My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
UJIAN



Hari ini Aleyna bangun sangat pagi sekali, dan langsung siap untuk melaksanakan Ujian . Karena Ia telah belajar banyak soal Ujian bersama Guru kesayangan nya yaitu, Kekasih nya. Aleyna bersemangat ketika melihat Tulisan " I love you " dan tanda Love yang adnan ukir di buku latihan nya.


Ia tidak menyangka Bahwa Adnan akan seromantis ini, Yang ia tahu dulu. adnab tipe pria dewasa yang kaku, karena belum pernah berpacaran sama sekali . nyata nya dia tipe pria idaman ku. Romantis dan sedikit dingin .


ingin rasanya Aleyna mempercepat ujian Agar bisa menikah dengan kekasih nya itu .


melihat nya di pagi hari dengan senyum yang indah, dan tatapan mata nya yang tajam membuat Aleyna tidak sabar ingin segera menikah.


Meski pernikahan itu bukan sekedar Menikah saja, Banyak Rintangan ke depan nya . Aleyna siap asal hidup berdua dengan adnan


" Sayang sarapan dulu , Mamah buatkan Roti bakar " Ucap Mamah venna


" Iya mah, Papah kemana " Sahut Aleyna


" Papah berangkat subuh tadi, dia harus ke luar kota selama 4 hari " Ucap mamah venna sambil mengaduk susu putih untuk Aleyna


" Mah, semalam siapa yang pindahin Aley ke kamar, seinget aley, Aley masih tidur di meja " Ucap Aleyna sambil memakan roti bakar berselai blueberry kesukaan nya


" Calon suami kamu lah, mamah ngga kuat " Ucap mamah venna


" Beneran mah, Yaudah Aley berangkat dulu "


Ucap Aleyna lalu beranjak pergi .


" Jadi kangen Mas adnan, dia udah bangun belum ya " Batin aleyna langsung mengirim pesan kepada kekasih nya itu .


******


Angela sudah beberapa hari ini, tidak bertemu dengan Adnan padahal ia sudah merasa rindu dengan nya . Setelah selesai Operasi kemarin, Angela sudah tidak pernah berjumpa dengan Adnan .


Hari ini Dr . Adnan mengunjungi Angela, Ada hal yang harus ia bicarakan dengan Bu sri, karena kondisi Angela, Pasca operasi . Dr. adnan menyuruh Angela untuk melakukan kemotherapy demi kesembuhan Angela .


Angela sempat menolak, Bahkan angela tidak ingin melakukan nya.


" Selamat pagi angela " Sapa dokter Adnan


" Pagi dokter " sahut nya .


" Pak . dokter aku mau jalan jalan dong sekitar taman ini, Aku bosan dengan suasana kamar " Ucap nya .


" Baik . akan saya antar kamu , untuk jalan jalan " Ucap dr. adnan lalu mendorong Angela dengan kursi roda dan membawa nya ke taman rumah sakit.


Bagaimana pun, Dr. Adnan sangat berharap untuk kesembuhan nya pasien nya .


sesampai nya di Taman, mereka duduk di bawah pohon sambil menikmati panas nya pagi hari .


" Angela, kamu serius tidak ingin melakukan kemotherapy ? " Ucap dr. adnan


" aku belum siap dok, di tambah aku harus kehilangan Rambut aku " Ucap Angela


" Tidak usah khawatir, Yang penting kamu bisa sembuh, karena ini salah satu cara . agar Kamu bisa sembuh dari kanker " Ucap dr. adnan sambil mengelus rambut angela .


Angela langsung menyenderkan kepala nya ke dada bidang Adnan lalu memeluk dr. adnan sambil menangis .


" Aku tahu, dokter adnan sudah bisa menebak berapa umurku akan bertahan " Ucap Angela sambil menangis


" umur itu hanya tuhan yang tau. Aku tidak bisa menebak . Kamu harus terus semangat Angela " ucap dr. adnan


" Tidak ada pria yang setulus dr. adnan, Bahkan orang lain memandangku jijik dengan penyakit aku ini " ucap angela


" kamu tidak perlu berpikir seperti itu Angela " Ucap nya


Angela terus memeluk erat Adnan, ia benar benar menyayangi Dokter tampan itu, dan berharap lebih dengan nya .


Sementara Dr. Adnan hanya menyemangati. Tidak lebih .


" Untuk sebulan ke depan mungkin aku tidak akan bisa menemani mu " Ucap Dr. adnan sambil melepaskan pelukan Angela


" Kenapa ? karena kamu tidak menyukai ku, Karena aku nampak menyeram kan? " Ucap Angela yang emosi


" Bukan seperti itu Angela . Aku ada urusan yang harus aku kerjakan " Ucap Adnan menenangkan Angela.


