
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Seorang Alvaro Graham, cowok paling famous dan most wanted di sekolahnya. Pacar khayalan mayoritas gadis-gadis cantik dan non cantik di sekolahnya, justru di tanggapi dengan ketus oleh seorang Sasa yang notabene adalah gadis antik yang sama sekali tidak menarik perhatian.
Bukankah jika berita ini tersebar akan menarik? pastinya akan langsung menjadi trending topik.
"Diem lo pada, mau gue bikin jadi almarhum?!" seru Varo dengan kesal, yang tentu saja hanya candaan belaka.
Namun duo somplak itu sama sekali tak terpengaruh, dan justru semakin gencar menggoda Varo yang kesal.
"Iya iya maaf bapak Alvaro yang terhormat."
Duo somplak pun kembali tertawa dan membuat Varo hanya bisa menghela nafas kesal, sambil sesekali melirik ke arah Queen, yang kini sudah kembali ke tempat duduknya dan malah menelungkupkan wajahnya dengan tangan yang dia lipat sebagai sandaran.
Tanpa sadar Varo tiba-tiba saja mengusap puncak kepala Queensa dan membuat duo somplak auto saling pandang lagi, dan semakin yakin jika tebakan mereka benar.
"Woy, apa kita perlu nanya ke dokter? Kayaknya otak si Varo beneran geser satu centi deh. Liat aja noh dia malah elus-elus kepalanya si Cupu, mana pake segala senyam-senyum lagi kan. Ngeri gue anjir."
Adam bergidik ngeri sendiri melihat senyum di wajah Varo, yang bahkan belum pernah mereka lihat sekalipun.
Padahal mereka sudah berteman sangat lama, jadi mereka pikir wajar saja kalau mereka berasumsi jika Varo memang mengalami benturan keras yang membuat otaknya sedikit sengklek.
Tapi bagaimana bisa mereka percaya, jika Varo yang dari awal sudah mewanti-wanti sendiri jika dirinya tak akan pernah menyukai sosok Micin Luar Angkasa itu, bisa tiba-tiba saja bersikap manis dengan Sasa alias Queensa.
Bahkan kita saja masih ingat dengan perkataan Varo yang begitu lantang, "Mata gue masih sehat, dan otak gue masih normal. So, nggak mungkin gue suka sama makhluk astral kayak gini. Kalau itu terjadi berarti gue adalah makhluk paling sial seantero bumi."
Ingat bukan? Kalau kalian lupa, bagi yang mau baca ulang juga boleh, gratis tidak di pungut biaya sepeserpun.
"Ekhm! Gue mau ke toilet dulu, bye." Adam beranjak dari duduknya diikuti oleh Alvin yang juga mengikuti langkahnya dari belakang.
Tentu saja Varo langsung mengerutkan dahinya melihat hal itu. Kenapa? Tentu saja karena dia bingung, kenapa mereka harus pergi berduaan.
Apa iya mereka mau saling bahu membahu alias bergotong royong atau saling memegang rudal Balistik milik satu sama lain, hingga harua berdua dan tidak Adam sendiri saja padahal hanya dia yang ingin ke kemar mandi.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...