Queensa

Queensa
Queensa "205"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Why? Karena asal kalian tau saja, wajah wanita itu sangat mirip dengan wajah asli Queensa, hanya gaya dan cara berpakaian mereka saja yang berbeda, mungkin juga sifat mereka.


Dan ini bukan kali pertama Queen bertemu dengan gadis itu, gadis yang wajahnya begitu mirip dengannya.


Kalian ingat seseorang yang Queen tabrak saat dirinya baru saja keluar dari kamar mandi setelah selesai merias dirinya menjadi Sasa, saat Varo masuk rumah sakit? Dialah orangnya.


Itu jugalah alasan Queen sempat terpaku saat menatap wajah gadis itu, dia bingung bagaimana bisa ada orang yang begitu mirip dengannya.


Meskipun saat itu Putri tidak merasakan hal yang sama tentu saja, karena saat itu Queen sedang menjadi Sasa.


Namun Varo tentu saja tak mengetahui sumber kekecewaan terbesar Queen pada Alana itu. Karena yang dia tau, gadis di depannya itu adalah Sasa, bukan Queensa.


Meskipun awalnya Varo sempat terkejut juga saat melihat wajah gadis yang terbaring tak sadarkan diri tadi, dan dia juga menyadari jika gadis itu sangat mirip dengan Queensa.


Perbedaan keduanya yang mencolok adalah gaya berpakaian mereka, Queen yang Varo kenal adalah seorang badgirl yang selalu berpakaian seperti anak laki-laki atau singkatnya tomboy.


Sedangkan gadis bernama putri itu lebih feminim, meskipun tadi Varo melihat gadis itu dalam balutan pakaian rumah sakit. Tapi cukup mendengar dari cerita Alana tentang gadis itu, dia sudah bisa menyimpulkan seperti apa sosok Putri.


Tiba-tiba saja sebuah suara tepukan tangan terdengar dari arah pintu, yang tentu saja membuat kedua orang yang tengah berpelukan layaknya teletubbies itu pun mengalihkan perhatian mereka ke arah datangnya suara.


Prok!


Prok!


Prok!


Mata kedua manusia itu langsung membulat sempurna dan segera melepaskan pelukannya saat siapa orang yang tengah berjalan ke arah mereka itu.


"Bagus, sangat bagus Alvaro Graham. Kamu nggap perduli pas aku marah. Kamu juga nggak kasih tau aku kalau kamu sakit. And than, kamu kasih aku kejutan yang sangat fantastik."


"M-Mila, k-kamu jangan salah paham. Aku sama Varo nggak ada hubungan apapun. A-aku cuma lagi patah hati aja dan Varo cuba mencoba buat menghibur." Queen pun segera angkat bicara untuk meluruskan segalanya.


Dia tak ingin hubungan Varo dan Mila yang masih sebesar biji kecambah itu langsung hancur hanya karena sebuah kesalahpahaman belaka, terlebih dia masih ingat kalau Varo sudah menyukai Mila sejak lama. Dan yang terpenting, dia tak ingin di cap sebagai orang ketiga.


"Cih! Patah hati lo bilang?! Lo tau rasa sakitnya patah hati, tapi lo mau bikin orang lain rasain juga apa yang lo rasain? Dasar munafik!" tunjuknya pada Queensa, "Dan buat kamu Varo, aku kecewa sama kamu!"


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...