Queensa

Queensa
Queensa "168"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


"Jadi syarat yang tadi lo minta cuma nraktir lo bakso? Hayyuklah kalo gitu, mau sampe mabok bakso juga gue jabanin!" seru Alana tanpa ragu, yang seketika membuat Queen mengacungkan dua jempol kearahnya, "Asalkan lo nggak deket-deket sama Varo, apapun bakal gue lakuin," ucap Alana dalam hati.


Akhirnya mereka pun berangkat menuju warung bakso langganan Queensa dan Dion, warung bakso kaki lima yang selalu menjadi tempat favorit kakak beradik itu.


Meskipun mereka terlahir dari keluarga berada bahkan sangat kaya, tapi mereka selalu menanamkan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi mereka tak pernah malu untuk memakai barang murah, atau makan di pinggir jalan seperti ini.


Tak butuh waktu lama bagi motor yang Alana dan Queen kendarai, untuk sampai di warung bakso yang mereka tuju. Warung bakso bertuliskan,


"Tidak mampir, bakso beranak melayang!"


"Beli satu dapat satu, beli dua dapat dua."


"Beli di jam 5 gratis, tapi kami tutup."


Mungkin karena itu juga alasan warung bakso yang satu ini selalu ramai pembeli, karena para pembelinya takut terkena lemparan bakso beranak yang bisa saja sepaket dengan pusar dan ari-arinya.


"Ayok buruan, gue udah laper nih."


Queen yang sudah tidak sabar untuk segera menyantap bakso tumpeng merapi favoritnya pun, langsung menggenggam tangan Alana dan membawanya duduk di bangku yang tersedia di warung itu.


"Mang kayak biasa ya, bakso tumpeng merapi spesial lava." Queen langsung memesan menu favoritnya di tempat itu, dan melirik ke arah Alana yang terlihat bingung mau memesan apa.


"Gue samain lo aja deh, gue pemakan segalanya kok." Alana memamerkan deretan giginya, meminta menu yang sama dengan yang Queen pesan.


Hanya bentuknya saja yang berbeda-beda. Seperti bakso tumpeng merapi yang Queen pesan, diberi nama seperti itu karena bentuknya yang memang mirip seperti tumpeng atau gunung.


Lalu ada juga bakso cinta yang berbentuk hati, masih ada juga bakso bambu gila yang berbentuk seperti tabung dengan isian sambal ekstra pedas.


Pokoknya apapun bentuknya, tetap saja semuanya bakso dan pastinya rasanya pun sama, begitulah menurut Alana sehingga dia memilih jalan termudah yaitu memesan menu yang sama dengan Queensa.


"Oke." Queen pun memesankan menu yang sama dengan miliknya untuk Alana, "Minumnya apa?"


"Samain aja kayak lo."


"Mang, minumnya es jeruk empat ya."


Sontak saja Alana langsung menoleh kearah Queen yang memesan empat gelas es jeruk, padahal mereka hanya berdua saja.


Bukan masalah jika dia harus membayar lebih, bahkan untuk membeli bakso sewarung-warungnya juga Alana masih mampu. Tapi empat gelas es jeruk? Apa itu artinya satu orang dua gelas?


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...