Queensa

Queensa
Queensa "94"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


"Ehm, kita mau kemana sih Al?" tanya Mila yang memang belum tau tempat macam apa yang Varo siapkan untuk kencan pertama mereka.


"Udah kamu duduk cantik aja, nanti juga tau." Varo tersenyum penuh arti, dan membuat Mila malu-malu.


Tak membutuhkan waktu terlalu lama bagi Varo dan Mila untuk sampai di tempat yang mereka tuju, karena memang jaraknya tak terlalu jauh terlebih dengan Varo yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi.


Mobil pun berhenti. Varo turun kemudian membukakan pintu untuk Mila, yang disambut dengan senyum manis oleh gadis itu.


"Makasih."


"Aku tutup matanya boleh ya? Aku ada kejutan buat kamu," ujar Varo yang di jawab anggukan oleh Mila.


Setelah menutup mata Mila dengan kain hitam yang sudah dia persiapkan, Varo pun menuntun Mila menuju tempat yang akan mereka jadikan tempat makan malam.


"Mana sih temen lo itu, lama banget!" gerutu Queen yang masih berada di tempat yang sama, sejak tadi bersama Alana.


Alana pun menyipitkan matanya, saat melihat sosok Varo yang sedang menuntun seorang gadis dengan mata tertutup di sampingnya. "Tuh orangnya." Alana menunjuk ke arah Varo dengan dagunya.


Queensa mengikuti arah pandang Alana, dan dia dapat melihat si biang sial yang sedang bersama seorang gadis cantik di sampingnya.


Varo tampak memberikan kode dengan tangan pada Alana, untuk menanyakan apa semuanya sudah beres atau belum. Dan di jawab oleh Alana dengan tanda oke, yang artinya semua sudah siap dan sempurna.


"Masih jauh nggak sih, Al?" tanya Mila.


"Gimana tempatnya? Kamu suka?"


Mila pun mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum bahagia, yang membuat Varo juga merasa puas dengan pekerjaan Alana dan Queensa.


Varo menarik kursi dan mempersilahkan Mila untuk duduk, kemudian dia sendiri duduk di seberang Mila. Dia menepukkan tangannya, dan seketika itu juga seorang pramusaji datang dan membawakan makanan serta minuman untuk keduanya.


"Cih! Sok romantis banget sih tuh biang sial, jadi geli sendiri gue liatnya." Queen bergidik geli melihat interaksi Varo dan Mila dari kejauhan, membuat Alana terkekeh sambil mengacak pelan pucuk kepala Queensa.


"Kenapa? Mau juga di romantisin kayak gitu?" tanya Alana membercandai Queensa.


"Dih, gue mah ogah! Gue nggak suka yang model-model begituan, kurang nampol!" Queen terkekeh pelan.


"Terus yang menurut lo nampol itu yang gimana? Nyatain cinta di tengah sirkuit gitu?"


"Boleh juga tuh, belum pernah ada kan ya yang kayak gitu?"


Alana tertawa pelan, kemudian keduanya pun kembali fokus menonton drama romantis di depan mereka, sambil menikmati cemilan dan minuman yang sudah menemaninya mereka sejak tadi.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...