
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Dion yang melihat dua manusia yang berada dalam daftar orang yang tak ingin dia lihat itu pun berdecih, namun dia juga menunggu melihat pertunjukan apa yang akan Queen perlihatkan setelah ini.
Queen berjalan pelan menghampiri kedua mantan sahabatnya itu, dengan tatapan mengintimidasi yang begitu terasa hingga membuat lutut Nindy dan Vera lemas, seakan tak ada tulang yang menyangganya.
"Kalian mau minta maaf?" Nindy Dan Vera mengangguk mengiyakan, sedangkan Queen berjalan pelan mengitari kedua gadis itu, memegang rambut belakang Nindy kemudian berkata, "Gue mungkin bakal maafin kalian, tapi kalau kalian mau lakuin syarat dari gue."
Wajah Nindy dan Vera langsung berubah cerah mendengar perkataan Queen, sedangkan Selena tampak tidak suka dengan dua gadis itu yang dia tidak tau siapa.
Tapi yang jelas hanya dengan melihat wajah dan tingkah laku mereka, sepertinya sudah bisa dilihat orang macam apa mereka itu.
Bagi Selena yang sudah melihat berbagai macam jenis manusia dengan segala sifat baik dan buruknya itu, tentu saja sangat mudah untuk menilai karakter seseorang.
Meski hanya melalui apa yang dia lihat, ya contohnya seperti saat ini yang hanya dengan melihat gelagat dan tingkah kedua manusia itu dia sudah menduga jika mereka bukanlah orang baik.
"Siapa sih mereka ini? Kayaknya mereka punya salah sama Queen yang susah buat dimaafin deh," batin Selena yang penasaran.
"Gue penasaran, kali ini bakal lo apain nih duo racun," Dion juga tengah menanti untuk mengetahui apa yang Queen ingin untuk dua orang itu lakukan demi mendapatkan maaf darinya.
"Gampang. Kalian lari puterin nih jalur sirkuit, ehm... lima kali aja cukup kok. Ya, habis itu gue bakal pertimbangan mau maafin kalian atau enggak. Gue mau liat, kalian itu serius enggak mau minta maaf sama gue."
Rasanya Nindy dan Vera ingin sekali berteriak, lo mau bikin kaki gue patah!? Namun sayangnya demi mendapatkan kembali Queensa sebagai ATM berjalan mereka, mereka pun harus mengikuti keinginan Queensa.
"Go, Nindy. Demi tas limited edition!" seru Nindy dalam hati.
Dalam hati Vera juga berseru, "Come on Vera. Lo harus bisa! Demi popularitas lo."
"Nunggu apa lagi? Nunggu kucing pake peci lewat?" tanya Queen yang sudah tidak sabar melihat duo racun itu lari maraton saat ini.
Queen tau jika permintaannya itu terlalu gila, tapi dia juga yakin jika dua manusia tak beradab dan minus akhlak itu akan melakukannya, demi kepentingan mereka sendiri tentunya.
Akhirnya dua gadis itu pun mulai berlari melewati lintasan balap yang tadi Queen dan pembalap lain gunakan untuk pertandingan.
Selena mendekat pada Queen dan menyenggol lengan sahabatnya itu, "Mereka siapa sih?" bisiknya.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...