Queensa

Queensa
Queensa "253"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Queen mengangguk dan tetap bersikap dengan tenang, "I see. Tapi itu salah satu tujuan gue. Karena dengan begini, pemegang saham Abraham Grup bakal kecewa sama kinerja Kirana dan di saat itu juga, gue bakal muncul sebagai super angel."


Dion menatap Queen dengan bingung, "Gue masih belum ngerti deh."


Kemungkinan besar, orang-orang itu memang pasti akan meragukan kemampuan Queen untuk ngambil alih Abraham Grup.


Selain karena usianya yang masih terlalu muda, pengalaman Queen di bidang bisnis juga masih nol.


Tapi Queen akan membuktikan kemampuannya pada semua orang, dengan cara mengembalikan nilai saham Abraham Grup seperti semula.


Queen menjelaskan dengan rinci agar Dion mengerti maksud dan tujuannya, "Sejak Abraham Grup di urus sama Kirana, mereka secara bertahap menurun. Orang-orang yang kerja di sana juga mulai semena-mena karena mereka sadar kalau Kirana butuh dukungan mereka untuk naik ke puncak."


Kali ini Dion akhirnya mengerti, "Terus apa yang bakal lo lakuin sama kaki tangannya Kirana?"


"Bukti kuat udah di tangan kita, gue bakal menjarain mereka dan ngebersihin semua orang-orangnya Kirana yang ada di perusahaan."


Dion pun mengangguk, "Lo udah kasih tau rencana lo ke Alex?"


"Udah, dia bilang bakal kabarin gue kalau mereka ngadain rapat pemegang saham nanti." Ujar Queen.


Di ruang kerjanya, Kirana tampak tengah mendapat telepon dari seseorang yang entah siapa. Dia sangat panik, mengingat betapa kacaunya meeting pagi tadi.


Apalagi dampak yang ditimbulkan oleh video asusilanya, yang tadi sempat dipertontonkan.


Kirana benar-benar dibuat kelimpungan, oleh masalah yang terjadi pagi tadi. Awalnya ia kira hidupnya akan berubah, setelah ia mengambil alih Abraham Groupa.


Terlebih dia sangat yakin, jika kemungkinan Mario untuk sembuh sangatlah tipis.


Dan dia juga beranggapan jika kedua anak tirinya itu, hanyalah dua berandalan yang tidak berguna, yang hanya tau bagaimana menghamburkan uang dan membuat masalah.


Tapi kejadian tidak terduga yang terjadi tadi pagi, membuat semuanya menjadi kacau balau. Kemungkinan besar, para pemegang saham melakukan meeting untuk menolak kepemimpinannya.


Yang lebih membuatnya panik adalah, beberapa pemegang saham memang tidak menyukainya sejak awal.


Bahkan ia memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa mengambil kepercayaan mereka. Tapi sekarang, tampaknya mereka sudah mulai tidak puas.


"Kamu tidak perlu panik, saya akan pikirkan jalan keluarnya. Lagipula selama tia bangka itu masih sekarat, maka semuanya dibawah kendali kita. Kamu cukup istirahat yang baik dan mengurus bayi kita," ujar seseorang diseberang sana.


Meski Kirana sangat tidak puas dengan jawaban yang tidak pasti, yang pria itu berikan. Tapi dia tidak punya pilihan lain, selain mengalah.


Karena masalah ini, reputasinya juga sudah rusak. Beberapa rekan sosialitanya juga mulai menjauh darinya.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...