
Dengan terpaksa ketiga dokter itu pun menuruti keinginan istri mereka, padahal sebelum nya ketiga dokter muda itu tidak pernah memasak sama sekali dan ini adalah pengalaman pertama mereka.
" apa yang harus kita lakukan?" ucap Adnan ketika melihat beberapa menu masakan yang sudah tersedia di atas meja
" Di masak Nan, masa mau di diamkan saja!" celoteh Daniel sambil menepuk bahu Adnan
" Memang kau bisa memasak Niel? masak telor saja sama cangkang nya !" ucap Adnan lagi, sementara Fandy masih sibuk memainkan iPad sambil mencari tahu tutorial memasak.
" Fan, kau sudah menemukan nya atau belum? lama sekali !" ucap Adnan
" Kalau bisa cari tutorial memasak , chef nya yang cantik biar semangat masak nya" celoteh Daniel
" Nah benar tuh!" jawab Adnan sambil tertawa
" Haha, aku sedang mencari nya" ucap Fandy sambil tertawa
Tak lama Fandy pun memutar video tutorial memasak yang di perankan oleh chef cantik dan seksi yang dengan mudah memberi tahu mereka beberapa bahan atau bumbu yang mereka butuhkan untuk memasak
" Wah cantik sekali !" ucap Fandy sambil menggelengkan kepala nya
" senyum nya begitu manis!" ucap Adnan sambil melihat video tutorial memasak
" Mengapa dia seksi sekali !" ucap Daniel sambil melihat isi video.
Bukan nya memasak, mereka malah rebutan iPad untuk melihat chef cantik yang ada di dalam video tersebut yang tengah memasak sambil memberikan tutorial nya.
" Biar aku saja yang menonton, kalian fokus memasak saja!" ucap Adnan yang merebut iPad yang berada di tangan Fandy, namun Fandy berhasil memgambil alih lagi.
" Kau saja yang memasak, biar aku yang menonton nya!" ucap Fandy
" Haha, lebih baik aku yang menonton, kalian yang memasak!" sahut Daniel
Bukan nya memasak, mereka malah duduk di kolong meja makan, sambil menonton video chef cantik nan seksi asal Rusia tersebut.
Mereka memang kompak, padahal kalau saja istri mereka mengetahui nya, pasti bakalan marah besar.
" Nan, jangan sampai istri kita mengetahui hal ini!" ucap Fandy sambil berbisik di telinga Adnan
" Tenang saja, aku yakin kalau mereka tidak akan mengetahui nya" sahut nya
" Mereka kalau sudah kumpul , tidak akan ingat dengan kita" ucap Daniel
" Bagaimana kalau kita delivery makanan saja, seolah-olah kita sendiri yang memasak nya" ucap Fandy
" Nah ide bagus!" jawab Adnan
" Buruan pesan Fan, aku sudah tidak sabar ingin menonton video nya lagi !" ucap Daniel sambil meraih iPad di tangan Fandy
" Enak saja, aku juga ingin menonton nya" jawab Fandy
" Jangan berisik, sama saja kau memancing istri- istri kita untuk datang !" ucap Adnan
" Yasudah, kecilkan volume nya!" ucap Daniel
" kalau saja chef Veronica yang jadi juru masak nya, aku betah di dapur" ucap Daniel
" Aku mungkin akan mengajak nya memasak setiap hari setelah bangun tidur!" ucap Adnan
" Hahaha, Sebelum kau melakukannya, aku yang terlebih dahulu mengajak nya kencan dan memasak makanan buatan nya." ucap Fandy sambil tertawa
" Dasar buaya!" ucap Adnan
" Dasar Kadal" ucap Daniel lagi
" Dasar landak jantan!" ucap Fandy
Dulu, ketika mereka masih kuliah mereka memang sering kali memperebutkan satu wanita, namun tidak untuk dijadikan kekasih melainkan hanya untuk hiburan saja. Karena mereka juga sama-sama mempunyai prinsip tidak pacaran terlebih dahulu sebelum mendapatkan gelar sarjana kedokteran, dan sampai sekarang tingkah konyol mereka tidak akan pernah hilang, meski umur mereka berbeda, tapi pemikiran nya sama.
