
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Dan tak berselang lama, Dion dan Selena pun sampai. Dion memarkirkan motornya di sebelah motor Alana, kemudian turun sambil menatap tajam pada Queensa.
Dion memberikan tatapan mematikan plus seringai mengerikan pada adik kesayangannya yang super duper jail itu, seolah mengatakan pembalasan akan lebih kejam adikku tersayang. Tunggu saja tanggal mainnya.
Queen yang menyadari hal itu pun, langsung mengangkat dua jarinya pada Dion sambil memasang senyum sempurna ala iklan pasta gigi itu pada sang kakak.
"Ehm... kalian masuk duluan ya, aku mau ke toilet dulu." Queen pun langsung mencari alasan untuk dapat pergi dari teman-temannya, dan berganti identitas sebagai Queensa.
Alana pun langsung menarik kedua temannya itu untuk ikut bersamanya masuk ke dalam sirkuit, dan duduk di sana sambil menunggu pertandingan Queensa di mulai.
Sedangkan Selena mengajak Dion untuk menemaninya membeli makanan ringan yang akan dia bawa masuk ke dalam, sebagai teman nontonnya.
Namun Dion menolak permintaan Selena, dan memilih untuk menyusul Alana dan kawan-kawannya ke dalam, meninggalkan Selena yang tengah menghela nafas panjang sendirian.
"Sabar, Lena. Perjuangan lo buat dapetin pangeran berkuda putih masih panjang, jangan menyerah!" Selena menyemangati dirinya sendiri dalam hati, kemudian melangkah menuju penjual makanan yang ada di sana dan membeli beberapa cemilan dan minuman.
Setelah membeli apa yang dia butuhkan, Selena pun segera masuk dan menyusul yang lainnya. Dia memilih tempat duduk di sebelah kanan Dion, kemudian membuka salah satu snack miliknya dan menawarkannya pada Dion.
"Kak Dion mau nyoba nggak? Ini snack favoritku, snack super pedas yang pedesnya ngalahin mulut netizen plus enam dua." Celetuk Selena sambil nyengir kuda.
Tentu saja hal itu membuat Selena senang, meskipun Dion masih begitu cuek dan dingin padanya tapi dia tetapi tak akan menyerah untuk memperjuangkan cintanya.
"Yaelah, yang kita-kita nggak ditawarin nih?" Adam yang duduk di sebelah kanan Selena, dengan percaya dirinya langsung menyambar snack yang sudah ada di tangan Selena.
Selena bahkan sampai dibuat terkejut dengan ulah Adam itu. Tapi yang membuat Selena terkejut bukanlah Adam yang tiba-tiba saja mengambil snack yang sudah dia pegang di tangan kanannya, melainkan lebih karena cara Adam merampasnya.
Adam tidak mengambil snack itu dengan tangannya, melainkan langsung dengan mulutnya seolah Selena menyuapinya.
Sontak saja Selena langsung menoyor kepala Adam, dan membuat pria itu mencebikkan bibirnya kesal.
Adam pun auto melayangkan protesnya pada Selena. Masa iya, hanya karena sepotong keripik kentang miliknya dia comot, Selena langsung menoyor kepalanya.
Meskipun kepalanya itu tak berisi, kosong alias tak berotak karena memang dia suka bertindak tanpa berfikir, tapi tetap saja kepala adalah aset berharga. Setidaknya kepalanya itu juga sudah di fitrahi dan di syukuri saat pertama kali muncul ke dunia.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...