Queensa

Queensa
Queensa "178"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Queen sudah berjanji kalau dia akan membongkar kebusukan ibu tirinya itu, mencari tau apa yang sebenarnya wanita licik itu rencanakan terhadap keluarganya.


Dia mencoba bersikap biasa saja di depan ayahnya, meskipun rasa kecewa itu sebenarnya tidak akan pernah bisa terhapuskan. Tapi dia tak ingin wanita licik itu mendapatkan apa yang dia mau, dengan mudah.


Tidak, dia tidak rela posisi Bundanya digantikan oleh makhluk mengerikan bermuka dua, yang memiliki niat jahat pada keluarganya itu.


Setidaknya dia harus mempertahankan keluarganya agar tidak hancur di tangan wanita licik itu, setidaknya Queen harus bisa mencegah kemungkinan terburuk terjadi.


"Makasih buat nasehatnya, Lena. Gue beruntung bisa dapetin sahabat kayak lo, seenggaknya sekarang gue tau kalo gue enggak sendirian. Banyak orang yang juga berjuang demi kehidupan mereka, sama seperti gue saat ini dan itu berkat lo."


Queen tersenyum manis pada Selena dan benar-benar merasa senang mendapatkan teman yang bersedia dia ajak untuk berbagi keluh dan kesah.


Berbagi segala hal, termasuk duka dan lara, memberinya nasihat yang mampu menjadi alasan semangatnya untuk kembali bangkit.


Selena pun tersenyum lebar pada Queensa hingga menampilkan deretan gigi-giginya yang putih dan rapi itu, yang tentu saja membuat Queen ikut tertawa meskipun masih sambil sesenggukan.


"Udah sih biasa aja, gue emang suka kasih nasehat ke orang lain padahal gue sendiri kadang suka bingung sama masalah gue. Dan lo tau? Nggak ada yang bisa kasih gue solusi atau saran, kayak yang gue kasih buat mereka." Selena menghela nafas panjang.


Mereka pun kembalikan berbincang selama beberapa menit, hingga saat Queen yang masih asik bercerita tak mendapati tanggapan lagi dari Selena yang ternyata sudah terbang ke alam mimpinya.


Queen mengetahui itu karena mendengar suara dengkuran halus yang bisa dia pastikan jika itu suara Selena. Akhirnya Queensa pun mematikan ponselnya setelah mengucap selamat malam pada sahabatnya itu, meskipun siempunya tak mungkin mendengarnya karena saat ini dia sudah berada di pulau mimpi indahnya.


Terlihat dari bibir mungil Selena yang tertarik ke atas dan membentuk sebuah senyuman manis, yang dapat menjadi bukti valid jika Selena tengah mengalami mimpi yang begitu indah.


Mungkin saja dia memimpikan pangeran berkuda putihnya, lelaki pujaan hatinya. Tapi bisa juga dia mengalami mimpi indah lainnya, entahlah karena hanya Selena yang tau apa yang tengah terjadi di alam mimpinya saat ini.


Queen yang juga sudah mulai mengantuk pun, segera membaringkan tubuhnya dan memejamkan matanya, berharap secepatnya dia bisa tertidur dan masuk ke alam mimpi indah.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...