-
Sementara Aleyna dan kedua sahabat nya sedang sibuk membicarakan rencana mereka mengenai bisnis yang akan mereka kerjakan, mereka memang ingin sekali membuat bisnis fashion yang kini tengah di cari oleh kaum muda, dengan modal yang mereka punya, akhir nya mereka mencetuskan ide untuk membuat nya.
" jadi apa nama brand yang akan kita buat?" ucap Aleyna
" Sunreal? atau Mrs. D.O.C ?" jawab Susan
" Maksud dari Sunreal Apa San?" tanya Reyna
" Iya arti nya apa?" sahut Aleyna
" Sun Real itu singkatan dari nama kita sendiri yaitu Susan Reyna dan Aleyna. Bagaimana? bagus kan?" ucap Susan
" darimana kamu mendapatkan ide berlian seperti itu San?" ucap Aleyna yang nampak kagum
" Mahal sekali nama nya!" puji Reyna terhadap Susan
" Kalau Mrs. D.o.c itu, singkatan saja yaitu Istri seorang Dokter!" jawab Susan
" Kalau aku setuju kita pakai nama brand Sun ReAL " jawab Aleyna
" Aku juga setuju!" ucap Reyna.
Setelah memutuskan untuk membuat brand fashion mereka sendiri dengan nama Sun ReAL yang di pilih langsung dari singkatan nama mereka sendiri, akhirnya mereka memutuskan kan untuk menghampiri suami mereka yang sedang memasak, karena mereka sudah sangat lapar dan penasaran juga dengan masakan yang di buat langsung oleh tangan seorang tenaga medis.
" Bagaimana kalau kita menghampiri mereka?" ucap Reyna yang di setujui oleh Aleyna dan Susan karena kebetulan mereka sudah tidak sabar.
Kira-Kira Mas Adnan masak apa yah? Aku tidak bisa membayangkan rasa nya, hehe
Sementara Reyna dan Susan juga merasakan hal yang sama seperti Aleyna, mereka penasaran apa rasa dari masakan dari tangan suami mereka sendiri.
Aleyna dan kedua sahabat nya pergi ke area dapur, namun dapur itu nampak sepi , tidak ada suara seseorang yang sedang memasak dan suami mereka pun tidak ada di tempat masak, jiwa bergejolak seorang istri pun muncul di dalam benak mereka, bahkan mereka langsung mencari keberadaan suami mereka, yang tengah asik menonton video chef cantik dari Rusia tersebut.
" Gawat, mereka datang!" ucap Daniel
" jangan ada yang berbicara" ucap Adnan
Mereka masih tetap bersembunyi dibawah kolong meja makan di rumah Adnan, sementara Aleyna dan kedua sahabat nya mencari nya.
" Mereka benar-benar membentangkan pertarungan!" ucap Aleyna sambil mengepal
" Awas saja kalau sampai mereka ketahuan tidak memasak, aku tidak akan memaafkan mereka." ucap Reyna
" Sekali lagi, mereka benar-benar keterlaluan!" sahut Susan
Namun, ketiga dokter muda itu bergidik ngeri ketika mendapatkan kecaman langsung dari istri mereka, dan tidak terasa kaki Daniel pun terinjak oleh Kaki Susan bahkan Susan tidak mengetahui.
" Aw, sakit!" ucap Daniel sambil menunjuk jempol kaki nya
" itu nama nya pembalasan!" ucap Adnan dan Fandy yang ikut tertawa dengan suara pelan.
