Queensa

Queensa
Queensa "196"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Memang benar tadi Alana tidak meminta izin pada guru untuk menjenguk Queen di UKS, melainkan meminta izin untuk ke toilet dengan alasan kebelet pup agar dia punya waktu lebih lama tentunya.


Sesampainya di kelas, Alana sudah disambut oleh sang guru dengan senyum pembawa petaka yang tentu saja sudah dia ketahui apa maksudnya.


Alana pun menampilkan deretan giginya yang putih kemudian berkata, "Makasih bu."


"Sudah? Ibu kira kamu sembelit, makanya betah banget nongkrong di WC." Alana pun hanya bisa nyengir kuda, "Dan ibu juga baru tau kalau di WC itu ada penjual air mineral."


Mendengar perkataan sang guru, tentu saja membuat Alana terkejut dan segera menatap ke arah tangannya yang ternyata memang masih memegang sebotol air mineral.


Sontak saja seluruh penghuni kelas tertawa terpingkal-pingkal melihat kebodohan Alana. Beberapa diantara mereka juga banyak yang sering kali melakukan hal itu, menggunakan alasan pergi ke kamar mandi untuk mampir ke kantin.


Tapi tentu saja mereka tak akan sebodoh Alana yang malah membawa botol minumnya secara terang-terangan ke dalam kelas, setidaknya jikapun mereka membawanyake dalam kelas maka mereka akan menyembunyikannya dengan berbagai cara.


"Diam! Siapa yang suruh kalian ketawa!? Apa kalian mau dihukum bareng sama Alana?!"


Mendengar hal itu, seluruh penghuni planet sesat pun kicep alias diam seribu bahasa tanpa berani berkata-kata lagi.


Dan kini gilirannya untuk menjatuhkan hukuman bagi Alana yang berbohong, "Pulang sekolah nanti, kamu bersihkan Toilet pria sampai bersih berkilau!" ucapnya dengan penuh penekanan.


Alana pun membayangkan akan seperti apa ekspresi wajah bu Rita, jika dia tau kalau Alana kini dihukum dengan lebih parah dari dugaannya, yaitu membersihkan wc.


Alana pun terpaksa menerima hukumannya. Padahal tadinya Alana sudah berniat untuk menemani Varo di rumah sakit lagi bersama dengan duo somplak, namun apalah daya? Hukuman dari sang algojo kini sudah di tetapkan, dan mau tak mau dia harus menjalaninya.


Saat mata pelajaran kedua dimulai, Queen sudah kembali ke kelasnya dan mengikuti pelajaran. Namun tatapan penghuni kelas sesat padanya tampak berbeda dari biasanya, dan mereka juga tampak berbisik-bisik membicarakannya.


Hanya Rebecca yang tampak berbeda, karena jangankan untuk membicarakannya bahkan untuk sekedar melihat ke arahnya pun dia sama sekali tidak berani dan pemandangannya itu tentu saja tak luput dari pengawasan Selena yang jeli.


"Bestie, lo liat tuh si ulet keket jadi pendiem gitu. Kayaknya dia beneran takut setengah mati sama lo sekarang, dikira cupu padahal suhu."


Selena berbisik menggoda Queen dan terkekeh geli, membuat gadis berkaca mata tebal itu melirik ke arah Rebecca yang lebih pendiam dari biasanya, dan seperti sengaja menyibukkan diri dengan buku-buku dan pelajaran yang biasanya bahakn tak pernah ia perdulikan.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...