My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Dua tahun silam



Rangga menutup mulut elea dengan telapak tangannya, ketika elea mulai berteriak meminta tolong, Rangga tidak ingin terjadi kesalahpahaman antara ia dan juga elea.


namun suara jeritan elea terdengar oleh seorang penjaga sekolah yang sedang membersihkan halaman belakang, ia nampak penasaran dengan kejadian yang ada di dalam ruang gedung kosong karena sudah berapa kali mendengar suara teriakan seorang perempuan.


Teriakan yang sama persis ketika dua tahun yang lalu, karena kebetulan gudang itu sengaja di kosongkan karena kejadian dua tahun silam.


Pak Darma menghampiri mereka yang sedang bersiteru, Pak Darma begitu ketakutan karena ia begitu trauma.


FLASHBACK


dulu, ada dua sepasang kekasih yang sedang di landa asmara, mereka dua orang murid Emily's internasional High school, namun akibat restu orang tua, Nindia atau di sapa Nindi murid terkenal yang sering membuat onar di sekolah, ia termasuk orang yang kaya karena ayah nya dulu, komite sekolah di sekolah ini, semua nya serba tercukupi namun tidak dengan cintanya karena Nindia jatuh cinta dengan seorang siswa laki-laki bernama Radit, semua yang mereka lalui begitu indah namun sayang, cinta nindia harus berakhir ketika ayahnya memisahkan keduanya.


Ayah Nindia mengeluarkan Radit dari sekolah dengan alasan yang tidak terduga, karena kesalahan Radit dulu hanya mencintai Nindia toh itu bukan kesalahan besar, karena cinta itu tumbuh diluar dugaan.


Dulu, Pak Darma yang selalu menolong Nindia dan Radit untuk selalu mengawasi keadaan sekitar jika mereka sedang berduaan di ruang belakang, tepat nya di belakang kantor yang sekarang di sebut sebagai gedung kosong.


Nindia begitu frustasi ketika mendengar kabar, kalau Radit di keluarkan dari sekolah dengan alasan karena ia berani mendekati Nindia, hati nindia begitu hancur ketika mengetahui Radit di keluarkan dari sekolah, Sore itu hujan turun dengan derasnya, seperti biasa Nindia menyuruh radit untuk datang ke ruang belakang, kebetulan sekolah sudah sangat sepi karena semua murid sudah berhamburan pulang.


Nindia menemui Radit,bahkan Radit memberikan salam perpisahan kepada Nindia karena ia harus pergi dan meninggalkan Nindia karena ancaman demi ancaman yang Radit terima dari ayah Nindia mampu membuat rasa cinta itu luruh, sampai Radit mulai menyadari cinta nya tida bisa ia gapai, meski hanya sebatas angan.


Nindia tidak ingin berpisah dari Radit, karena semua yang mereka lalui begitu indah, banyak kenangan di antara mereka. Waktu itu Pak Darma sedang menyapu halaman belakang namun, tiba-tiba saja hujan turun dengan sangat deras, ia meneduh di dekat ruang gedung kosong dan Mata Pak Darma begitu terbelakak ketika melihat Radit dan Nindia beradu pendapat.


Nindia tetap dengan pendiriannya, ia tidak ingin berpisah dari Radit, namun di sisi lain Radit tidak memiliki alasan apapun lagi bahkan Ayah nya Nindia begitu tega mengeluarkan Radit dan mencabut beasiswa radit.


Radit terpaksa pergi dan melepas tangan Nindia , ia menerpa hujan membawa rasa sakit yang amat ia rasakan, perpisahan bahkan cita-cita yang selama ini orangtua nya inginkan Radit menjadi seorang dokter harus sirna, karena ulah Ayah Nindia yang begitu kejam.


Nindia terus berteriak memanggil Radit, namun tidak di hiraukan sama sekali. Karena Radit menyadari, mencintai Nindia begitu berat bagi dirinya.


Nindia nekat, sampai ia melukai dirinya sendiri.


Tubuh Pak Darma begitu menggigil ketika ia melihat darah yang berlumuran di tubuh Nindia, Pak Darma berteriak tubuhnya gemetar ketika melihat langsung, Nindia melukai dirinya dengan seujung pisau.


Pak Darma tak kuasa menahan tangis, ia segera menghampiri Nindia dan ingin menolong Nindia tapi sayang, semuanya begitu terlambat, Nindia telah pergi untuk selamanya.


***


Pak Darma menarik tangan Elea dan Juga Rangga untuk keluar dari gedung kosong karena gedung ini begitu berbahaya bagi Rangga maupun elea, rasa trauma didalam diri Pak Darma masih terasa, ia tidak ingin kejadian dua tahun terulang lagi.


" Lebih baik, kalian pergi dari tempat ini , karena tempat ini tidak baik untuk kalian.." ucap Pak Darma setelah menceritakan kejadian sebenarnya kepada elea maupun Rangga, tangan elea tidak bisa lepas menggenggam dan meremas lengan Rangga dengan sangat kuat bahkan ia tidak bisa mendengar cerita horor, karena elea begitu penakut.


Elea dan Rangga pun di ajak menuju rumah Pak Darma yang tidak jauh dari sekolah, karena rumah Pak Darma tepat di belakang sekolah.


Pak Darma hanya tinggal sendiri, karena istri dan kedua anaknya berada di kampung. Semua yang ia lakukan hanya sendiri.


" Minum lah, hanya secangkir air teh hangat tapi bisa menghangatkan tubuh kalian ..." ucap Pak Darma sambil merendah.


