
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Alana adalah orang yang setia, tapi sayangnya wanita yang pernah menempati hatinya justru menghilang entah kemana.
Tak ada kabar apapun setelah Alana melihat dia sedang bersama pria lain, gadis itu seolah hilang di telan bumi dan tidak meninggalkan jejak sama sekali.
Dan kehadiran Queensa dalam hidupnya, seolah menjadi pengobat rasa sakit hatinya karena dikhianati oleh orang yang namanya terukir dalam di relung hatinya.
*
Kita tinggalkan dulu trio mengenaskan kita itu, dan berpaling pada laki-laki tampan seantero Nusantara, Dion Abraham.
Pria yang berstatus kakak dari Queensa Abraham itu, kini tengah berada di sebuah Cafe yang cukup ternama di kota itu.
Alana dan teman-temannya baru pulang dari bermain futsal, dan ingin mengisi perut mereka sambil mengobrol santai.
"Dion, gimana kabar adek lo?" tanya Gery.
"Ngapain lo nanyain adek gue, Gery salut? Jangan macem-macem lo ya sama adek gue, mau lo gue gantung di pohon mangga pak Somat?" seloroh Dion menanggapi pertanyaan Gery, yang auto mengundang gelak tawa teman-temannya yang lain.
"Yaelah posesif amat jadi abang, timbang nanya kabar doang juga."
"Soalnya yang nanya itu buaya buntung kayak lo, makanya gue posesif. Kalo enggak sih, gue oke-oke aja." Ujar Dion yang dengan candaannya.
"Yaelah, gue kan cuma main-main doang sama mereka. Lagian juga mereka-mereka itu yang deketin gue, kalau gue udah serius mah beda."
Gery menaik turunkan alisnya membuat Dion mencibir dan teman-teman mereka yang lain tergelak dengan tingkah dua manusia absurd itu.
Mereka menikmati makanan mereka dengan diselingi obrolan santai yang terkadang mengundang tawa mereka, hingga acara makan itu selesai.
"Gue duluan ya bro." Didi melajukan motornya meninggalkan cafe itu, sementara Dion kini tengah menunggu taksi yang lewat.
Tadinya dia membawa mobilnya, tapi di tengah jalan mobilnya mogok dan harus di bawa ke bengkel untuk dilakukan pengecekan.
Alhasil dia harus naik taksi, karena dia sudah menolak tawaran teman-temannya yang mau mengantarkannya pulang.
Dion melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya, dan jam sudah menunjukkan pukul setengah enam sore.
Namun tak kunjung ada taksi kosong yang lewat, mungkin karena di jam-jam segini banyak karyawan kantor yang pulang kerja, sehingga kebanyakan taksi yang lewat sudah membawa penumpang.
"Jambret!!" Dion terkejut mendengar teriakan seorang wanita yang berada tak jauh dari tempatnya.
Dengan wajah tenang seolah tak ada beban, Dion menjulurkan satu kakinya ke depan.
Dan saat si jambret itu lewat tepat di depannya berdiri, alhasil dia pun terjungkal dengan pose yang begitu epic.
Dion menunduk dan berbisik di telinga si jambret yang sedang sial itu, "Cara lo nyium aspal epic juga ya. Harusnya tadi gue rekam, terus di upload deh ke tektek pasti auto viral."
Sontak saja jambret itu berdiri, meski mulutnya tampak mengeluarkan darah karena satu gigi depannya copot dan pergi meninggalkannya entah kemana.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...