Queensa

Queensa
Queensa "102"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


"Woy, Lena! Itu Goa lo tutup, woy! Ntar ada lalat silaturahmi bau tau rasa lo." Lagi dan lagi, Selena masih diam dengan pose yang sama sejak tadi seolah hanya raganya saja yang saat ini berada di sana, tapi tidak dengan jiwanya.


Queen yang lelah pun memilih untuk mematikan video callnya, dan disaat itulah kesadaran Lena kembali ke alam nyata membuatnya menghentikan Queen yang akan menutup panggilan video mereka.


"Eee... tunggu, jangan dimatiin. Itu tadi siapa?" tanya Selena yang memulai rencananya mengorek informasi tentang Dion dari Queensa.


"Yang mana?"


"Yang tadi itu."


"Ooh... abang gue, bang Dion. Kenapa? Ganteng ya? Lo naksir? Ya... dia emang ganteng sih, cuma agak sengklek doang. Tapi dia masih jomblo kok, jadi lo masih punya kesempatan besar."


Tanpa malu-malu, Selena menganggukkan kepalanya sambil berkata, "Dia pangeran berkuda putih gue, Queen. Penyelamat gue yang gue ceritain ke lo."


"What!?"


Kini bukan lagi Selena yang stuck dalam mode terkejoodnya, melainkan Queen. Dia benar-benar tidak menyangka, jika sang pangeran berkuda putih yang begitu diagung-agungkan oleh Selena itu adalah kakaknya sendiri.


Dari cara dia memuji dan menceritakan hal-hal tentang pangeran berkuda putihnya, membuat Queensa sama sekali tidak terpikirkan jika orang itu adalah Dion.


"Jadi pangeran berkuda putih yang lo puji-puji sampe terbang itu, abang gue? Oh My God, mimpi buruk dunia persilatan ini mah. Lo nggak tau se absurd apa bang Dion, gue yakin kalo lo tau pasti bakalan mundur alon-alon!"


Queen mengira, jika dia mengatakan hal itu maka Selena akan menyerah untuk mendapatkan cinta makhluk aneh bin ajaib yang tidak lain adalah kakaknya sendiri.


Meskipun jika dia harus memanjat tebing yang curam, mengarungi lautan dan samudera yang luas bahkan jika harus menuruni bukit yang terjal. Apapun itu akan dia lakukan, demi mendapatkan hati sang pangeran berkuda putih.


"Ya ampun... bener-bener kena pelet jaran goyangnya abang gue nih anak." Queen menepuk jidatnya melihat kadar kebucinan Selena, yang sudah memasuki stadium akhir alias tidak tertolong lagi.


"Queensa cantik yang baik hati dan tidak sombong..." Mendengar cara Selena memanggilnya, Queen langsung merasakan firasat buruk. "Bantuin gue jadi makcomblang."


Bingo!


Tebakan Queensa pun terbukti, firasat buruknya juga sudah terjawab.


Queen memutar bola matanya jengah, sedangkan Selena memamerkan cengiran pepsodentnya plus dengan wajah polos tak berdosa, yang membuat Queensa ingin menenggelamkan wajah itu kedalam ketiaknya.


Bukannya dia tak mau membantu temannya untuk mendapatkan hati sang kakak, tapi selama ini tipe wanita yang Dion sukai adalah yang galak dan sulit didekati.


Kata si empunya, gadis yang semacam itu akan lebih membuatnya tertantang untuk mendapatkan hati mereka, meskipun sudah beberapa kali dia gagal dan berakhir dengan patah hati.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...