" Sebenarnya aku ingin jujur, Bahwa sebulan ke depan, aku akan menikah dengan Aleyna, Tanpa harus punya beban berupa Janji nya kepada Angela, Akan tetapi . Ini bisa berdampak buruk Bagi kesembuhan Angela, Apalagi Ibu Sri sudah terpuruk tidak tahu, bagaimana harus mengurus Angela seorang diri " Batin Adnan .


" Yuk kita masuk lagi, cuaca sudah mulai Panas . Dan aku Harus mengunjungi Pasien lain " Ucap Adnan lalu mendorong Kursi Roda angela masuk ke dalam kamar Rawat nya.


**********


Aleyna dengan tenang dan semangat mengerjakan Soal soal ujian Fisika, Ia sedikit menghafal rumus yang Adnan ajarkan, Sesekali, Reyna memanggil nya dan menyahutinya, tidak ada respon dari Aleyna, ia masih tetap fokus . sampai Satu jam waktu yanh di berikan pun akhir nya selesai juga . semua peserta ujian di perbolehkan keluar dan meninggalkan Lembar jawaban di Atas meja masing masing .


Sebelum keluar, Dea yang satu ruangan dengan Aleyna pun menyenggol Badan Aleyna hingga sampai terjatuh , Reyna dengan sigap menarik Rambut Dea hingga dia menjerit kesakitan.


" kamu mau apa ? masih terus berurusan dengan kami ? " Ucap reyna geram melihat tingkah dea .


Aleyna hanya terdiam, ia malas berdebat dengan Dea yang akan membuat Mood nya Hilang seketika.


" Sengaja, Itu balasan bagi pelakor " Ucap Dea lalu pergi.


" Sinting tuh orang " ucap Reyna.


kemudian mereka pun pergi ke kantin untuk makan .


Tiba tiba saja Handphone Aleyna berbunyi . pertanda ada whatsapp masuk dan Aleyna langsung membaca nya.


" Aku sudah menyuruh Rio untuk menjemput mu, karena aku masih di jam kerja. Semangat ujian nya, love you " Tulis nya.


Adnan memang sangat posesif, ia tidak ingin aleyna melakukan Hal bodoh seperti kemarin.


Aleyna tidak henti nya tersenyum dan sibuk dengan handphone nya.


" Makan dulu, keburu dingin itu Mie Ayam " Sahut Reyna


" Maklum baru di kasih Vitamin sama Si dokter " Timpal Susan


" Berisik kalian " sahut Aleyna


yang langsung melahap mie ayam kesukaan nya


Setelah bel pulang, Aleyna masih menunggu Supir dari pak. Adnan untuk mengantarkan nya pulang, karena dokter adnan ingin calon istri nya baik baik saja sampai rumah .


Padahal, ia dan kedua sahabat nya akan mengunjungi Cafe biasa nya untuk sekedar menghilangkan pusing akibat Soal soal ujian tadi, Semua nya gagal . ketika dr. Adnan menyuruh nya untuk pulang .


Terpaksa Aleyna mengikuti nya saja . Reyna dan Susan pun terpaksa membatalkan keinginan mereka, Karena takut akan kemarahan pak. adnan, ketika kemarin sempat melihat Aleyna sedang balap motor .


" Ley, mending kamu pulang aja deh, kami takut Dr. adnan akan marah " Ucap Reyna


" Iya kan kalian mau nikah, Jangan macem macem dulu " Ucap susan


" Gimana kalau kalian main ke rumah ku saja ?" Sahut Aleyna


kemudian mereka naik mobil sport hitam milik Dr. adnan dan berlaju menuju rumah Aleyna . Hingga sampai dengan aman menuju rumah Aleyna .


Mereka pun langsung tidur dan merebahkan tubuh nya di kasur, Karena hari ini sangat lelah .dan sangat menguras Otak dan tenaga .


Ujian hari kedua


************************


Ujian terakhir


*************************


Ujian pun sudah selesai di laksanakan selama tiga hari, Aleyna dan murid lain pun tampak senang dan berharap bisa lulus sekolah dengan hasil terbaik . karena Besok pun murid kelas 12 Libur untuk beristirahat . lalu kembali beraktifitas lagi setelah Nya.


AUTHOR LAGI SEMANGAT NI . JADI SELAMAT MENIKMATI ❤


BUAT PARA READERSKU,


SIAPKAN DUIT BUAT KONDANGAN DI EPISODE BERIKUT NYA 😀😀SEKALIAN NYARI GEBETAN *eh


TERIMAKASIH ❤