Queensa

Queensa
Queensa "93"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Setelah sibuk memilih baju, atau lebih tepatnya mengubah kamarnya menjadi bak kapal pecah, Varo pun langsung melangkah keluar dari kamarnya menuju ke dapur.


Dengan langkah ringan, Varo berjalan menghampiri asisten rumah tangganya. Tak perlu ditanya apa yang Varo inginkan, tentu saja meminta asisten rumah tangganya itu membersihkan kekacauan yang dia ciptakan di kamarnya.


"Bi, tolong beresin kamar Varo ya bi. Varo mau ada urusan bentar di luar."


"Iya, den."


Varo pun segera meninggalkan rumah mewah itu dengan mobil sport, bukan motor yang biasa dia pakai.


Karena dia tak ingin membuat gadis pujaannya itu, kedinginan jika harus ia bonceng dengan motor malam-malam begitu. Apalagi tempat yang akan mereka tuju adalah pantai, yang pastinya akan berangin dan dingin tentunya.


Sambil bersiul-siul ria, Varo melajukan mobilnya menuju rumah calon pacarnya yang berada di sebuah perumahan elite di kota itu.


*


Beberapa puluh menit kemudian, Varo membelokkan mobilnya ke kawasan perumahan elite itu, dan berhenti di depan salah satu rumah di sana.


Saat dia keluar dari mobilnya, seorang gadis cantik tampak membukakan pintu untuknya dan mempersilahkan dirinya untuk masuk ke rumahnya itu.


"Eh, Alvaro kamu udah dateng? Masuk dulu yuk, kebetulan papa sama mama ada di rumah tuh."


Varo pun mengangguk mengiyakan kemudian mengikuti langkah Mila memasuki rumah itu, "Fix udah dapet lampu ijo nih, belum apa-apa udah dikenalin sama calon mertua aja," batin Varo yang sudah sangat girang, karena Mila berniat memperkenalkan dirinya dengan kedua orang tuanya.


"Varo, om. Varo, tante." Varo yang tak ingin membuang kesempatan emas itu pun segera menyalami kedua orang tua Mila.


"Ooh, Jadi kamu yang namanya Varo? Mila udah sering cerita soal kamu," ujar ibu Mila yang membuat Mila manyun seketika.


"Iih... mama apaan sih mah? Malu tau...!" Melihat tingkah Mila yang menurutnya menggemaskan itu, membuat Varo terkekeh juga senang di saat bersamaan.


Karena secara tidak langsung, ibu Mila mengakui jika Mila diam-diam juga sering memperhatikan dirinya.


Yang Varo sesali saat ini adalah kenapa tidak dari dulu saja dia mengajak Mila berkencan, jika ternyata sang pujaan hati juga diam-diam memperhatikannya.


"Om, tante, Varo mau ijin ajak Mila jalan, boleh?" tanya Varo yang dengan gantlenya meminta izin pada kedua orang tua Mila.


"Boleh, tapi jangan malem-malem ya pulangnya. Besok kan kalian masih sekolah." Ayah Mila mengingatkan Varo dan anaknya untuk tidak pulang terlalu larut.


Varo pun mengangguk lalu berpamitan dengan kedua orang tua Mila, dan bergegas melajukan mobilnya menuju pantai yang sudah Alana dan Queensa set sedemikian rupa, hanya untuk mensukseskan dinner romantisnya bersama Mila malam ini.


"Ehm, kita mau kemana sih Al?" tanya Mila yang memang belum tau tempat macam apa yang Varo siapkan untuk kencan pertama mereka.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...