Queensa

Queensa
Queensa "274"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


"Hah? Apanya?" Selena mengerutkan alisnya sambil mencoba menerka apa yang Adam maksudkan.


Adam menghela nafas panjang, "Soal si Sasa, Queensa, atau siapa lah itu. Lo udah tau semuanya dari awal kan?"


"Queen?" gumam Selena yang langsung terbelalak saat dia mengingat sahabatnya itu, "Queen?!" Selena langsung berlari keluar saat dia sudah tidak melihat Queensa berada di kelas itu.


Adam yang belum mendapat jawaban atas kekepoannya pun memanggil Selena agar berhenti dan menjelaskan segalanya, namun tentu saja Selena tidak memperdulikannya.


Saat ini yang Selena pikirkan hanyalah Queensa, sahabat yang merangkap sebagai calon adik iparnya itu.


Di saat seperti ini, sebagai sahabat seharusnya dia ada di samping Queensa dan menenangkannya.


"Queen, lo dimana sih?" Selena berjalan dengan kaki yang dia hentak-hentakkan, karena kesal, bingung, sekaligus panik saat dia tak menemukan Queensa dimanapun.


Padahal dia sudah mengelilingi sekolah itu, dan mencari ke setiap sudut sekolahnya, tapi tetap saja dia tak melihat batang hidung sahabatnya itu.


Hingga saat dering ponsel, membuat Selena berhenti dan mengecek ponselnya.


Dia terkejut, saat berita tentang siapa Sasa sesungguhnya, kini sudah tersebar luas melalui forum sekolah.


Dan seketika itu juga, suara bising yang membicarakan tentang Queen pun, terdengar dari segala penjuru. Bahkan para guru pun, tak luput dari keterkejutan saat mereka melihat berita itu.


Ditambah lagi, adanya klarifikasi dari kepala sekolah, yang tidak lain adalah paman dari Queensa, juga klarifikasi dari Dion mengenai video yang menyebarkan rumor jika Sasa adalah seorang sugar baby.


Selena semakin kalut dibuatnya, namun dia bingung harus berbuat apa karena dia saja tak kunjung menemukan peran utama yang menjadi alasan dari munculnya semua kegaduhan ini.


Lain halnya dengan Rebecca dan antek-anteknya. Mereka yang baru mengetahui siapa Sasa sebenarnya, kini tengah meratapi nasib mereka yang ternyata sudah menyinggung orang yang salah.


Mereka baru saja di panggil oleh kepala sekolah, dan diberikan sanksi atas penyebaran berita palsu yang membuat heboh satu sekolah. Yaitu hukuman skorsing selama satu minggu.


*


Di tempat lain, tepatnya di taman kota, Varo tengah duduk sendirian di salah satu bangku yang tersedia di sana.


Cinta pertamanya pupus karena dia yang baru menyadari perasaannya sendiri pada gadis lain.


Tapi kini dia harus patah hati, saat menghadapi kenyataan jika gadis yang sudah membuat hatinya berbalik arah, ternyata tak lebih dari seorang penipu.


Dia benar-benar merasa menjadi orang paling tidak beruntung, dalam urusan cinta.


Dan di saat yang sama, ada seorang pengamen yang berhenti di depannya dan menyanyikan sebuah lagu.


Jreng...


Senar gitar mulai mengeluarkan nada-nada yang merdu seiring dengan petikan dan gerakan jari pengamen itu.


...Kok iso yo...


...Kok tegel yo...


...Opo salahku...


...Nengndi luputku...


...Wong seng ra sepiro...


...Koyo aku iki...


...Masalah asmoro...


...Mung kebagian loro...


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...