Queensa

Queensa
Queensa "127"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Alana, Alvin dan Adam pun saling pandang satu sama lain dalam kebingungan. Mereka dibuat penasaran dan bertanya-tanya, siapakah gadis yang datang tiba-tiba itu.


Terlebih ini pertama kalinya, ada orang yang berani memanggil nama Varo dengan wajah kesal seperti itu.


Namun mereka lebih terkejut lagi, saat melihat Varo yang tidak marah sama sekali. Justru dia terlihat tergesa-gesa berjalan untuk menghampiri gadis itu.


Alana pub ingat dengan sosok gadis yang Varo ajak kencan, gadis yang kini sudah berstatus sebagai pacar dari seorang Alvaro Graham.


"Kayaknya gue tau siapa tuh cewek." Adam dan Alvin pun auto memandang Alana dengan lekat dan rasa penasaran yang membuncah. "Dia itu Mila, pacarnya Varo."


Kedua makhluk minus akhlak itu pun terkejut bukan main mendengar kata-kata Alana.


Selama ini, mereka bahkan tidak pernah melihat Varo dekat dengan wanita. Lalu bagaimana bisa, ujug-ujug saja seorang wanita muncul dan bahkan berstatus sebagai pacar Varo. Apa mereka melewatkan sesuatu yang penting?"


Mereka pun kembali menanyakan penjelasan detailnya pada Alana. Sedangkan Alana hanya menjawab pertanyaan dua orang kepo itu dengan apa adanya, menjawab sebatas apa yang dia tau.


Karena Alana pun juga awalnya kaget, saat Varo tiba-tiba saja meminta dirinya dan Queensa menyiapkan sebuah dinner romantis di tepi pantai.


Karena mereka bertiga sibuk membicarakan Varo dan Mila, mereka bahkan tidak sadar jika dua orang yang menjadi bahan gunjingan mereka itu sudah tidak ada di tempat mereka berdiri tadi.


"Eh, mana Varo sama ceweknya? Kok ilang?" Alvin mencari dan menscan setiap sudut rooftop itu, namun tetap saja tak menemukan dua manusia berbeda jenis kelamin itu.


Dia menyerahkan dia kantong plastik berisi makanan dan minuman yang empat sekawan itu pesan tadi.


Mereka pun langsung menyantap makanan itu, dan melupakan Varo yang entah pergi kemana bersama pacar barunya itu.


*


Bel pulang sekolah pun berbunyi, dan para siswa berbondong-bondong keluar dari kelas mereka dengan wajah yang senang.


Senang karena akhirnya otak mereka bisa berhenti memikirkan pelajaran yang membuat kepala mereka pusing tujuh keliling. Senang karena akhirnya mereka bisa segera pulang ke rumah masing-masing, untuk menyapa pulau kapuk penghilang lelah dan juga pengantar mimpi yang seolah sudah melambai-lambai.


Kini Queen, Selena, Alana, Adam dan Alvin sudah berada di tempat parkir. Mereka tengah menunggu seseorang yang tidak lain adalah Varo, namun setelah sekian lama menunggu Varo tak kunjung datang dan membuat mereka jengah.


"Woy, lu pada telfon kek tuh si Varo. Bisa-bisa jambang gue sampe tumbuh jadi hutan, kalo kelamaan nunggu gini!" ketus Selena yang sudah tidak sabar untuk pergi ke sirkuit, plus tidak sabar untuk segera bertemu Dion sang pangeran berkuda putih.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...