Queensa

Queensa
Queensa "97"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


"Malah di introgasi, bukannya di suruh masuk dulu gitu. Capek nih gue." Tanpa menunggu jawaban dari si empunya rumah apalagi sang kakak, Queensa pun menerobos beberapa pemuda yang berdiri di ambang pintu itu dan masuk ke dalam rumah.


Dion pun hanya bisa tepok jidat melihat kelakuan adiknya, yang sedikit minus akhlak itu. Namun perhatian Dion teralihkan pada seorang pemuda yang datang bersama Queensa, yang tidak lain adalah Alana.


"Eh, lo?"


"Kenalin kak, nama gue Alana. Gue temen sekolahnya Queen." Alana memperkenalkan diri pada Dion.


Dion pun hanya mengangguk, kemudian mengajak Alana untuk masuk.


"Sebenarnya yang punya rumah itu gue apa mereka berdua sih? Dasar kakak adek minus akhlak semua!" gerutu Doni sambil menutup pintu kemudian berjalan menyusul Dion.


Sedangkan Queensa langsung masuk ke toilet untuk membersihkan makeupnya, karena terlalu lama menggunakan makeup itu juga tidak baik untuk kesehatan kulitnya.


Alana pun duduk bersama Dion dan teman-temannya, sambil menunggu Queen yang sedang membersihkan make upnya.


Tak berapa lama kemudian, Queensa pun keluar dari kamar mandi dan berjalan menghampiri kakaknya lalu duduk di sebelah sang kakak.


"Bang, lo ngerjain gue ya? Kirain tuh lo sendirian di sini, makanya suruh gue jemput. Eh ternyata semua pasukan lo juga di sini, terus ngapain juga lo minta gue jemput nggak nyuruh mereka aja yang anter lo?!" Queen sangat geram dengan kejahilan kakaknya itu.


Dion pun hanya memamerkan senyum pepsodentnya, melihat kekesalan Queensa. Dan tentu saja hal itu membuat Queensa semakin bersungut kesal.


"Ya udah yuk balik, keburu malem." Ajak Dion pada Queensa.


Setelah berpamitan dengan teman-temannya, Dion, Queen dan Alana pun keluar dari rumah itu.


"Rumah gue di kompleks xx."


Dion pun mengangguk, dan mereka mulai memacu kendaraan mereka menuju rumah masing-masing. Sedangkan Alana melajukan motornya perlahan, dan mengikuti Queen dari belakang karena rumah mereka memang searah.


Sepanjang perjalanan, Alana terus memperhatikan Queensa dan Dion yang sepertinya menikmati perjalanan mereka dengan obrolan seru yang terkadang mengundang tawa keduanya.


Alana jadi mengingat teman-teman somplaknya yang selalu saja bisa membuatnya tertawa lepas seperti itu, hingga dia menepuk jidatnya saat mengingat Varo dan acara kencannya malam ini.


"Astaga, gue lupa sama si Varo." Alana pun berencana menelepon Varo setelah dia sampai di rumahnya, nanti.


*


Sesampainya di depan rumah Queensa, Alana menghentikan motornya dan berpamitan pada Queen dan juga Dion.


Awalnya Queen menawarkan pada Alana untuk mampir dulu ke rumah mereka, tapi Alan menolaknya secara halus dengan alasan dia harus segera pulang.


Akhirnya Alana kembali melajukan motornya menuju rumahnya yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah Queensa, hanya butuh sekitar sepuluh sampai lima belas menit bagi Alana untuk sampai di rumahnya.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...