My Doctor Is My Husband

My Doctor Is My Husband
Kekuatan Cinta



Tubuh Aleyna sangat lah lelah, Karena beberapa hari kemarin ia sempat menerima Ancaman dari Irene, mental nya sangat terganggu, lalu ia di bawa ke rumah sakit dan di Tangani oleh dr. Edwin selaku dokter kandungan Aleyna, Dan dr. Adnan berada di samping Aleyna menemani sambil sesekali mencium lengan Aleyna . Ia benar benar khawatir dengan keadaan Aleyna dan Calon bayi kembar nya. Sementara di luar Ada orang tua dan Mertua dr. Adnan beserta kedua Sahabat Aleyna.


" Bagaimana keadaan Istri saya ?" Ucap dr. adnan dengan penuh kecemasan .


" Saya sangat salut dengan Kekuatan Bayi dalam kandungan Istri mu, Meskipun Fisik Aleyna sedang lemah, Tapi bayi dalam kandungan mu tidak apa apa, Aleyna hanya butuh istirahat " Ucap dr. Edwin lalu bergegas pergi meninggalkan dr. Adnan .


Dan membiarkan Aleyna beristirahat agar cepat pulih dari Trauma dan Ancaman yang Irene lakukan, Ketika dr. Adnan hendak keluar, Tiba tiba saja Aleyna menarik tangan dr. Adnan


" Mas, Aku ngga mau kehilangan Calon bayi kita mas " Ucap lirih Aleyna .


" Tenang Sayang, Aku Ada di samping mu . Dan semua masalah ini sudah terselesaikan . Polisi sudah menangkap pelaku nya " Ucap dr. Adnan sambil mencium lengan aleyna yang menarik tangan nya.


Aleyna hanya Terdiam, Ia masih dalam keadaan lemah, Dan Adnan menyuruh nya istirahat, Karena kondisi Aleyna sangatlah lemah. Aleyna hanya menurut Saja, Ia tidak mau terjadi apa apa dengan calon bayi nya . Sementara di ruang tunggu sudah ramai menanti keadaan Aleyna dan semua nya bersyukur Karena Aleyna baik baik saja beserta kedua calon bayi kembar nya .


** ** *** ** ** ** **


Setelah beberapa hari Aleyna pun pulang dari Rumah Sakit setelah di Rawat kurang lebih 3 hari, Mengingat besok adalah hari ulang tahun nya yang ke 18 tahun, Aleyna di ajak pulang oleh dr. Adnan, Namun Reyna dan Susan berserta Daniel dan Fandy berkumpul di Rumah Aleyna, Ada yang ingin mereka bicarakan mengenai Perencanaan kejutan ulang tahun Aleyna yang tinggal sehari lagi,Mereka ingin Merayakan ulang tahun Aleyna dengan Sangat berkesan, Karena Sahabat nya itu sekarang Akan menjadi calon ibu muda, Yang pasti berbeda dengan tahun tahun sebelum nya ketika Aleyna berumur 17 tahun, dr. Adnan pun menyuruh mereka masuk, dan menunggu di Ruang tamu, Sedangkan dr. Adnan menggandeng Aleyna menuju kamar, Ya meskipun Aleyna kekeh ingin ikut nimbrung dengan Sahabat nya itu, Namun dengan sangat Keras Adnan melarang nya . Karena Ini demi kesembuhan Aleyna, Kata nya sih ! .


Dengan Raut kesal, Aleyna menuruti keinginan Adnan, dengan di Temani mamah Venna yang ikut masuk ke kamar Aleyna . Bahkan Aleyna sendiri bingung, Mengapa kedua sahabat nya dan kedua pasangan nya itu berkumpul di Rumah nya, Mungkin hanya ingin menjenguk nya saja .


" Mas, Aku ikut nimbrung ya , Aku bete kalau harus di kamar " Ucap manja Aleyna sambil menggenggam Tangan Adnan


" Untuk kali ini, Ikuti keinginan ku Sayang " Ucap Adnan begitu Tegas dan melepaskan genggaman tangan Aleyna.


Aleyna hanya cemberut sambil menatap kepergiaan Adnan, Dan adnan terpaksa mengunci pintu kamar Aleyna agar tidak keluar dan menguping pembicaraan mengenai kejutan ulang Tahun nya.


Adnan menuruni Anak tangga di rumah nya lalu menemui Fandy dan Daniel yang tengah Asik mengobrol di Ruang tamu.


" Jadi Kita mau bikin Kejutan Apa ?" Ucap Adnan sembari duduk


" Ada yang punya ide ?" ucap Daniel dan menyerahkan ke Fandy


Fandy hanya menggeleng kepala nya Saja, Otak dia Buntu ketika dekat dengan Reyna . Seakan tidak bisa berjalan dengan sempurna pikiran nya.


" Aku Ada ide Tapi Sumpah Konyol banget sih " Ucap Reyna tiba tiba saja Ide cemerlang Datang dari Otak nya begitu Saja.


" Ide apa Rey ? Jangan yang Aneh aneh " Ucap Susan begitu penasaran dengan Ide berlian milik Reyna .


" Tidak apa apa,Apa ide konyol mu itu" Ucap Adnan yang begitu penasaran.


