
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Yang Varo berikan tadi adalah dua lembar lima puluh ribuan, bukan seratus ribuan seperti yang Varo kira. Karena Varo memang tak memperhatikan uang yang dia ambil, fokusnya hanya tertuju pada sosok Mila yang semakin menjauh dari pandangannya.
"Ganteng-ganteng kere." Pelayan itu bergumam sambil mulai membersihkan meja tempat Varo dan Mila duduk tadi.
Varo berusaha mengejar Mila dan membuat kekasihnya itu tak merajuk lagi padanya, namun belum juga sempat dia menyusul langkah Mila, gadis itu sudah lebih dulu menyetop taksi dan melaju pergi meninggalkannya.
"Shitt! Ini gara-gara si Micin nih. Gara-gara dia, gue jadi marahan sama Mila. Baru juga sehari jadian, udah cekcok aja." Varo mengehela nafas panjang.
#Flashback on
Setelah mendengar rencana Alana dan Selena yang akan mengunjungi Queensa di rumahnya, demi memastikan keadaan gadis itu, Varo pun berniat untuk membuntuti mereka berdua.
Benar, membuntuti. Karena dia memang berencana untuk diam-diam mengikuti Alana dan Selena untuk mengetahui rumah Queensa.
Namun saat dia tengah memerhatikan Alana dan Selena yang sedang bersiap menaiki motor Alana, seseorang justru menepuk bahunya dari belakang dan membuat dirinya terkejut sambil menolehkan kepala.
"Kamu ngapain di sini? Temen-temen kamu mana?" tanya gadis yang tidak lain adalah pacarnya sendiri, Mila.
"Eh, ternyata kamu Mil. Kirain siapa, ngagetin aja. Temen-temen aku lagi pada mau jengukin temen sekelas yang sakit." Jawab Varo, merujuk pada Alana. Karena untuk Alvin dan Adam, memang sengaja dia suruh untuk pulang lebih dulu.
"Loh, kenapa kamu nggak ikut? Terus kenapa kamu malah di sini sendirian, bukannya pulang kalo emang Nggak ikutan jenguk?"
"Males aja." Jawab Varo singkat.
"Kalo gitu temenin aku makan yuk, tadi aku nggak makan siang."
"Tapi aku mau—" Varo menghentikan ucapannya, saat dia menolehkan kepala dan sudah tidak mendapati Alana dan Selena di tempat mereka berdiri tadi.
"Gak apa-apa, ya udah ayo."
Alhasil Varo pun gagal mengekori Alana, dan malah berakhir dengan makan bersama sang kekasih hati.
Namun anehnya, sepanjang acara makan, pikiran Varo justru terus saja teralihkan pada keadaan si Micin Luar Angkasa.
#Flashback off
"Arrrgghh! Sial!"
Varo menendang kaleng bekas minuman secara asal karena kekesalannya, yang masih abu-abu apa alasan sebenarnya.
Mungkinkah karena dirinya melihat Mila yang sudah berlalu pergi dan meninggalkannya, karena marah.
Atau justru kekesalannya itu terjadi karena dirinya gagal mengikuti Alana dan Selena, yang akan pergi ke rumah Queensa sampai membuatnya tidak sadar jika kaleng yang dia tendang ternyata mengenai sasaran empuk.
Tapi yang jelas, saat ini ada sosok yang sedang menatap Varo dengan senyum lebar hingga menampakkan gigi-giginya.
"Mas Rehan..." Orang itu berlari ke arah Varo dengan semangat empat limanya.
Varo yang mendengar seruan aneh yang dirasa tertuju padanya itu pun, menolehkan kepalanya.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...