Queensa

Queensa
Queensa "149"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Namun setelah beberapa saat, tak ada respon sama sekali dari Queensa. Bahkan sekedar terkejut pun sepertinya tidak, dan hal itu membuat Alana mengernyitkan dahinya.


"Apa Queen marah ya sama gue?" batin Alana bingung, "Ya iyalah dasar dodol! Lagian lo nembak cewek kagak ada romantis-romantisnya sama sekali. Harusnya tadi kek pas di sirkuit, di cafe atau pas di bioskop gitu pake bunga kek coklat kek atau boneka gitu! Bukannya malah pake mulut doang, mana diatas motor yang masih jalan lagi kan. Nggak modal banget!"


Alana berdebat dengan hatinya sendiri, karena masih tak ada jawaban ataupun sekedar respon dari Queensa. Hal itu membuat Alana kembali memanggil nama Queen dengan ragu, namun tatapannya masih fokus pada jalan aspal yang dia lalui.


"Queen, lo marah sama gue?"


Lagi dan lagi, masih tak ada Jawa sama sekali. Alana pun menepikan motornya dan menoleh pada Queensa, yang ternyata sudah tertidur.


"Astaga, pantes aja dia diem aja dari tadi, orang udah tepar gini." Alana meraup kasar wajahnya, kemudian merubah posisi kedua tangan Queen untuk berpegangan di perutnya.


Alana pun mendesah pasrah, kemudian kembali melajukan kendaraannya menuju rumah Queensa.


Gagal sudah pernyataan cinta Alana pada Queensa. Tapi tenang saja, Alana tidak akan menyerah hanya karena satu kegagalan karena masih ada beribu kesempatan untuk mencapai keberhasilan.


*


Di sisi lain Selena yang kini sudah berada di dalam kamarnya, tengah memegangi benda pipih canggih miliknya dan menatap lekat sesuatu hal menarik yang tengah tertampil di layar ponselnya itu.


"Ganteng banget sih, calon imam gue." Selena yang dalam posisi tengkurap, memainkan kakinya dengan cepat sampai membuat ranjangnya bergetar sambil menangkup kedua pipinya yang terasa memanas.


Bahkan sikap dingin yang selalu Dion berikan padanya, sama sekali tak membuat Selena menyerah untuk mendapatkan hati pria pria idamannya itu.


Seperti yang terjadi tadi, saat Selena baru saja turun dari motor Dion yang sudah sampai di depan rumahnya.


#Flashback on


Dion menghentikan motornya di depan gerbang sebuah rumah megah yang indah, sesuai yang Selena katakan.


Setelahnya Selena turun dan melepas helmnya, menyerahkannya pada Dion kemudian membuka mulutnya untuk mengucapkan sesuatu.


Gadis itu baru saja akan mengucapkan terimakasih dan menawari Dion untuk mampir lebih dulu, tapi belum juga sempat kata-kata itu terucap, Dion sudah lebih dulu melajukan kembali kuda besinya dan menjauh dari rumah Selena.


Selena hanya bisa menghela nafas berat, kemudian kembali menampilkan senyum manisnya menatap Dion yang sudah semakin menjauh dari pandangannya.


Dalam hati Selena berkata, "Tenang aja my Modern White Knight, stok sabar gue buat lo itu tanpa batas kok. Gue baru bakal nyerah ngejar lo, kalau jantung gue udah nggak lagi berdetak dan nafas gue udah nggak lagi berhembus."


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...