
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Bukan tanpa alasan, karena mereka semua sudah tau seperti apa Rebecca. Dia suka merundung dan mengganggu orang-orang yang lemah, hingga saat ini belum ada target bullynya yang berani melawan balik.
Jadi adegan kejar-kejaran antara Rebecca dan si korban bully itu mereka simpulkan, hanyalah karena si korban yang ingin melarikan diri.
Brak!
Pintu toilet tertutup dengan keras, bersamaan dengan Rebecca yang masuk ke dalam sana dengan nafas terengah-engah dan langsung merebut kembali ponsel miliknya dari tangan Queensa.
Rebecca berdecak kesal saat mendapati tidak ada lagi video yang tadi diambilnya, dan bersamaan dengan itu Queen menatap kearahnya dengan seringai iblis yang muncul di wajahnya.
Rebecca yang baru pertama kali melihat wajah si cupu tanpa ketakutan dan justru terlihat sang mengerikan itu, tanpa sadar membuat tubuhnya merasakan adanya ancaman bahaya yang membuatnya mundur beberapa langkah tanpa dia sadari.
"L-lo mau ngapain?" Queen berjalan perlahan mendekati Rebecca, hingga gadis itu berhenti mundur saat tubuhnya sudah menabrak sisi wastafel.
"Lo mau tau apa yang bakal gue lakuin?" Queen mengepalkan tangannya dan meninju ke arah Rebecca dengan keras, membuat Rebecca memejamkan matanya karena ketakutan.
Hingga sebuah suara keras terdengar, saat tinjuan Queen mengenai kaca yang ada di depan wastafel yang berada tepat di belakang tubuh Rebecca hingga membuatnya pecah.
Rebecca yang tak merasakan sakit diwajahnya pun membuka mata perlahan, mengikuti arah tangan Queensa dan terkejut kala mendapati kaca di belakangnya sudah pecah dengan tangan Queensa yang sudah mengeluarkan darah.
"Lo liat itu kan? Itu yang bakal gue lakuin sama lo, kalau lo masih berani ganggu gue lagi!" Setelah mengatakan itu, Queen pun melangkahkan kakinya keluar dari toilet wanita itu dan berjalan menuju ke kelasnya tanpa menghiraukan tangannya yang berdarah.
Sedangkan Rebecca yang masih terkejut dan ketakutan itu, tiba-tiba jatuh terduduk dengan tubuh yang gemetar hebat namun dengan amarah yang besar pula. Dia tidak menyangka jika manusia cupu itu ternyata suhu.
"Shitt! Ternyata dia bukan cupu biasa, dia iblis!" gumam Rebecca, "Gue bakal bongkar kedok lo, sialan!"
Rebecca mengepalkan erat-erat tangannya menahan amarah yang sudah memenuhi dadanya, kemudian berusaha sebisa mungkin menetralkan rasa takutnya dan bersiap masuk ke kelas.
Untungnya tadi saat mereka masuk ke kamar mandi, bersamaan dengan bel tanda pelajaran di mulai berbunyi.
Sehingga tak ada siswi lain yang masuk ke kamar mandi, dan melihat hal memalukan tadi, dimana dia yang terkenal jahat dan tidak ada yang berani melawan justru dibuat gemetaran oleh seorang gadis cupu.
Queen yang kini sudah berada di ambang pintu kelasnya pun terhenti saat mendapati sang guru sudah berdiri dan mengajar para murid.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...