Queensa

Queensa
Queensa "142"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Dulu mereka sering lari keliling kompleks perumahan mereka, tapi setelah beranjak dewasa mereka lebih sering menggunakan treadmill atau terkadang juga lari pagi di taman dekat rumah mereka saat akhir pekan.


"Letoy. Baru sekali doang, udah gempor aja." Queen mencibir kemudian berlalu pergi meninggalkan duo racun itu, diikuti oleh yang lainnya.


Mereka menunggu Queen berganti pakaian, sambil duduk dan mengobrol bersama. Namun Adam menyadari jika Sasa tidak ada diantara mereka saat ini, dan hal itu membuatnya mengernyitkan dahinya.


"Sasa mana sih? Suka banget ngilang tuh anak. Bukannya tadi masih sama kita ya?"


"Sasa? O-oh dia tadi bilang sama gue katanya mau balik duluan, nggak enak badan." Alana langsung menjawab pertanyaan Adam setelah melihat jika Lea memang sudah tak ada bersama mereka saat ini.


Di dalam ruang ganti, Lea memberikan baju ganti miliknya yang tadi dia bawa. Sebenarnya dia akan memakai baju itu untuk pergi ke club langganannya, tapi berhubung Queen membutuhkan baju itu ya akhirnya dia pun mengalah.


Tapi dia tidak mengalah sepenuhnya, karena setelah itu dirinya terus menggerutu sepanjang Queen berganti pakaian membuat Queen jengah.


Dan pada akhirnya berkata, "Nih, duit bagian lo sama buat gantiin nih baju. Lagian baju apaan sih ini, kayak anak punk!"


"Udah ngambil baju orang, masih protes lagi lu. Kalau bukan temen udah gue garuk muka lo!" kesal Lea, yang tentu saja hanya dalam hati.


Akhirnya Queen pun keluar dari ruang ganti dan menghampiri teman-temannya, membuat mereka melihat penampilannya dari atas sampai bawah.Q


Semua orang pun hanya ber ooh ria dengan kompaknya sambil menganggukkan kepala.


Queen pun menarik tangan Alana dan mengajaknya untuk segera pergi, "Anterin gue pulang. Gue udah capek banget nih," ucapnya sambil melirik ke belakang, tepatnya pada Selena sambil mengedipkan sebelah matanya.


Selena yang mengerti maksud Queen pun segera menahan tangan Dion yang ingin mengejar Queen, karena adiknya itu justru memilih pulang bersama Alana dan bukan dirinya.


"Ehm... kak Dion, boleh anterin aku pulang nggak? Soalnya supir aku lagi jemput ayah di kantornya, aku juga nggak di bolehin naik angkutan umum." Selena bertanya dengan hati-hati.


Dia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuknya agar bisa lebih dekat dengan Dion, bagaimanapun Queen sudah membukakan jalan yang lebar untuknya jadi dia harus berhasil dan tidak membuat usaha Queen sia-sia belaka.


"Hm." Hanya gumaman yang terdengar dari mulut Dion sebagai jawaban. Dia melepaskan tangan Selena dari lengannya dan berjalan keluar dari sirkuti menuju ke tempat motornya terparkir.


Sedangkan Selena masih bingung maksud Dion. Hm nya seorang Dion itu artinya iya atau tidak.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...