
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Meski sebenarnya yang ia katakan dalam hati sangatlah berbeda dengan apa yang keluar dari mulutnya itu, "Sejak kapan rica-rica ayam super pedes buatan Mbok Ijah, jadi kemanisan? Tapi muka dia lucu juga kalau lagi salting gitu," batin Queensa sambil tertawa dalam hati, tapi tetap berusaha memasang wajah datar dihadapan Varo.
Queensa pun lanjut menyuapkan sendokan kedua pada Varo, dan Varo menerima suapan itu dengan senang hati.
Namun saat dia mengunyah makanan di dalam mulutnya dia merasakan sesuatu yang sedikit... ehm... pedas, dan panas.
"Kok pedes sih? Air air air, ambilin gue air cepetan!" Varo pun menyuruh Queen untuk segera mengambilkannya air minum sambil sibuk mengipasi mulutnya dengab tangan.
Tanpa menengok ke arah Queensa, dia langsung menerima begitu saja air yang diberikan Queen padanya, dan menenggaknya hingga habis.
Dia baru bertanya darimana Queen mendapatkan air minum itu, padahal seingatnya air minumnya tadi sudah habis dia minum sebelum Queensa datang.
"Dari situ." Queensa menunjuk ke arah vas bunga kecil dengan transparan yang berisi air dan seekor ikan ****** kecil.
Byur!
Air minum yang masih tersisa di mulut Varo, sontak saja ia semburkan keluar hingga membuat baju dan selimutnya basah terkena semburan maut mbah dukun baca mantra, ala Alvaro Graham.
Seketika itu juga, Queen langsung tertawa terbahak-bahak dengan begitu puasnya sata melihat Varo melakukan hal bodoh dihadapannya, lagi.
"Apa yang lucu? Dasar Micin minus akhlak!" seru Varo dengan bibir cemberutnya yang biasa author sebut dengan Bimoli alias bibir monyong lima centi, dimana panjang bibir monyong itu sudah cukup untuk membuat Queen bisa menguncir mulut Varo seperti menguncir rambut.
"Makasih, gue emang lucu kok. Apalagi gue abis dikasih minum air kobokan ikan, sama Micin Luar Angkasa. Kadar kegantengan gue ini, auto bertambah berkali lipat sampe gue nggak rela ada orang lain yang liat muka ganteng gue."
Queen hanya memandang Varo dengan tatapan jengah, kemudian menyodorkan makanan milik Varo yang belum ia habiskan.
"Nih, makan sendiri. Soalnya ini tuh rica-rica paling langka didunia, karena dibilang manis sama cowok yang paling ngeselin... banget dan paling sok ganteng didunia ini." Queensa tersenyum mengejek pada Varo, "Dan ini minumnya, buat kamu minum kalau bibir kamu kebakar karena rica-rica super manis ini."
Queen kembali mengulurkan sebotol air mineral, yang isinya sudah berkurang karena tadi dia sudah menuangkannya separuh untuk Varo.
"Lo ngerjain gue?" tanya Varo saat melihat botol minuman yang isinya sudah tinggal setengah itu.
"Yakali aku setega itu sama kamu, sampe kasih kamu minum pake air kobokan ikan?"
Varo pun mencebikkan bibirnya sembari menerima makanan dan minuman yang Queen sodorkan, karena dia memang masih lapar jadi dia akan menghabiskan makanan super pedas itu.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...