" Kira-kira mereka kemana yah!" ucap Reyna
" Aku tidak tahu!" ucap Aleyna, namun tanpa di sengaja ikat rambut yang sedang Aleyna pegang pun terjatuh, ia berusaha menundukkan badan nya untuk mengambil ikat rambut tersebut, dan ketika melihat ke arah bawah tepat nya di kolong meja makan, mata Adnan dan mata Aleyna pun saling bertatap, Aleyna melotot ke arah Adnan begitu juga dengan Adnan
"Mas Adnan ...... " teriak Aleyna dengan suara lima oktaf nya, dan membuat ketiga dokter muda itu keluar dari bawah meja dan menutup telinga mereka.
" Beruang kutub?" ucap Reyna ketika melihat Fandy
" Kak Daniel?" sahut nya.
ketiga dokter muda itu pun tersenyum dengan senyuman terpaksa ke arah istri mereka yang tengah memasang ancang-ancang untuk mengibarkan bendera pertarungan, ketiga dokter itu tidak ingin memarahi istri mereka yang sedang hamil, bahkan kelemahan mereka ketika istri mereka menatap dengan tatapan tajam dan menusukkan.
" Aku memberi mu iPad untuk mempermudah kamu agar lebih leluasa untuk memasak, tapi apa yang kamu lakukan ?" ucap Aleyna dengan wajah datar nya
" Maaf sayang, aku sebenarnya ...." ucap Adnan yang terpotong, karena Aleyna terus memarahi nya.
" Aku tidak meminta apa-apa loh Mas, kali ini saja, aku ingin kamu masak buat aku buat anak kamu juga yang ada di dalam kandungan ku, tapi kenapa kamu tidak menuruti semua keinginan aku Mas!" ucap Aleyna, dan Adnan pun merasa bersalah lalu meraih iPad dari tangan Adnan.
" Maaf sayang, jangan bersedih kali ini aku janji akan masak buat kamu, tapi aku mohon jangan bersedih yah!" rayu Adnan
" Sekarang kamu masak! cepetan!" ucap Aleyna , Adnan pun langsung berjalan menuju dapur dan memegang beberapa sayuran,lalu menatap ke arah dua sahabat nya yang sedang di interogasi.
" Aku benar-benar kecewa sama kamu Beruang kutub, kenapa kamu tidak menuruti keinginan ku!" ucap Reyna
" Kelinciku, memasak itu tidak mudah karena aku sama sekali tidak pernah memasak, kamu jangan marah!"ucap Fandy sambil memegang pundak Reyna namun Reyna menepis nya
" Aku tidak butuh ocehan kamu, sekarang masak untuk aku, atau aku akan meninggalkan kamu dan makan bersama lelaki lain." ucap Reyna
" Jangan dong, Iya aku akan masak buat kamu!" ucap Fandy yang menyusul Adnan
" terimakasih karena kamu sudah membuktikan kalau kamu bukan Ayah yang baik!" ucap Susan
" Jangan berbicara seperti itu Bey!" ucap Daniel
" Terus? apa mau kamu sekarang?" ucap Susan
" Aku mau masak, kamu jangan marah dan aku janji akan masak buat kamu!" ucap Daniel yang juga menyusul Adnan dan Fandy.
menyuruh suami untuk masak, nunggu nya sampai setahun!
Aleyna dan kedua sahabat nya pun selalu mengawasi suami mereka yang sedang memasak, karena kalau tidak seperti ini? mungkin saja mereka tidak akan melakukan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
curhat dikit !
**Guys, maaf author up nya lama karena author baru tahu kalau author hamil, ntah author ngga bisa berkata apa-apa karena seneng nya, dan author juga gatau kalau Author akan ikut hamil sama seperti isi cerita, dan author mau mengucapkan banyak terimakasih kepada kalian semua yang sudah mendukung, dan maaf banget akhir-akhir ini up nya kadang lama, maklum yah kadang kalau orang hamil mood nya naik turun gitu gampang down juga, dan Please kalau kalian mungkin sudah bosan dengan cerita ini, lebih baik tidak usah membaca nya daripada komentar dengan kata-kata yang menyakitkan untuk author dengan keadaan aku yang sedang hamil muda seperti ini.
Dan kalau bisa sisihkan poin atau koin untuk vote cerita ini, makasih semua nya** :)