
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
"Gue minta tolong sama lo, buat jaga rahasia ini. Cuma kita bertiga yang tau, oke?"
Selena memberikan tanda oke dengan tangannya, kemudian tersenyum.
Mereka tak kembali ke kelas, karena Queen sudah terlanjur malas melihat muka Rebecca yang menyebalkan itu.
Begitu juga dengan Selena yang terlalu excited saat mengetahui siapa sebenarnya Sasa, sahabat cupunya. Sehingga dia lebih memilih menemani Queen daripada masuk ke kelasnya.
*
Saat ini Selena dan Queen sudah berada di depan gerbang masuk sekolah mereka. Selena sedang menunggu sopirnya, sedangkan Queen sudah duduk manis di atas skutiknya.
"Len, aku duluan ya. Masih ada urusan sama si biang sial nih."
Selena pun hanya mengangguk sambil terkekeh geli, melihat raut wajah Queen yang sangat tidak enak dipandang saat membicarakan Varo.
Queen mulai melajukan skutiknya menuju tempat yang sudah dia rencanakan bersama Alana, untuk mensukseskan kencan pertama Varo bersama gadis yang belum mereka ketahui siapa orangnya.
Di roof top tadi, mereka juga sempat membahas bagaimana tampilan tempat yang akan menjadi saksi bisu seorang Alvaro Graham, yang akan menyatakan cintanya.
Sesampainya di tempat tujuan, Queen dan Alana yang sudah menyuruh orang untuk mempersiapkan segala peralatan yang mereka butuhkan pun, segera memulai pekerjaan mereka atau lebih tepatnya hanya memantau para pekerja yang sedang sibuk menyiapkan segala sesuatunya.
"Haish... gue capek banget nih, Lan. Emang temen lo itu nggak ada akhlak tau nggak sih? Yang mau kencan siapa, yang repot siapa!" Queen bersungut-sungut dengan bibir monyongnya.
Padahal dia bahkan tak melakukan apapun selain duduk menikmati minuman dinginnya, sambil mengawasi pekerjaan orang-orang yang mereka sewa agar semuanya sesuai dengan apa yang sudah mereka atur.
*
*
Dia mengobrak-abrik seluruh isi lemarinya, hanya untuk menemukan baju yang menurutnya perfect untuk acara kencan pertamanya hari ini.
"Kenapa baju gue rasanya jelek semua ya? Padahal biasanya gue pake apa aja oke kok, apa ini karena gue aja yang terlalu excited buat kencan sama Mila?"
Ya, nama wanita yang sudah beberapa bulan ini Varo cintai dalam diam itu bernama Mila Karmila.
Gadis yang akrab di panggil Mila itu, adalah salah seorang siswi di sekolah yang sama dengan Varo dan Queensa. Hanya saja, mereka berada di tingkatan yang berbeda.
Mila sudah kelas dua belas tahun ini dan akan segera lulus.
Karena itu jugalah, Varo memberanikan diri untuk mengajak Mila berkencan dan ternyata ajakannya itu bak gayung yang bersambut.
Mila langsung menerima ajakan Varo membuat Varo sangat bahagia karenanya.
Setelah sibuk memilih baju, atau lebih tepatnya mengubah kamarnya menjadi bak kapal pecah, Varo pun segera melangkahkan kakinya keluar dari kamar menuju ke dapur.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...