
mentari pagi menyinari ruangan kamar Reyna, sampai sinar nya masuk ke dalam ruangan, namun sepasang pengantin baru yang masih tertidur pulas, hanya bisa menikmati saja karena rasa lelah yang mereka alami, semalaman penuh mereka menikmati masa masa sebagai pasangan suami istri.
ntah, mereka melakukan nya dengan penuh gairah sampai baju yang mereka pakai pun berserakan di lantai, serta bantal tidur pun sudah tidak tahu, dimana tempat nya.
Reyna mulai membuka mata ketika sorot matahari mulai menyinari wajah nya, ia terkejut dan memukul seseorang yang tidur di samping nya sambil memeluk nya dengan erat, ntah apa maksud Reyna ? bukan kah ia sudah menikah? lantas apa yang dia lakukan ke Fandy, sampai memukul nya dengan bantal hingga Fandy terbangun
" Pergi ... Pergi dari kamar ku !"
Fandy terkejut dan ia mulai membuka mata, sementara ia masih dalam keadaan shirthlees , ia menahan rasa sakit sambil memanggil nama istri nya itu
"Hey, ini aku suami kamu? kau melupakan pernikahan kita ?" Ucap Fandy sambil mengambil bantal yang Reyna lempar
" Maaf beruang kutub, mmmm... maksud ku, maaf suami ku, aku kira orang lain." Ucap Reyna sambil tersipu malu
Bisa - bisa nya aku melupakan nya, padahal aku sudah menikah! apa yang aku lakukan ?
" baru sehari menikah loh, kamu sudah KDRT saja !" Ucap Fandy sambil cemberut
" maaf suami ku, aku tidak biasa tidur berdua .. " Ucap Reyna merasa bersalah
Fandy terlena dengan panggilan suami , ntah ada rasa senang tersendiri di hati nya.
bahkan, ia tidak ingat apa yang ia lakukan semalam dengan Reyna, tapi badan nya terasa lelah
" Kau tidak memakai baju ?" Ucap Reyna sambil menunjuk ke arah dada bidang Fandy yang di tumbuhi bulu bulu halus di sekitar dada nya
" kau bahkan tidak memakai apa- apa ?" Ucap Fandy sambil menunjuk ke arah Reyna
Reyna langsung tersadar dan memperhatikan diri nya yang memang tidak memakai sehelai benang pun di tubuh nya, segera ia menarik selimut setinggi bahu untuk menutupi tubuh nya .
" Aku bahkan tidak ingat, apa yang aku lakukan semalam ?" Ucap Fandy sambil berusaha mengingat kejadian semalam
Dasar beruang kutub, kau bahkan sangat liar semalam, enak saja dia melupakan kejadian yang begitu menegangkan !
" kau tidak ingat sama sekali ?" Ucap Reyna sambil berusaha mengalihkan pandangan nya
" Kau bisa ceritakan kepada ku ? " Ucap Fandy sambil mendekati Reyna.
Plak ...
Reyna memukul kening Fandy ketika Fandy hendak memeluk nya.
" Sudah dua kali kau memukul ku ?" Ucap Fandy
" Kenapa kau tidak mengingat nya sama sekali, kau bahkan sangat liar !" Ucap Reyna yang keceplosan, tiba tiba saja perkataan itu muncul di mulut nya
" Kalau aku ingat bagaimana ?" Ucap Fandy yang tersenyum ke arah Reyna , Tapi kali ini senyum nya nakal, sampai membuat bulu di sekitar lengan Reyna ikut berdiri
" Jadi kau ingin menjebak ku ?" Ucap Reyna yang menatap ke arah Fandy
" Kau bahkan nampak liar juga semalam?" Ucap Fandy sambil mengedipkan mata sebelah kiri nya
" Aku tidak merasa liar !" Ucap Reyna yang jaim
" kalau gitu, aku akan membuat mu liar sekarang .. " Goda Fandy sambil mendekat ke arah Reyna
Jangan bilang, kau mau melakukan nya lagi ?
" Aku tidak takut, tapi kau harus terima resiko nya !" Ucap Reyna sambil menatap tajam wajah Fandy
" Apa resiko nya ? Aku tidak perduli !" Jawab Fandy
" Aku bahkan akan sangat liar, lebih dari semalam dan kamu tidak akan kuat menahan semua nya, karena membuatku semakin menginginkan nya terus .." Ucap Reyna dengan nakal, ntah kata kata itu muncul begitu saja tanpa ia duga
" Jadi kau menginginkan nya !" Goda Fandy lalu ia menarik selimut yang menutupi tubuh Reyna sampai Reyna terkejut
" Apa yang kau ... " Ucap Reyna yang terpotong pembicaran nya karena Fandy langsung mencium bibir Reyna, ia sudah tidak sabar karena, Reyna terus menggoda nya.
Ciuman itu beralih hingga ke leher dan meninggalkan bekas bekas nya, Dan kini Reyna mulai mengelus dada bidang milik Fandy yang memang membuat Reyna begitu beruntung memiliki Fandy , ia memiliki tubuh yang sangat seksi, tidak jarang semua pria memiliki tubuh atletis seperti Fandy.