" Terimakasih pak, justru saya berterimakasih... " ucap Rangga sambil menyeruput teh hangat


" Saya ambilkan baju ganti dulu yah, nanti kalian masuk angin... " ucap Pak Darma lekas pergi ke dalam rumah untuk mencari baju ganti


Elea mendekat ke arah Rangga, ia bahkan tidak ingin jauh dari rangga.


" Ga, kalau hantu nindia ikut gimana, ah aku takut nih... " ucap elea sambil menengok ke arah kiri dan kanan bahkan ia begitu takut.


" Ngaco deh, nggak akan ikut. Justru aku tertarik dengan kisah nya"


Elea memukul lengan Rangga.


" Apa sih, ga! nggak lucu tau... "


" Aku serius, lagi pula ini sebagai pembelajaran juga buat kamu el, jangan terlalu mencintai juno yang ada nanti kamu berakhir tragis!"


Rangga tertawa sambil cekikian, dan membuat elea begitu kesal.


" Apa sih Ga! Aku nggak suka kamu bawa nama kak juno"


" Aelah, apa sih baiknya Juno daripada aku?"


Elea terdiam ketika rangga mengatakan itu, karena Elea sendiri bimbang dengan perasaannya. ntah, di saat dekat dengan Rangga, elea begitu nyaman berbeda di saat ia dekat dengan kak juno.


" Kok diam saja ?" ucap Rangga seolah penasaran.


" Iya tidak apa-apa, emang mau diam kok..."


" Hati-hati ada apa di belakang kamu..."


Elea langsung meremas lengan Rangga, sampai ia begitu ketakutan.


Tiba-tiba saja Pak Darma datang membawa dua buah kaos ukuran besar, Rangga tidak enak hati kalau sampai tidak menerima baju dari Pak Darma. Ia menerimanya.


" Pakailah, untuk mengganti baju kalian yang basah... " ucap Pak Darma.


" Kalau boleh tahu, bagaimana nasib Radit yang bapak ceritakan itu?"


Rangga merasa penasaran, bahkan ia ingin mengulik cerita ini.


" Rangga, nggak usah bahas kayak gini bisa nggak sih! " bisik elea


" sudah diam saja.. "


Pak Darma meneguk teh hangat buatannya sendiri.


" Apa kamu serius ingin mengulik cerita ini, karena jujur setiap malam saya tidak bisa tidur dengan lelap karena Nindia meminta saya untuk mengungkap semua kejadian sebenarnya... "


" kenapa tidak di ungkap ?"


" Saya takut, bahkan saya tidak memiliki hak.."


" Tapi itu amanah Pak, saya yakin Nindia tidak akan tenang kalau semua belum terungkap."


" Radit di penjara oleh ayahnya Nindia, ia di tuduh membunuh nindia.... "


" Bukankah bapak saksi nya?"


" Saya di ancam oleh ayah nindia untuk merasahasiakannya, tapi sekarang umur saya sudah tua saya tidak ingin menyimpan kebohongan besar ini terus menerus... "


Elea pun ikut berbicara, ia nampak heran dengan jaman sekarang masih ada ancaman demi ancaman.


" Pak bagaimana mungkin bapak berbohong hanya karena takut ancaman?"


" Saya orang biasa, bahkan kalau sampai saya di keluarkan dari sekolah ini, anak dan istri saya mau makan apa... "


" Kalau begitu, kami akan segera menyelesaikan masalah ini Pak Darma! Tanpa menyangkut nama bapak sendiri... "


" kalian masih terlalu kecil untuk mengungkap kejadian sebenarnya, lebih baik kalian fokus belajar menggapai cita-cita kalian... "


" Diluar sana masih banyak, orang yang ingin sekolah bahkan mereka rela menghapus cita-cita mereka karena orangtua mereka tidak mampu, tapi saya tekankan lagi untuk kalian, tetap fokus belajar jangan perdulikan masalah percintaan, karena terlalu dalam mengenal cinta, di masa remaja kalian seperti ini, semuanya harus sia-sia... "


Rangga menyenggol tubuh elea, dan menatap ke arah elea.


" Pasang kuping yang lebar, dengerin apa kata Pak Darma!"


" siapa juga yang main cinta-cintaan, orang cinta aku beneran kok bukan cuma main-main!"


" Ngeyel kalau di bilangin yah!"


Rangga menjewer telinga elea, karena ia begitu kesal dengan elea.


" Pacaran nya nanti kalau sudah menikah!"


Elea nampak malu, bahkan ia tersenyum saat Rangga menatap nya, Elea menundukkan pandangan nya.


" Kalaupun kalian sudah saling mencintai, saya tidak akan bisa larang toh, cinta datang dengan sendirinya, asalkan pacaran nya sehat yah, jangan sampai saya memergoki kalian sedang berduaan di gedung kosong lagi.." ucap Pak Darma sambil tertawa.


" Kejadiannya tidak seperti itu Pak, kami bahkan hanya ingin masuk karena telat!" ucap Elea yang merasa malu.


" kenapa tidak berangkat bareng saja?"


Rangga dan Elea saling menatap.


" Tuh, kenapa nggak jemput aku ?" ucap Elea sambil cemberut.


" Emang nya aku, tukang ojek online ?"


" Dasar manusia kulkas!"


Rangga tertawa melihat tingkah elea, yang begitu kesal dengan dirinya. Menurut Rangga, elea begitu cantik ketika ia sedang cemberut.


Guys :


Setiap cerita, pasti ada pembelajaran mungkin setelah kejadian ini terungkap, Elea akan sadar, betapa pentingnya mencinta diri sendiri daripada mencintai orang yang salah? yang akan membahayakan dirinya.


Vote yang kenceng dong, author mau up lagehhh