Queensa

Queensa
Queensa "46"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Namun dengan sedikit paksaan dari Alana, akhirnya Queen pun mau mencoba untuk melakukan hal aneh itu. Queen berdiri kemudian berteriak dengan sangat keras.


"Aaaaaaaah!"


Dan ternyata benar, setelah Queen mengeluarkan teriakan terkeras yang pernah dia lakukan itu pun, rasa kesal dan segala yang membuat dia badmood itu seolah hilang dan menguar bersamaan dengan teriakannya.


Queen menoleh pada Alana, kemudian tersenyum dan malah kembali berteriak namun dengan teriakan yang berbeda.


"Makhluk astral ngeseliiiiiiiin!"


Nafasnya serasa naik turun setelah teriakan keduanya, yang auto membuat Alana tergelak mendengarnya. Bagaimana bisa Queensa menjuluki pria paling populer di sekolahnya dengan julukan makhluk astral?


"Kenapa lo kasih julukan makhluk astral ke Varo? Emang dia serem kayak setan, gitu?" tanya Alana yang kemudian terkekeh geli.


"Enggak juga, dia ganteng kok, cuma minus akhlak sama lidahnya tajem aja. Lagian dia juga kalau manggil gue seenak jidat, yang cupu lah, yang babu lah, yang micin lah!"


"Sasa, micin, tapi emang bener kan?" goda Alana sambil tertawa, membuat Queensa mencubit pinggangnya dan Alana pun mengaduh kesakitan, "Aduh! Aduh! Aduh! Sakit Queen, sadis banget sih lo?!"


"Bodo!"


Queen pun segera berjalan menuju motornya, dan membuat Alana segera berlari menyusul Queensa. Mereka pun akhirnya pulang, setelah puas membuang semua hal yang mengganjal di hati mereka.


*


Di sisi lain...


Varo tadi mengirim pesan pada Alana, dia memarahi Alana karena membantu Queensa melakukan tugas yang memang sengaja dia berikan pada Queensa untuk mengerjai babunya itu.


#Flashback


Varo yang baru saja sampai di parkiran motor pun teringat, jika dia sepertinya melupakan sesuatu yang penting. Hingga akhirnya dia sadar jika dia belum membawa serta tasnya, yang tadi dia tinggalkan di dalam kelas, sebelum mulai membersihkan toilet.


Dia pun bergegas kembali menuju kelasnya, namun saat dia melewati toilet dimana dia menyuruh Queensa untuk melakukan hukuman yang seharusnya untuk dia, dia justru melihat Alana yang sedang membantu Queensa mengepel lantai kamar mandi itu.


Dan tentu saja Varo geram melihatnya, karena Alana membuat rencananya untuk mengerjai Queen menjadi gagal total.


Dia pun berlalu menuju kelasnya, menyambar tas dan segera melenggang pergi dari sama dengan kesal.


#Flashback off


*


Dan karena hal itulah, Varo mengirim pesan pada Alana yang berisi dengan pertanyaan kenapa Alana membantu Queensa tanpa seijinnya. Namun tidak terduga, jawaban Alana justru membuatnya semakin kesal namun sekaligus bingung.


Alana yang sebelumnya tidak pernah membantah ucapannya, kini justru berani membantah dirinya, bahkan dengan banyak sekali tanda seru dalam pesan balasan itu yang artinya sama saja dengan berteriak padanya.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...