"Kau bahkan terus menggoda ku , aku tidak akan bisa menahan nya " Ucap Fandy sambil memberi ruang untuk Reyna mencium dada bidang Fandy dan meninggalkan bekas bekas nya.
Tak lama, suara pintu kamar hotel mereka pun sudah berbunyi dari tadi karena pelayan restoran yang membawa sarapan untuk kedua pasangan suami istri ini, memang Hotel ini di lengkapi dengan semua fasilitas bahkan, untuk sarapan pagi pun pelayan sering kali mengantarkan nya ke kamar hotel atas permintaan dari konsumen nya .
" bagaimana bisa kau menyuruh orang lain, datang ke kamar ?" Ucap Reyna
" mungkin itu pelayan yang membawa sarapan pagi !" Ucap Fandy
" Yasudah ayo kita sarapan dulu !" Ucap Reyna sambil beranjak bangun
" Hei kau mau kemana ?" Ucap Fandy menarik tubuh Reyna ke pangkuan nya
" Kau mau keluar dengan keadaan Tidak memakai baju sehelai pun !" Ucap Fandy
" Aku melupakan nya, kalau gitu! kau saja yang membukakan pintu kamar nya " Ucap Reyna
" Aku masih ingin melakukan nya ?" Ucap Fandy lagi yang terus bersandar di bahu Reyna
Pelayan Hotel X pun masih menunggu sang pemilik kamar untuk membukakan pintu, karena sudah hampir setengah jam ia berdiri di depan pintu hotel , dengan membawa menu pagi hari di hotel bintang lima ini, yaitu menu Continental Breakfast. makanan khas perancis yang simple dan tidak terlalu berat untuk di konsumsi di pagi hari, bahkan pelayan itu membawa roti panggang yang di lengkapi oleh butter dan selai coklat serta buah jeruk yang telah di potong ke dalam piring, dan dua gelas susu untuk sepasang pengantin baru di Hotel ini.
" Lama sekali !" Ucap Pelayan wanita itu yang sudah lama menunggu
Akhir nya ia menekan bel lagi, agar sang pemilik kamar mau membuka kan pintu
Fandy pun membuka pintu dengan menggunakan Handuk piyama nya, dan dengan rambut yang berantakan karena ia habis bangun tidur
" Kenapa pria ini sangat tampan !" Ucap pelayan hotel itu dalam batin nya
" Menu breakfast kali ini, di sajikan dalam Menu Continental Breakfast, Semoga anda menyukai nya .." Ucap Pelayan itu dengan ramah
" Bawa ke dalam saja !" Ucap Fandy
Tak lama, pelayan wanita itu mendorong beberapa jenis makanan ke kamar , karena hotel ini lumayan luas , ada ruang tamu bahkan mirip seperti Apartement, hanya saja kolam renang nya berada di lantai bawah, jadi agak susah untuk berenang
" Selamat menikmati " Ucap Pelayan itu sambil tersenyum nakal ke arah Fandy
Tak lama ia pergi meninggalkan kamar itu, namun Reyna sudah dari tadi memperhatikan gerak gerik dari pelayan wanita itu, yang di rasa aneh karena pelayan itu sangat lah nakal.
" kalau bisa, aku mau pindah saja di hotel ini!" Ucap Reyna
" bukan kah kau sangat menyukai nya ?" Ucap Fandy
" lihat saja pelayan wanita itu? iya bahkan mencari celah untuk mendapatkan perhatian dari mu .."
" Aku bahkan tidak memperhatikan nya !"
" Pokok nya sore ini, aku mau pindah saja "
" Iya Istri ku, kalau gitu kita sarapan dulu" ucap Fandy sambil merangkul Reyna
" Ayo, tapi aku mau belanja! habis sarapan "
Ucap Reyna dengan manja nya
" Iya apapun, yang kamu mau, aku turuti!" Ucap Fandy sambil mengelus rambut Reyna
Ntah, Reyna merasa senang karena perlakuan Fandy yang sangat perhatian dan membuat Reyna begitu istimewa berada di samping nya, Ia tidak ingin melewati momen bahagia seperti ini.
Akhir nya mereka menikmati sarapan pagi terlebih dahulu, Reyna sedari tadi merengek ia ingin pindah dari hotel ini,karena kekurangan dari hotel ini adalah, kurang nya pesona alam yang indah nan sejuk dan pelayanan seperti kolam renang pun berada di dasar dan itu untuk umum, bukan untuk pribadi, Setelah sarapan Reyna terus mencari tahu resort hotel yang bagus , dan tentu nya masih di negara ini, kalau saja ia harus pindah negara, itu akan menghabiskan banyak waktu, jadi ia memilih pulau Bali untuk menghabiskan masa masa bulan madu mereka.
Guys Vote terus dong, author mulai rajin Up lagi setiap hari 😁
Gaspol bantu Vote nya :)
Jangan lupa Like dan Komen