang dulu Daniel pernah ingin menikahi seseorang berdarah Tiong hoa, Namun harus gagal ketika Lin Yu Shen harus menderita penyakit parah, Dan pergi meninggalkan Daniel, Semenjak itu Daniel menjadi pria penyendiri, Ia enggan menggantikan Lin Yu Shen di hidup nya, Karena cinta nya yang begitu besar, Mungkin kalau mengingat Cerita Daniel, Aleyna langsung mengingat Susan yang di Tinggal Oleh Ryan . Mungkin ini pertanda kalau Jodoh itu Tidak akan kemana .
" Mas, Cerita nya mirip sama Susan ?" Ucap Aleyna seraya tersenyum, Mungkin ini Jalan keluar bagi kedua sahabat nya itu .
" Iya hampir mirip " Ucap Adnan lagi .
" Gimana kalau kita jodohkan Daniel dengan Susan ?" Ucap Aleyna
" Jangan Sayang, Cukup kita aja yang di jodohkan " Ucap dr. Adnan
" Kamu ngga Asik ah,Kan enak kalau sahabat ku Punya suami Dokter semua . Aku ngga bisa bayangin deh " Ucap Aleyna merasa sangat senang
" Biar mereka sendiri yang merasakan Cinta , Kan lebih enak, Ketimbang memaksa perasaan Orang lain " Ucap Adnan sembari mengelus rambut istri nya.
" Jadi kamu ngga mau Bantu Aku ?" Ucap Aleyna yang kini Cemberut
" Bukan nya tidak ingin membantu, Kamu lihat sendiri kedua sahabat kamu sekarang malah Berantem gara gara Fandy ?" Ucap Adnan begitu serius .
" Iya sayang, Tapi ... " Ucap Aleyna namun Terhenti ketika Adnan mencium Bibir mungil nya itu.
" cuppp ... "
" Kamu jangan memikirkan orang lain terus, Karena jodoh sudah di Atur oleh yang maha Kuasa,Yang harus kamu pikirkan adalah kesehatan kamu dan Bayi kembar kita" Ucap Adnan sambil mengecup bibir istri nya .
" Iya mas, Aku minta maaf " Ucap lirih Aleyna lalu menyambut Ciuman dari Adnan .
Dan ciuman itu beralih ke leher Aleyna, Dan meninggalkan Kiss mark di leher putih milik Aleyna,Adnan sudah lama merindukan Belaian Tubuh Aleyna .
Tak lama Ciuman itu turun Ke payudara besar milik Aleyna, Kedua nya sama sama saling menikmati. Adnan menangkup Tubuh Aleyna dan menggesekan kepunyaan nya . Sampai kedua nya menikmati sensasi yang luar biasa .
Hingga mencapai Puncak kenikmatan .
" Mas Aku bahagia bisa menikah dengan mu " Ucap Aleyna
" Aku lebih bahagia Sayang " Ucap Adnan lalu memeluk istri nya itu.
Makin banyak kejutan di Eps selanjut nya, Dan Jangan Lupa Like dan Komentar serta Vote Cerita ini❤
Nanti Author akan kasih Visual dr. Daniel Chandra