
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
"Panjang, tapi intinya gue mau sekolah dengan tenang, punya temen yang nggak deketin gue cuma karena pamor, look, sama duit."
Setelah Queen selesai mengatakan hal itu, bukan sebuah kata yang menjadi jawaban dari Selena atas penjelasannya, melainkan sebuah tabokan di lengannya.
Tentu saja tabokan manja itu tidak ada rasanya untuk Queen yang bisa beladiri, tapi itu cukup membuatnya bingung.
"Harusnya gue kenal lo dari dulu aja ya. Jadi kan gue bisa ikutin jejak lo buat nyamar jadi cupu, gue kan juga pengen hidup tenang tanpa di recokin sama yang model kayak Rebecca and the gank itu!"
Mendengar apa yang baru saja Selena ucapkan, membuat Queensa dan Alana auto merasa bodoh sambil menepuk jidat mereka berjamaah.
Bagaimana tidak tepuk jidat, bukannya marah dan merasa kecewa, Selana justru malah menyesali keterlambatannya mengenal Queen.
Karena jika mereka sudah lebih dulu saling mengenal sebelum Queen menjadi Sasa, maka bisa dipastikan jika dia akan mengikuti jejak Queen untuk menghindari biang rese seperti Rebecca dan kawan-kawannya itu.
"Jadi lo nggak marah kan sama gue?"
"Eits... tidak semudah itu Ferguso! Ya gue marah lah, ya kali gue nggak marah abis dikibulin mentah-mentah sama lo!" Dengus Selena dengan wajah manyunnya.
Queen menghela nafas panjang mendengarnya karena dia tak ingin kehilangan sosok sahabat seperti Selena, "Terus gue harus gimana biar lo nggak marah lagi sama gue?" tanya Queen dengan penuh harap agar Selena masih mau berteman dengannya.
"Gampang kok. Ajakin gue ke sirkuit pas lo ada jadwal balapan, setelah itu gue bakal kasih maaf buat lo kalo perlu segunung maaf juga boleh."
Kalian penasaran apa alasannya? Tentu saja karena Selena selalu dijaga dengan sangat ketat oleh ayahnya, bak seorang putri rapunzel yang selalu terkurung di dalam menara kastilnya.
Meski dia tidak dikurung secara langsung, tapi setiap pergerakannya selalu diawasi. Meskipun hal itu juga demi keamanan Selena, tapi tetap saja itu sangat menyebalkan bagi Selena.
Dia tak pernah diijinkan untuk datang ke tempat-tempat yang memiliki potensi berbahaya baginya, namun jika ada Queensa yang membantunya pasti sang ayah akan memberinya izin.
Itu karena adanya kerjasama antara perusahaan ayah Queensa dan ayah Selena, jadi tidak mungkin kalau ayah Selena tidak memberinya izin jika dia pergi bersama Queen.
"Ok, kebetulan besok malem gue ada jadwal pertandingan. Kalo lo mau, nanti gue jemput lo ke rumah."
"Siap bos! Nggak nyangka ternyata sahabat gue ini pembalap terkenal!" Ketiga orang itupun tertawa bersama, dan melanjutkan ngobrol sampai jam pelajaran usai.
"Gue minta tolong sama lo, buat jaga rahasia ini. Cuma kita bertiga yang tau, oke?"
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...