Queensa

Queensa
Queensa "53"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Queen adalah pacar Alana, yang mungkin saja dia kenal di sirkuit karena Alana yang memang suka dengan balapan, dan juga Queensa yang sepertinya sama-sama menyukai motor.


Karena sangat jarang, gadis yang bisa mengendarai motor sport jika bukan karena sudah terbiasa atau memang suka, seperti itulah kira-kira dugaan pertama Varo.


Dan kedua, jelas-jelas dia melihat Queen di mall itu bersama seorang laki-laki yang menurutnya adalah pacar dari Queensa.


Pemikiran itu semakin di perkuat dengan Dion ataupun Queen yang tidak menyangkal saat Varo menyuruh Dion untuk menjaga baik-baik pacarnya yang tidak lain adalah Queensa.


Jadi, kesimpulan Varo adalah Queensa berselingkuh di belakang Alana dengan laki-laki yang dia lihat kemarin itu.


Varo menatap sinis pada Queensa, dan itu juga tak luput dari perhatian Queen yang menatap bingung pada Varo.


"Ngapain nih si biang sial melototin gue sampe bola matanya mau loncat?" batin Queensa.


"Lan, dia siapa?" tanya Adam dengan kepo.


"Namanya Queensa, Queensa Abraham. Kalian pasti udah tau siapa dia setelah denger nama lengkapnya kan?"


Adam, Alvin dan Varo pun semakin terperangah mendengar siapa Queensa sebenarnya. Nama Abraham di belakang namanya sudah cukup menjelaskan siapa gadis di hadapan mereka itu.


Seorang pembalap wanita yang cukup famous di kalangan para pecinta balapan, dan nama besar keluarganya yang yang tidak hanya terkenal, tapi sangat terkenal di kalangan para pebisnis.


"Jadi dia pembalap cewek yang lo suka itu?"


Alana pun mengangguk mengiyakan, sambil tersenyum pada Queensa.


Queen pun memperkenalkan diri pada Adam dan Alvin, namun melihat tatapan permusuhan yang kental dari Varo membuat Queensa enggan melakukannya.


"Lan, itu temen lo kenapa dah? Kayak mau nelen gue hidup-hidup gitu!" bisik Queen pada Alana yang sontak saja membuat laki-laki itu terkekeh geli.


"Kayak nggak pernah liat aja," balas Alana yang juga sambil berbisik.


Queen pun hanya nyengir kuda mendengar jawaban Alana yang memang benar-benar adanya itu, bukan sekali dua kali dia melihat tatapan Varo yang galak itu.


Meskipun begitu... tidak tau kenapa, rasanya tatapan Varo kali ini terasa berbeda.


"Woy, Varo! Jaga mata lo, anjir. Ngapain lo liatin si Queen sampai segitunya, lo mau nikung si Alana?" goda Adam sembari menepuk bahu Varo.


Meskipun dia tau kalau tatapan Varo bukanlah tatapan seseorang yang sedang terpesona, melainkan tatapan yang menampilkan rasa ketidak sukaan.


"Gue masih waras, gue nggak suka nikung cewek orang." Varo menjawab gurauan Adam dengan ketus, kemudian meminum jus di gelasnya hingga tandas dalam sekali tegukan.


Tentu saja hal itu membuat keempat orang lainnya menatap Varo dengan bingung.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...