Queensa

Queensa
Queensa "72"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Queen terperangah saat pertama kali menginjakkan kakinya masuk ke cafe itu, dan di sana sini terdapat dekorasi yang begitu indah dengan nuansa Roman yang begitu kental terasa.


"Sini, ada sesuatu yang pasti bakal bikin bad mood lo ilang."


Alana menarik tangan Queensa menuju salah satu meja yang letaknya berada di ujung, dari meja-meja yang berada di atas jurang itu.


Awalnya Queen merasa sedikit enggan, namun saat dia melihat apa yang kini terpampang di hadapannya, dia langsung terpesona.


"Wow, keren banget sumpah!" seru Queen kegirangan.


Karena sejauh mata memandang, dia mendapati hamparan karpet hijau dari sawah-sawah yang berjajar di sana.


Bersamaan dengan Queen yang tengah menikmati pemandangan indah di depan matanya itu, alunan musik pun mulai terdengar.


Petikan gitar akustik yang mengalun merdu itu, perlahan membuatnya menolehkan kepala. Tapi Queen bingung karena dia tak mendapati Alana lagi di sampingnya.


Dia mengedarkan pandangannya, menyapu ke seluruh ruangan itu. Hingga akhirnya pandangan matanya tertuju pada seorang pria tampan, yang saat ini tengah berada di atas panggung.


Queen melongo dengan mulut terbuka dan mata yang melebar sempurna, saat dia mengetahui jika petikan gitar indah itu berasal dari jari jemari Alana yang menari lincah di atas senar-senar itu.


"Gue mau persembahin satu lagu untuk orang yang spesial buat gue. It's for you, my Queen."


Alana tersenyum sambil memandang ke arah Queensa, membuat pengunjung lain juga mengalihkan tatapan mereka pada gadis dengan kacamata besar itu.


Ada beberapa gunjingan tak mengenakkan dari mereka, namun ada juga beberapa pujian yang terlontar untuk Alana yang dinilai tulus pada pasangannya tanpa menilai penampilan.


Tapi Queen sendiri tak terlalu memperdulikan hal itu, karena fokusnya saat ini hanya tertuju pada Alana yang tampak tersenyum manis padanya.


How would you feel, if I told you I loved you?


It's just something that I want to do


I'll be taking my time, spending my life


Falling deeper in love with you


So tell me that you love me too


Lagu berjudul "How Would You Feel" itu adalah lagu yang diciptakan untuk mengisahkan seseorang, yang menyatakan cinta pada wanita yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri. Hubungan persahabatan, yang perlahan dihinggapi rasa yang berbeda di antara keduanya.


Sepanjang alunan indah itu terdengar, mata Queen tak pernah luput menatap Alana yang juga tak melepaskan pandangannya dari sosok berkacamata tebal itu.


Dimata para pengunjung lain, mereka tampak seperti sepasang kekasih yang tengah didera asmara.


Meskipun sebenarnya tidak ada hubungan apapun diantara mereka berdua, lebih dari sebatas pertemanan. Ya... setidaknya untuk saat ini.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...