" Jadi Ide konyol itu, dr. Adnan selaku suami Aleyna mengadakan Kencan Buta dengan dua orang wanita Tanpa sepengetahuan Aleyna ! " Ucap Reyna


" Nggak .. Itu ide gila . Mana mungkin dr. Adnan mau melakukan nya " Ucap Susan yang menolak keras Ide Reyna.


" Apa ngga ada Ide lain, Aku justru takut berdampak tidak baik dengan Kandungan Aleyna, kalau melihatku kencan dengan Wanita lain " Ucap Adnan sambil meneguk segelas Coffe yang sudah di sediakan oleh bi Nani


" makanya dengerin dulu, Kan Wanita nya Bohongan Bukan wanita beneran " Ucap Reyna sambil Tertawa.


" Maksud kamu Rey ? Wanita Bohongan ? Wanita sewaan atau Gimana ?" Ucap Susan


" Apa !!!!!! " Ucap dr. Fandy dan dr. Daniel secara bersamaan, ia syock mendengar Ide konyol Reyna yang di luar akal dan pemikiran Nya .


Adnan memikirkan Ide konyol dari Reyna itu, mungkin ini Ide yang bagus. dia bisa menjebak Aleyna dengan kencan Buta bersama dua wanita jadi jadian, Namun Adnan bergidik ngeri ketika Fandy dan Daniel lah yang Akan menjadi Wanita bohongan .


" Tapi Ide ini sangat Berlian " Ucap Adnan yang menyetujui Ide konyol Reyna


" Tuhkan, Nanti Aku yang Akan Merias kamu dr. Fandy,Dan susan yang Akan merias dr. Daniel jadi kan Pas Aleyna marah tuh Lucu kalau dia tau Wanita selingkuhan Suami nya Adalah wanita jadi jadian " Ucap Reyna sambil tertawa .


" Kalau itu Aku setuju " Ucap Susan sambil Tertawa .


" Kamu mau ya Sayang ?" Ucap Reyna sambil menggoda Kekasih nya dengan Panggilan Sayang,


Fandy tidak bisa menolak jika ia melihat Wajah Reyna yang memohon dan manja serta genit nya sambil mengedipkan Mata sebelah kiri nya. Itu sangat menggoda nya, Fandy langsung Setuju ketika Reyna meminta nya Untuk menjadi Wanita Jadi jadian, Ia tak tega kalau Ide berlian kekasih nya di Tolak begitu Saja , Itu akan menjadi penghancur mood kekasih nya itu .


" Aku setuju aja " Ucap Fandy dengan sangat Terpaksa dan menyuruh Daniel untuk mengikuti nya, Karena Ada untung nya Juga Daniel bisa dekat dengan Susan .


" Yasudah,Kalau gitu Terimakasih Atas Partisipasi kalian " ucap dr. Adnan sambil mengantar mereka pulang dan memanggilkan Aleyna untuk keluar dari kamar nya setelah Adnan mengunci nya rapat rapat .


Tak lama Aleyna keluar dengan muka cemberut nya, Ia benar benar Kesal karena tidak di Ijinkan nimbrung dengan kedua sahabat nya itu .


" Jadi Sekarang Aku ngga boleh ikut Nimbrung ,Oke Fix kalian bukan Sahabat Aku lagi " Ucap Aleyna dengan sangat kesal.


Lantas kedua Sahabat nya memeluk dan Mencium pipi chubby Aleyna .


" Kami menyayangi mu Ley " Ucap Reyna dan Susan .


"Emang Apa sih yang kalian Omongin, Sampai aku ngga boleh nguping,Apa kalian lagi merencanakan sesuatu, Tanpa sepengetahuan Aku ?" Ucap aleyna merasa Curiga dengan gerak gerik kedua sahabat nya.


" Apa sih yang kamu curigai dari kita, Kita cuma mau kamu istirahat Aja ko Ley " Ucap Susan


" Iya sayang,Jangan marah marah Terus " Ucap Adnan sambil merangkul Aleyna.


Dan Tak lama mereka pun pulang ke rumah masing masing, Namun Reyna dan Fandy pun pergi ke Mall besar untuk mencari Hadiah yang ingin ia Kasih untuk Sahabat nya, mengingat Aleyna tidak menyukai Hal hal berbau wanita Karena Aleyna Tomboy pake banget .


" Aku pacar Apa bodyguard kamu sih " Ucap Kesal reyna ketika melihat Fandy selalu Berjalan di depan nya.


Fandy pun menghampiri Reyna dan menggandeng tangan Reyna lalu berjalan . Ada angin di mana, baru kali ini ia Peka .


" Gitu dong dari tadi " Ucap Reyna sambil menujuk ke Arah gandengan Tangan Fandy


" Kamu bilang dong, Aku ngga Tau " Ucap Fandy .


Tak lama Fandy dan Reyna pun berhenti di Salah satu Toko sepatu, ia mencari Sepatu Yang pas Buat di jadikan kado ulang tahun untuk Aleyna, Sementara Fandy sibuk memainkan Ponsel mencari Trik Ciuman Bagi pemula di Kolom Google, Ntah Ia memang sangat kaku, Namun dalam hati nya. ia ingin sekali mencium Reyna Namun Tetap Saja ia belum bisa melakukan nya sekarang, Fandy takut Reyna akan menolak Ciuman yang Ia berikan untuk pertama kali.


Uluh uluh . Maaf baru Up 😋