
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Entah kenapa ada perasaan kesal dan tidak suka dalam dirinya, saat melihat seorang pria mengantarkan Queen ke sekolah dan mereka juga terlihat begitu dekat.
"Dor!"
Varo pun terkejut saat seseorang tiba-tiba saja menepuk pundaknya, dan membuat dia menoleh pada orang jail itu.
"Lo lagi liatin apaan sih?" tanya Adam dan juga Alvin yang entah sejak kapan sudah berada di belakangnya.
Mereka melihat kearah yang tadi Varo pandangi, namun tidak ada apapun di sana. Hanya ada beberapa siswa-siswi yang baru datang. Lalu pemandangan apa yang membuat Varo sampai melihatnya dengan begitu intens tadi?
Varo pun ikut menolehkan kepalanya ke arah Queen dan pria tadi berada, namun ternyata benar jika sudah tidak ada siapa-siapa lagi di sana selain siswa-siswi yang baru datang.
"Udah yok cabut ke kelas, ngantuk gue."
Tanpa menunggu jawaban Adam dan Alvin, Varo sudah berjalan lebih dulu dan meninggalkan kedua temannya yang masih penasaran dengan hal apa yang Varo lihat tadi.
Di dalam kelas, Queen sudah duduk di bangkunya dan mengobrol bersama Selena dan juga Alana yang memang sudah menunggunya sejak tadi.
"Tadi yang anterin lo, pangeran berkuda putih gue kan?" tanya Selena dengan mata berbinar.
Queen hanya mengangguk mengiyakan. Memang benar, Selena juga melihat Queen yang tadi di antar oleh orang yang dia yakini adalah Dion.
Alana juga melihat hal itu, dan dia juga sudah mengira jika pria yang mengantar Queensa adalah kakaknya.
"Nanti malem kamu jadi ikut?" tanya Queen pada Selena.
"Nggak sekalian aja ngomongnya pake toa masjid?"
Queen memutar jengah bola matanya. Sedangkan Selena hanya menampilkan gigi-giginya dan dua jari, sebagai tanda damai.
"Aku udah suruh abangku jemput, nanti kamu boncengan sama dia aja biar aku sama Alana." Queen menoleh pada Alana untuk meminta persetujuan, dan tentu saja Alana langsung mengangguk dengan semangat empat lima.
Selena menatap Queen dengan wajah berbinar, "Lo emang bestie dan calon adik ipar ter the best seantero galaksi. Thanks..." Selena berhambur memeluk Queen dengan wajah terharu, karena sahabatnya itu benar-benar menepati janjinya untuk menjadi makcomblang antara dirinya dan Dion.
"Pada ngomongin apa nih, seru banget kayaknya?"
Adam yang baru datang bersama dengan Varo dan Alvin pun tiba-tiba saja ikut nimbrung, bersama dengan Selena, Queen dan Alana.
Sedangkan Varo memilih untuk duduk di bangkunya sendiri, setelah sempat melirik sekilas pada Queensa dengan wajah kesalnya.
Queen yang menyadari hal itu pun merasa bingung. Seharusnya jika pun marah, dialah yang seharusnya berhak untuk marah. Semalam Varo lah yang sudah membuatnya kesal, sampai menutup panggilan video mereka.
Tapi kenapa sekarang justru Varo lah yang kelihatan marah? Apa sekarang dunia sudah mulai terbalik? Ataukah esok hari matahari akan terbit dari barat?
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...